Kesukaan Aneh Tanta Ginting

0
288
Tanta Ginting
Tanta Ginting

Tanta Ginting: “my entertainment is talking to strangers”

tanta ginting

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk membunuh waktu. Apapun bisa menjadi hal yang menarik untuk mengusir kebosanan atau sekadar mengisi waktu luang.

Tanta Ginting memiliki cara sendiri untuk mencari kesenangan di sela-sela waktu luangnya. “My entertainment is talking to strangers,” kata pemeran Mr. Marmood dalam film Negeri Tanpa Telinga ini.

Bagi sebagian orang, ngobrol dengan orang asing bukanlah hal yang menyenangkan. Justru bisa jadi menjadi hal yang menggangu atau membuat kita merasa tidak nyaman.

Mungkin juga terdengar aneh, namun Tanta Ginting menganggap hal yang sebaliknya. “It’s fun. Fun things to do,” ujarnya sambil tersenyum.

Namanya yang mulai dikenal banyak orang mungkin menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat luas. Menurut Tanta, saat ini di akun Facebook [FB]-nya, pasti ada saja yang iseng mengajak chatting. “Kalau ada message di FB pasti aku bales. Semua-semuanya! Nggak tahu ya, aku suka aja,” celetuknya.

Tak hanya lewat FB, di akun Twitter-nya @tantaginting, ia juga memperlakukan hal yang sama kepada followers-nya. Sebisa mungkin, setiap ada pertanyaan dari orang-orang yang tak dikenal, akan berusaha dijawab Tanta.

Apa alasan Tanta suka dengan aktivitas tersebut? Dan ternyata, ia memiliki jawaban yang seru untuk hal tersebut. ”Kalau wawancara untuk kebutuhan media ‘kan hampir sama, tapi kalau orang-orang itu, strangers, itu pertanyaannya out of my mind. Jadi kepikiran sendiri. Seru!”

Pria yang juga bermain dalam film Soekarno ini sudah kenyang dengan berbagai macam pertanyaan dari teman-teman chatting-nya. Salah satu yang paling unik adalah permintaan relationship status di akun FB-nya, ”Ada yang tanya, kok permintaannya nggak di-approve. Aku tanya, emang request apa? Eh nggak tahunya, dia minta akunnya relationship sama aku di FB, hahaha.”

Meski kadang kebingungan dengan pertanyaan-pertanyaan ajaib itu, Tanta tetap merasa chatting dengan orang asing adalah pekerjaan yang menyenangkan. Apalagi lewat chatting itu, ia bisa berbagi ilmu. Ia sering membagikan pengalamannya dan juga cara untuk menjadi seorang seniman yang karyanya bisa diapresiasi.

”Aku sering ngomong kenapa mau jadi artis dan alasannya mereka selalu merasa punya kemampuan. Aku bilang, merasa dengan kenyataan beda, lho. Terus aku suruh mereka bikin karya. Aku bilang ke mereka ‘yaudah, nggak usah nanya macem-macem yang penting create something and show it to me, karena seniman create’. Dari situ aku sering membicarakan bagaimana perjuangan untuk menjadi seorang seniman,” ujarnya.

Perjalanan Tanta Ginting menjadi seorang aktor memang membutuhkan waktu yang panjang. Bahkan, saat ini ia lebih senang menyebut dirinya sebagai seniman. Karena ia bukan hanya berakting tapi juga membuat karya di banyak bidang. Musik, film, teatrikal, dan musikal.

Sebelum jadi seniman, Tanta sempat bekerja di perusahan electronic engineering dan robotik di Amerika Serikat. Saat itu ayahnya belum merestui Tanta menjadi seniman. Kemudian, Tanta kembali ke Indonesia. Ia membulatkan tekat menjadi seorang seniman, dimulai dengan bermain drama musikal salah satunya Laskar Pelangi.

Dari situ Tanta mulai mengantungi izin dari sang ayah dan kariernya terus menanjak hingga saat ini. Setelah bermain di Negeri Tanpa Telinga, kini Tanta tengah menyiapkan film terbarunya yang berjudul The Night Comes For Us. « [teks @nandiyanti | foto @bagusdimsum]

SHARE