Rio Haryanto: Target Sekarang F1

0
562
Rio Haryanto
Rio Haryanto

Rio Haryanto masih fokus di arena balap

Rio HaryantoKalau bicara keseimbangan, mungkin Rio Haryanto adalah salah satu contoh tepat. Bayangkan, di tengah kesibukan balap mobil di berbagai penjuru dunia, lelaki kelahiran Solo, 22 Januari 1993 ini masih sempat menyelesaikan kuliah di jurusan Business Management, di National University of Singapore.

Rio Haryanto memulai karier balap mobil saat bertanding di tiga seri balap Asia pada tahun 2008: Asian Formula Renault Challenge, Formula Asia 2.0, dan Formula BMW Pacific.

Kariernya mulai bersinar di Formula Asia 2.0, ketika ia memenangkan dua balapan dan menyelesaikan semua balapan dengan sempurna.

Pada tahun berikutnya, ia juga memenangkan 11 balapan dari 15 balapan yang ada dalam Formula BMW Pacific. Ia kemudian melangkahkan kaki lebih tinggi dalam pertandingan balap yang lebih kompetitif: GP3 Series. Kehebatannya di sirkuit balap membuatnya dapat melangkah menuju GP2 Series pada tahun 2012.

Kini, Rio Haryanto tengah bertanding untuk tim balap EQ8 Caterham, dan sedang berjuang untuk dapat menembus F1. Mimpinya untuk menembus F1 tampaknya tak hanya angan kosong belaka, mengingat begitu cepatnya karier balap lelaki berusia 21 tahun ini melesat. Selain balapan, apa saja kini kesibukannya?

hai rio…
Hai… [tersenyum ramah sekali]

kamu ‘kan sudah memenangkan berbagai perlombaan. ada mimpi lain yang ingin diraih dalam waktu dekat?
Sebenarnya, saya masih harus menyelesaikan empat race lagi.

di mana saja itu?
Di Rusia, Belgia, Italia, dan Abu Dhabi . Harapan saya, semoga bisa dapet juara lagi. Tahun ini, di Monaco ‘kan dapat juara tiga.

Sebenarnya, waktu race di Budapest, saya sudah di posisi kedua. Sayangnya, pas mendekati garis finish, ban saya copot. Jadilah waktu itu saya gagal. Makanya, saya mau kejar [peringkat] di empat race berikutnya.

sirkuit mana yang jadi favoritmu?
Monaco! Di sana seru. Jalan raya dijadikan tempat untuk race. Sirkuitnya pun cukup susah. Tapi dengan [kesulitan] itu, saya bisa perform dengan lebih maksimal. Lebih bisa menunjukkan kemampuan.

oh ya, aktivitas sekarang, kuliah dan balapan?
Oh, kalau kuliah, sudah selesai. Baru saja selesai. Jadi kegiatan saya cuma race aja.

jadi, sekarang kamu stay di mana? 
Sekarang ini, saya lebih sering stay di Inggris [karena ia berjuang untuk tim balap dari Inggris-red]. Tapi juga [pergi] ke mana-mana, tergantung race.

jarang pulang ke solo, dong?
Beberapa kali pulang, kok. Waktu Lebaran kemarin, saya pulang ke Solo.

kamu punya rencana untuk lanjut kuliah?
Hahaha, nggak. Ini kuliah terakhir, deh.

capek skripsinya, ya?
[tertawa terbahak-bahak].

kamu berapa lama menyelesaikan skripsi di tengah kesibukan racing?
Sebenarnya, saya punya waktu satu tahun untuk fokus di skripsi. Tapi karena kesibukan, jadinya dua bulan terakhir dikebut.

jurusan kamu jauh banget sama hobi racing. kenapa pilih business management?
Papa sebenarnya pengin saya meneruskan usahanya. [Ayah Rio Haryanto adalah Sinyo Haryanto, seorang pengusaha buku tulis Kiky di Solo, Jawa Tengah-red]. Jadilah saya memilih jurusan ini. Untuk suatu saat nanti, kalau saya sudah pensiun di racing.

memangnya kamu mau pensiun dari dunia balapan? kapan?
Dari saya sendiri, belum ada rencana. Tergantung sponsor juga. Kalau perusahaan masih mau [memberi dana-red] ya saya jalan terus. Kalau sulit, yaa, saya akan beralih ke kerjaan lain.

oh ya, goal kamu ‘kan, masuk F1. ada target kapan harus masuk F1, dan rencana lain kalau sampai nggak berhasil?
Harapan saya, bisa masuk F1 tahun depan. Untuk rencana lain, saya belum mikir sampai ke situ. Target saya sekarang cuma F1…

semoga bisa segera masuk F1 ya.. ngomong-ngomong, tahun ini ‘kan indonesia berulangtahun ke-69. kamu pernah punya kenangan 17-an yang paling berkesan? waktu masih SD, mungkin?
Hahaha… Saya sih sama kayak anak-anak SD lain di Solo… Ikutan lomba-lomba di sekolah kayak anak pada umumnya. Ya lomba makan kerupuk, lomba apa saja [Rio lulusan SD Pangudi Luhur Solo-red].

Tapi kalau yang paling berkesan, itu ya waktu saya menang lomba lari di SD.

memang bakat olahraganya sudah terlihat dari dulu ya….
[tersenyum simpul].

sebagai atlet, apa harapan khususmu untuk indonesia?
Sampai sekarang, saya senang bisa membawa nama Indonesia ke kancah internasional. Saya berharap, akan banyak lagi atlet yang berprestasi. Tidak hanya nasional, tetapi juga internasional. Jadi, bisa membanggakan negeri ini. « [teks @intankirana | foto @intankirana | kover flickr]

SHARE