Keajaiban perang di Roaring Currents

0
391

Keteguhan Admiral Yi di Roaring Currents

roaring curentsApa jadinya jika 12 kapal terpaksa harus menghadapi 330 kapal lawan di lautan luas? Inilah yang akan Anda saksikan dalam film berjudul Roaring Currents asal Korea Selatan. Sebuah kisah yang diangkat dari kisah nyata di masa lalu.

Film ini bercerita tentang pertempuran laut bersejarah Myeongnyang di pantai barat daya semenanjung Korea. Ini merupakan perjuangan Korea, yang kala itu berada di bawah kekuasaan Dinasti Joseon melawan Jepang yang terjadi selama perang Imjin di tahun 1597.

Perang ini terdengar mustahil, karena hanya dengan 12 kapal namun bisa menumbangkan musuh dengan jumlah yang berkali-kali lipat. Sejarah berkata demikian. Dan sutradara Kim Han-min melakukan penelitian sejarah yang luas selama beberapa tahun untuk menggarap film bernilai sejarah ini.

Kim Han-min yang pernah menyutradarai The War of The Arrows pada tahun 2011, berhasil menggambarkan keadaan di masa lampau dengan sempurna.

Ia dapat menghasilkan delapan kapal yang dibangun dengan menggunakan bahan-bahan otentik. Sementara banyak adegan yang secara berurutan direkam di laut, beberapa tindakan dan tembakan berbahaya lainnya difilmkan di darat.

Untuk adegan di darat, sebuah gimbal besar khusus diciptakan untuk mensimulasikan kapal berukuran 30 meter di pusaran air yang berbahaya. Panel layar hijau raksasa juga digunakan, mencakup semua bidang kapal, sehingga unsur-unsur CG dapat diintegrasikan secara halus ke dalam gambar.

Peperangan yang konon katanya berlangsung selama delapan jam pun berhasil dengan mulus dipindahkan ke dalam sebuah film layar lebar. Film ini dibintangi oleh aktor kawakan Choi Min-sik, yang membintangi film Oldboy dan Lucy, sebagai Admiral Yi.

Ryu Seung-ryong, yang pernah membintangi The Target pun ikut berperan sebagai Jenderal Kurushima dari angkatan laut Jepang.

Lalu seperti apakah tak-tik Admiral Yi untuk mengalahkan musuhnya? Di sinilah kunci kekuatan film Roaring Currents. Beberapa sejarahwan berpendapat jika Dinasti Joseon kalah dalam pertempuran Myeongnyang tersebut, besar kemungkinan negara Korea tidak akan ada. Hal ini menjadikan Admiral Yi menjadi penyelamat negara Korea.

Dengan tangan dinginnya, sang sutradara bisa meramu semua adegan dan drama yang ada dalam cerita bersejarah ini dengan lengkap. Menjadikan film ini sebagai film terlaris di Korea Selatan, memecahkan rekor film terlaris sebelumnya.

Roaring Currents merupakan produksi dari CJ E&M dan telah dirilis pada tanggal 30 Juli 2014 di Korea dan sampai saat ini sudah mencapai 12 juta penonton. Film ini berhasil memecahkan rekor film Korea, yang sebelumnyadipegang oleh film The Host.

Jive Entertainment mencoba membawa Roaring Currents untuk bisa disaksikan di Indonesia. Membuat Anda terpesona dengan sebuah keajaiban di medan perang di lautan luas. Film ini bisa Anda saksikan serentak mulai 27 Agustus 2014 di jaringan Blizmegaplex di Indonesia. « [teks @nandiyanti | foto Jive Entertainment]

SHARE