Lucy si Jagoan Baru

0
227

Bagaimana jika otakmu bekerja seratus persen

Lucy si Jagoan Baru

Gadis itu tak tahu apa-apa. Dia hanya dipaksa temannya mengirim suatu koper yang ia sendiri tak tahu isinya apa. Apes nasibnya, saat mafia dari Korea memaksanya menjadi kurir narkoba.

Lucy namanya, diperankan Scarlett Johansson, beradu akting dengan Morgan Freeman sebagai profesor Norman yang meneliti mengenai kemampuan otak manusia. Lalu dengan Amr Waked, aktor asal Mesir yang berperan sebagai detektif Pierre Del Rio. Serta Choi Min-sik aktor kawakan Korea yang di film ini memainkan bos mafia bernama Mr. Jang.

Mr. Jang memiliki narkoba jenis baru. Ia ingin mengedarkan ke seluruh penjuru Eropa. Supaya tidak terdeteksi petugas penjaga bandara, Mr. Jang memasukan sekantong narkoba di dalam perut setiap kurirnya.

Namun apes kembali menimpa Lucy. Kecantikannya menggoda penjaga ruang karantina. Lucy menolak, berdampak kemarahan si penjaga yang kemudian memukul dan menendang Lucy.

Tendangan di perut dari penjaga itulah, yang menyebabkan bocornya wadah narkoba di dalam perut Lucy. Hasilnya, Lucy gemetar, mata terbelalak, dirinya bergerak tanpa kontrol, narkoba itu memicu kenaikan kinerja otaknya. Kini kemampuan otak Lucy meningkat menjadi 20 persen, Lucy pun menjadi jagoan baru.

Menurut profesor Norman, manusia saat ini baru mampu memanfaatkan kemampuan otaknya sebanyak 10 persen. Cuma sebanyak itu saja, teknologi yang dihasilkan manusia sudah begini luas. Karena itu kemampuan Lucy pun meningkat, ia mampu mendengar, merasakan gerakan setiap benda di sekelilingnya.

Namun Lucy menyadari kemampuan otaknya yang terus meningkat ini membuat dirinya dalam bahaya. Ia bisa saja mati. Karena itu, ia mengejar tiga kurir seperti dirinya untuk mendapatkan narkoba itu sebagai penawarnya.

Ia juga berusaha bertemu dengan Profesor Norman untuk membantu mengatasi masalah dirinya. Tetapi Mr. Jang siap menghalaunya mendapatkan narkoba itu. Mampukah Lucy bertahan, bertemu Profesor Norman dan mengalahkan Mr. Jang?

Lucy, sebuah film yang bergenre science fiction action, ditulis dan disutradari oleh Luc Besson. Seorang sutradara kelahiran Prancis, yang juga telah melahirkan beberapa film yang sukses di pasaran seperti, Leon: The Professional, The Massenger: The Story of Joan of Arc, The Fifth Element dan Taken 2.

Film ini berdurasi 89 menit dengan biaya 40 juta dolar Amerika. Akan tayang di seluruh bioskop di Indonesia pada 27 Agustus 2014.

They Say:

Lucy si Jagoan Baru

Armand Maulana [GIGI]
Gue tadi kalau lihat film ini rada ke ateis-ateis-an. Tapi sampai akhir gue lihat sih malah nggak. Luc Besson adalah seorang yang sungguh spiritual. Karena menurut gue, bahwa Tuhan itu cuma ngasih 10 persen doang lho. Karena kalau loe dikasih lebih dari 10 persen sama Tuhan, loe bakal macam-macam. Tapi mungkin interprestasi orang beda-beda. Di film ini juga ada pengetahuan bagus buat kita.”

 

Lucy si Jagoan Baru

Imam Wibowo [penyiar HardRockFM]
“Pertama terkesima film ini karena tentunya neng Scarlet Johannson dan Luc Benson. Dan setelah nonton film ini basically nggak nyangka bakal balik lagi ke zaman SMA tapi bukan IPS lagi, tapi jadi anak IPA, belajar biologi sama fisika kuantum. Menyenangkan sekali belajar dari film ini. Tapi yang paling surprising adalah ini film Luc Besson yang paling scientific. Actionnya ada tipikal dia, tapi mind blowing filmnya buat gue, scientific banget. Kita belajar banyak hal yang belum kita tahu.”

SHARE