Free as a Bird

0
112

Kemerdekaan pada akhirnya adalah pembatasan diri sendiri

Apa makna kemerdekaan bagi Anda, G-Readers?

bird 2Sebentar, saya pun tak bisa spontan menjawab pertanyaan ini. Apalagi, persoalan ini biasanya langsung masuk ranah filsafati dari setiap individu.

Well, baiklah, mari kita dedah pelan-pelan. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 kita memuat penjelasan ini dengan gamblang. “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

Itu secara formal. Tapi secara umum, banyak orang mengartikan kemerdekaan sebagai kebebasan. Bebas dari tekanan pihak manapun, bebas dari belenggu apapun, bebas dari segala keterikatan. Tapi benarkah demikian?

Kita juga amat sangat mafhum, bahwa kemerdekaan kita adalah sebentuk kebebasan yang bertanggungjawab. Merdeka yang bukan berarti bebas lepas tanpa kendali. Kita juga tahu, bahwa kemerdekaan dan kebebasan setiap individu, dibatasi oleh kemerdekaan dan kebebasan individu lain. Artinya kita tetap tidak benar-benar bisa merdeka, jika pemaknaannya adalah kebebasan tanpa batas.

Oke, 69 tahun ini, para pahlawan kemerdekaan kita telah mengantarkan bangsa ini kepada gerbang kemerdekaan Indonesia. Sepatutnya kita mensyukuri itu. Tetapi lalu apa? Apakah setelah kaum imperialisme pergi kita telah terbebas dari belenggu penjajahan? Oh ya? Dan bagaimana dengan bentuk penjajahan ekonomi, penjajahan pendidikan, penjajahan kesehatan, dan penjajahan atas kemerdekaan berpendapat yang kita alami saat ini?

Apakah merdeka juga berarti Anda bebas mendapatkan segalanya? Memiliki semua yang Anda mau? Mengenyahkan apa yang tidak Anda suka? Hmmm, saya rasa bukan begitu artinya.

Menurut pemahaman saya yang sederhana, kemerdekaan adalah sebentuk penghargaan yang diberikan kepada setiap individu untuk berpikir, berucap, dan bertindak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku di manapun mereka berada. Kemerdekaan bukanlah sebuah pembebasan. Lebih dari itu, kemerdekaan adalah sebuah tanggungjawab, yang harus diemban dan dilaksanakan sebaik mungkin. Singkatnya, kemerdekaan adalah sebuah pembatasan atas diri sendiri.

Selamat ulangtahun ke-69, bangsaku. Merdeka! « [foto sxc.hu]

Salaam,
@hagihagoromo

 

~tentang judul~
“Free as a Bird” adalah sebuah komposisi musik yang digubah John Lennon, frontman The Beatles pada tahun 1977 sebagai home demo. Lagu ini baru dibuat versi studionya pada tahun 1995, yaitu setelah 25 tahun The Beatles bubar dan 15 tahun pasca kematian Lennon, dan melibatkan kesertaan tiga personel The Beatles lainnya: Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr. “Free as a Bird” kemudian dimasukkan ke dalam album kompilasi Anthology 1 dan masuk pula ke dalam video dokumenter The Beatles Anthology.

SHARE