Tanta Ginting di Pulau Sempu

0
169
Tanta Ginting
Tanta Ginting

Sebuah surga di balik Pulau Sempu

tanta gintingPernah mengunjungi Kota Malang? Jika belum, dan jika Anda berencana ke sana, jangan lupa untuk berkunjung ke Pulau Sempu. Itu sebuah pulau yang secara administratif berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Mungkin nama pulau ini belum terlalu terkenal, jauh berbeda dengan Pulau Bali atau pulau-pulau di Kepulauan Seribu. Namun, menurut Tanta Ginting, keindahan Pulau Sempu tak kalah indahnya dengan pulau lain di Indonesia.

Dalam satu obrolan santai bersama Tanta Ginting, Ghiboo mendapatkan gambaran tentang keaslian alam di sana. Menurut Tanta, pulau seluas 877 hektar ini masih sangat liar jika dilihat dari luar. Namun, begitu masuk ke tengah-tengahnya, Anda seperti disihir dan merasa seperti bukan di Indonesia.

Pulau ini secara resmi diakui sebagai cagar alam sejak 1928. Tak heran di dalamnya ditumbuhi banyak pepohonan tropis. Pohon-pohon tersebut yang akhirnya menjadi pagar penjaga keindahan yang tersembunyi di dalam Pulau Sempu.

Sisi yang paling menarik dari pulau ini adalah sebuah laguna bernama Sagara Anakan, yang jaraknya sekitar 2.5 kilometer dari tepi pantai bagian luar Pulau Sempu.

Menurut pemeran Mr. Marmood di film Negeri Tanpa Telinga ini, pengunjung harus berjalan kaki sekitar tiga jam melewati hutan yang masih liar. Belum ada jalur khusus yang dibuat untuk wisatawan menuju Sagara Anakan.

Meski harus menembus rimbunnya hutan di Pulau Sempu, semua terbayar ketika Anda melihat Sagara Anakan di depan mata. ”Jalannya masih hancur, masih kayak hutan. Tapi, di dalam itu nggak kayak di Indonesia, pokoknya tiba-tiba wah banget,” ujar aktor kelahiran Jakarta, 16 Oktober 1981 ini menggambarkan rasa takjubnya.

Sagara Anakan itu terbentang seluas 4 hektar. Air birunya terpisah dengan laut karena ia dibatasi dengan batuan karang yang tinggi menjulang. Persis seperti sebuah laguna yang dirahasiakan. Pasir putihnya memanjakan indra penglihatan mata, dan air tenangnya terasa menyegarkan bagi Anda yang berminat menghabiskan waktu untuk berenang.

Sayangnya, lingkungan yang masih sangat liar menuntut Anda berkunjung dengan persiapan yang lengkap. Tanta menceritakan pengalamannya yang salah perhitungan. Saat itu ia harus segera kembali karena jadwal yang padat. Namun matahari sudah terlanjur terbenam. Alhasil ia harus menembus hutan Pulau Sempu dengan penerangan seadanya dari telepon selularnya.

Belum lagi tanah berlumpur yang harus dilewatinya, karena hujan yang terus mengguyur Sempu. ”Temanku sampai merangkak karena jalanannya lumpur semua, licin. Dia nggak berani,” kenangnya.

Jadi, bagi Anda yang ingin berlibur di Pulau Sempu, ada baiknya menyocokkan waktu agar tidak harus bergelap-gelapan di dalam hutan Sempu. Usahakan juga membawa perlengkapan camping sendiri untuk bermalam di tepian Sagara Anakan, dan jangan lupa membawa sepatu boot untuk menembus tanah di hutan Sempu yang masih liar.

Untuk biaya menuju Sempu, Anda perlu mengeluarkan sekitar Rp 100 ribu untuk menaiki perahu penyeberangan sampai di Pulau Sempu. Dan sebelum masuk Anda juga ‘kan dikenakan biaya suka rela untuk menuju Sagara Anakan.

Jika Anda ingin menyewa peralatan untuk bermalam, juga disediakan dengan harga yang beragam sesuai dengan kebutuhan Anda. Setelahnya, silakan menikmati menyusuri hutan Sempu dan menemukan surga bernama Sagara Anakan. « [teks @nandiyanti | foto @bagusdimsum]

SHARE