Cantik Tradisional ala Ririn Ekawati

0
792
Ririn Ekawati

Ririn memilih cara tradisional agar cantik dan sehat

Ririn Ekawati

Perempuan dan kecantikan bagaikan dua sisi mata uang. Keduanya tidak dapat dipisahkan. Perempuan selalu ingin tampak cantik supaya dpaat menarik perhatian orang yang melihatnya. Selalu menjadi pusat perhatian memang impian setiap perempuan.

Tidak heran jika banyak perempuan yang rajin menyambangi salon kecantikan atau pun berkonsultasi ke dokter spesialis kulit. Semuanya mereka lakukan untuk mendapatkan kecantikan yang sempurna.

Namun, tidak bagi perempuan satu ini. Perempuan bernama lengkap Ririn Ekawati tersebut lebih memilih cara tradisional untuk menjaga kecantikan dan kesehatan tubuhnya.

Tidak seperti perempuan lainnya yang mati-matian melakukan diet ketat untuk mendapatkan bentuk tubuh sempurna, Ririn mengaku termasuk perempuan yang tidak pilih-pilih makanan. Ia termasuk pemakan segalanya. Bahkan, bisa dibilang rakus.

Namun, hingga saat ini, ibu satu anak ini tetap memiliki tubuh yang langsing dan membuat iri para perempuan. Lantas, apa rahasia tubuh langsing perempuan kelahiran Balikpapan, 31 tahun lalu ini?

Ternyata, rahasianya cukup simpel, yaitu olahraga dan jeruk nipis. Ia termasuk yang rajin melakukan olahraga yoga sendiri di rumah.

Setelah melahirkan anaknya, Jasmine Salsabila Abeng, berat badan Ririn sempat naik drastis hingga 15 kilogram. Setelah itu, ia pun mulai rajin melakukan yoga. Hasilnya, berat badannya pun berangsur-angsur turun hingga kembali ke berat badannya yang normal.

“Untuk menjaga kesehatan dan bentuk tubuh, aku usahain kayak setiap minggu disempetin olahraga. Kalau nggak sempet dateng ke tempat gym, aku yoga sendirian di rumah. Karena dulu setelah ngelahirin, berat badan aku naik 15 kilogram ‘kan. Nah, itu aku nuruninnya, aku yoga dan itu ngaruh banget,” tutur Ririn menjelaskan saat datang ke redaksi Ghiboo belum lama ini.

“Sekarang memang nggak yoga yang berat gerakannya. Paling nggak 10 menit tuh kayak basic-basic-nya dikerjain setelah bangun tidur. Pada saat itu, turun bertahap kayak 4 kilogram, 5 kilogram, sampai akhirnya balik lagi ke berat normal.”

“Selain itu, juga di-combine sama makanan yang sehat. Aku itu sebenarnya pemakan segalanya. Aku tuh bisa dibilang rakus. Makannya banyak banget, tapi karena aku olahraga terus makanannya sehat dan habis makan aku tuh aku suka minum air jeruk nipis untuk ngeluarin lemak-lemaknya. Jadi, makan apa aja nggak masalah,” ujarnya menerangkan.

Kemiri dan lidah buaya
Tidak berbeda jauh dengan tubuhnya, Ririn pun melakukan cara tradisional untuk perawatan rambutnya. Alasan utama ia memilih cara yang tradisional adalah ia tidak suka berlama-lama di dalam salon.

“Aku nggak terlalu rajin ke salon karena aku nggak terlalu suka lama di satu tempat. ‘Kan kayak creambath itu ‘kan makan waktu yang lama. Terus mani pedi kayak nggak bisa ngapa-ngapain. Sementara aku harus ngeliat kerjaan yang ini yang itu, terus anak juga harus dicek,” ujar perempuan berambut panjang tersebut.

Selain itu, sejak kecil, ibunya selalu mengajarkan dirinya dan adiknya untuk memakai segala sesuatu yang tradisional. Ibunya mengajarkan dirinya untuk rajin memakai lidah buaya, kemiri, atau pun minyak santan kelapa agar rambutnya tetap sehat dan berkilau.

“Kalau lidah buaya, cara pakainya kan tinggal digosokkin ke akar rambut atau kulit kepala.”

“Kalau kemiri, biar rambutnya hitam, itu memang agak repot sih karena ‘kan hitam ya. Itu caranya kemiri di sangrai terlebih dahulu terus ditumbuk sampai halus. Setelah itu, dicampur sama minyak kemiri. Kemudian digosokin ke rambut. Setelah digosokkan ke rambut, jangan lupa tutup rambut pakai handuk atau shower cap karena biar nggak hitam di mana-mana,” jelas perempuan yang sedang menekuni bisnis florist tersebut. « [teks @ratihwinanti | foto @bagusdimsum]

SHARE