Isa ‘Bajaj’ dan Koleksi Motor Klasik

0
791

Nggak ikut klub biar bisa berteman dengan banyak orang

ISA BAJAJ'1Jika G-Readers memiliki hidup yang mapan, punya banyak penghasilan, mungkin akan dengan mudah memiliki hobi unik. Misalnya dengan mengoleksi motor besar Harley-Davidson, atau mengumpulkan mobil sport baru.

Namun coba tanyakan soal hobi dunia otomotif kepada pelawak Isa. Ia yang tergabung bersama Raden Asep Saefuloh [Aden] dan Meilia Balipa Emil [Melky] dalam grup lawak Bajaj ini akan dengan bangga menceritakan koleksi motor klasiknya.

Obrolan itu tercetus saat Ghiboo menemui pemilik nama lengkap Isa Wahyu Prastantyo di acara Creativepreuneur beberapa pekan lalu.

Gue main motor itu dari tahun 2008. Lebih suka yang klasik, karena beda dari yang lain. Mungkin orang lain dengan pekerjaan di dunia hiburan atau yang sudah hidup mapan pilih moge Harley-Davidson. Gue lebih suka yang klasik,” ceritanya.

Pria yang melepas lajangnya pada 17 Juli 2010 di Jakarta ini menyebut bahwa kini, sepeda motor-sepeda motor klasik itu menjadi penghuni garasinya. Jenis dan asalnya pun beragam, mulai dari Eropa dan Asia.

“Saat ini koleksi motor gue ada delapan: 3 unit BMW Motor, 1 AJS [Albert John Steven], 1 unit DKW [Dampf-Kraft-Wagen], dan 3 lainnya motor klasik Jepang. Maaf, gue nggak bisa nyebutin mereknya, soalnya masih ada kontrak iklan sama motor Jepang juga,” lanjut pria dengan tampilang rambut kritingnya yang khas.

Saat Ghiboo menanyakan suka duka yang dialami dalam mewujudkan hobinya mengoleksi motor klasik nan antik, Isa menjawab semua kesulitan yang dialami kolektor, pernah ia rasakan.

“Eumh, kesulitannya sama kayak orang-orang yang suka motor klasik. Spare part pasti susah. Ngendarain motornya juga beda karena posisi persneling [pedal gear-red] di kanan dan rem belakang di kiri. Mogok pas diajak  touring [jalan jauh] juga udah pernah. Dulu pas ke Lampung putus rantai terus ditinggal rombongan. Baru bisa jalan lagi setelah nunggu bantuan tiga jam!” kenangnya.

Di akhir obrolan, Isa yang kala itu mengaku sedang terburu-buru pun membuka sedikit rahasia tentang hobinya kepada Ghiboo. “Walaupun suka motor klasik dan punya beberapa koleksi, sejujurnya gue nggak terlalu suka kalau harus sering-sering nongkrong. Dan gue juga nggak ikut klub, biar bisa bebas berteman dengan yang lain,” ucapnya sembari berjalan dan hilang di kerumunan orang. « [teks @boyMALI | foto @bagusdimsum]

SHARE