Sambut Uang NKRI!

0
952

Kenali uang rupiah terbaru!

[dropcap style=’square’]S[/dropcap]elain merayakan hari kemerdekaan ke-69, Minggu [17/08] lalu, negara kita tercinta juga kedatangan ‘penghuni’ baru dalam dunia transaksi keuangan, alias uang rupiah baru.

uangnkri

Soal uang rupiah terbaru kali ini, bukan lagi soal desain, gambar, warna atau ukuran uang yang berganti secara signifikan, melainkan soal frasa yang tercetak di uang, wewenang mencetak, serta pihak yang bertandatangan di dalamnya.

Jauh sebelum membahas soal mata uang baru, Ghiboo mau sekadar mengingatkan mengenai isu Redenominasi rupiah yang sudah terdengar ‘gaungnya’ sejak 2010 oleh Bank Indonesia, selaku satu-satunya pihak yang berhak atas pengelolaan mata uang rupiah.

Kala itu, Bank Indonesia mewacanakan kebijakan pengurangan nilai pecahan mata uang, tanpa mengurangi nilainya. Yaitu dengan cara menghilangkan tiga angka 0 terakhir. Sayangnya, rencana redenominasi ini mengalami kemunduran dalam pelaksanaannya.

Sempat disebutkan bahwa rencana redenominasi akan terlaksana pada 14 Agustus 2014. Namun, sayang seribu sayang, rencana ini pun harus terganjal kondisi perekonomian global yang belum stabil, serta pembahasan tentang Undang-Undang Redenominasi harus terhenti akibat ramainya Pemilu 2014.

Bank Indonesia jadi NKRI
Meski tak jadi redenominasi, namun tahun ini Indonesia punya agenda tersendiri dalam dunia keuangan, yaitu memiliki mata uang dengan wajah baru.

Wajah baru, bukan soal tampilan yang signifikan, lho. Misalnya, perubahan warna atau desain gambar di mata uang. Tadi Ghiboo sudah sempat singgung, kalau kali ini rupiah akan memiliki frasa baru untuk di setiap pecahannya.

Bila sebelumnya, di setiap pecahan rupiah tertera tulisan “Bank Indonesia”, kini semua akan berubah dengan frasa atau bertulisan “Uang Negara Kesatuan Republik Indonesia” atau Uang NKRI.

Mengapa tulisan Bank Indonesia berganti dengan Uang NKRI? Alasannya, karena sesuai Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang, yang mengungkapkan kalau rupiah ditempatkan sebagai salah satu simbol kedaulatan negara yang harus dihormati dan dibanggakan seluruh warga negara Indonesia.

So, Bank Indonesia bukan lagi menjadi institusi tunggal yang berwenang mencetak uang rupiah. Melainkan, harus berkoordinasi dengan pemerintah, yakni Kementerian Keuangan dalam hal pencetakan, penerbitan, penarikan dan pemusnahan uang rupiah.

Lalu apa perbedaan uang rupiah sebelumnya dengan uang NKRI? Tepatnya, karena ini berhubungan dengan Kementerian Keuangan, maka di uang rupiah baru, tertera tandatangan gubernur Bank Indonesia dan menteri keuangan.

Sedangkan untuk desain, uang NKRI ini tak banyak perubahan. Warna, gambar, ukuran masih tidak jauh berbeda dari uang sebelumnya.

Hal ini bisa G-Readers buktikan lewat uang NKRI pecahan 100 ribu rupiah, yang sudah resmi rilis sejak Minggu [17/08]. Sebagai titik awal, pemerintah hanya mengeluarkan uang NKRI pada pecahan 100 ribu rupiah saja.

Perbandingan uang rupiah pecahan 100 ribu emisi tahun 2004 dan 2014 [foto: Bank Indonesia]
Perbandingan uang rupiah pecahan 100 ribu emisi tahun 2004 dan 2014 [foto: Bank Indonesia]

Hoax desain mata uang NKRI
Beberapa hari sebelum Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan mengeluarkan uang NKRI, di kalangan masyarakat sempat tersebar gosip heboh.

Gosip heboh ini adalah tentang redenominasi uang rupiah. Isu pun diyakinkan dengan beredarnya desain-desain uang NKRI baru hasil redenominasi, yang menghilangkan tiga angka 0 di belakangnya.

Seperti uang Rp 100.000 menjadi 100 rupiah, Rp 50.000 menjadi 50 rupiah, dan Rp 20.000 menjadi 20 rupiah. Tidak hanya itu, desain dan gambar uang NKRI hasil hoax ini juga sangat jauh berbeda dari uang sebelumnya. Dari warna, gambar pahlawan, sampai tulisan yang tertera.

Inilah gambar uang NKRI hasil redenominasi, yang ternyata hanya isu.
Inilah gambar uang NKRI hasil redenominasi, yang ternyata hanya isu

Setelah beredar gambar-gambar uang yang dikira hasil redenominasi itu, pihak Bank Indonesia pun segera membuat penyanggahan.

Menurut Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Peter Jacobs, kalau gambar-gambar mata uang redenominasi itu bukan gambar uang rupiah yag akan diterbitkan. Pernyataan ini pun semakin meyakinkan kalau gambar uang NKRI dengan angka pecahan lebih kecil itu hanyalah hoax.

Hoax tetaplah hoax, dengan sendirinya akan terbukti kebenarannya, ya G-Readers. Yang pasti Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia sudah mendeklarasikan uang NKRI yang baru, serta sudah resmi diedarkan.

Bila sampai saat ini uang NKRI belum sampai ke tangan Anda, mohon bersabar. Yang penting kenali ciri-ciri uang baru ini:

» Gambar lambang negara, Garuda Pancasila
» Frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia
» Sebutan pecahan dalam angka dan huruf sebagai nilai nominalnya
» Tanda tangan pihak pemerintah dan Bank Indonesia
» Nomor seri pecahan
» Teks “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengeluarkan Rupiah Sebagai Alat Pembayaran yang Sah Dengan Nilai…
» Tahun emisi dan tahun cetak

Tidak sampai di situ, Bank Indonesia pun sudah mensosialisasikan uang NKRI dengan mengunggah video di YouTube,  Senin [18/08]. Ini dia video tentang uang pecahan 100 ribu emisi 2014, alias uang terbaru dengan frasa uang NKRI. « [teks DonT_D4 | foto ist]

SHARE