Berani Kotor, Memang Baik!

0
165
Ilustrasi anak

Orangtua disarankan berpikir tradisional

Ilustrasi anak[dropcap style=’square’]P[/dropcap]ara orang tua sering dihantui anaknya mudah sakit karena lingkungan yang tidak bersih. Sehingga terkesan ‘terlalu bersih’ dalam memperlakukan anaknya. Padahal hal itu salah!

Dalam hal alergi, bukan lingkungan yang menjadi faktor utama. Melainkan bakat atau insiden alergi atau asma di kemudian hari.

Bahkan penelitian yang diadakan oleh Journal of Allergy and Clinical Immunology memberikan hasil yang mengejutkan. Anak-anak yang terkena bulu kucing, tikus serta kotoran kecoa, sebelum mereka mencapai usia 1 tahun, benar-benar mengalami tingkat yang lebih rendah dari alergi dan indikasi bersin-bersin pada usia 3 dari anak-anak yang tidak terkena.

Bahkan, anak-anak yang tidak terkena kotoran-kotoran itu tiga kali lebih mungkin untuk memiliki alergi dan indikasi bersin-bersin.

Rekan penulis studi Robert Wood, kepala divisi alergi dan imunologi di Pusat Anak Johns Hopkins, mengatakan, banyak pembangunan sistem kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan seseorang menyusuri jalan untuk alergi dan asma dapat ditetapkan sejak awal kehidupan. Jadi sebenarnya, bakat alergi atau asma bisa diminimalkan sedini mungkin, dan terlalu bersih itu tidak terlalu baik.

Jadi, orang tua disarankan untuk menantang cara berpikir tradisional dalam hal membesarkan anak seperti beberapa hal di bawah ini :

» Jangan terlalu berlebihan membersihkan tangan anak-anak
» Hindari sabun antimikroba dan sanitizer. Kebanyakan luka dan goresan dapat dibersihkan dengan alkohol, dan tubuh anak-anak hanya membutuhkan sabun dan air karena kulit mereka masih sensitif
» Jangan terburu-buru memberikan anak antibiotik. Kebanyakan infeksi telinga, sakit tenggorokan, dan pilek tidak memerlukan antibiotik

Jadi, biarkan anak-anak Anda kotor! « [teks @reinakowala | foto Shutterstock.com]

Banner Artikel Luna-Maya Banner Artikel Shes Taken

SHARE