Ambisi dalam Haji Backpacker

0
764
Haji Backpacker
Haji Backpacker

Kisah Mada dan pengharapan dalam Haji Backpacker

haji back“27 tahun saya salat, puasa nggak penah putus. Berdoalah kamu maka doamu akan dikabulkan. Mana?”

Kalimat tersebut terlontar dari mulut Mada, tokoh yang diperankan oleh Abimana Aryasatya, dalam film Haji Backpacker. Kalimat ini bisa dilihat dari trailer yang baru saja dirilis oleh rumah produksi Falcon Pictures.

Tidak hanya bisa melihat potongan-potongan dialog yang menyentuh hati, dalam trailer itu juga memperlihatkan 9 negara yang menjadi tempat syuting film tersebut.

Thailand, Vietnam, China, Nepal, Tibet, India, Iran dan Mekah adalah sebuah jalur perjalanan panjang seorang Mada. Pria yang diceritakan kehilangan kepercayaannya kepada Tuhan, hingga kembali lagi ke jalan-Nya.

Itulah inti dari film Haji Backpacker garapan Danial Rifki. Sebut saja film ini memiliki sebuah ambisi. Ambisi untuk membawa kisah seorang manusia yang mewakili semua manusia yang pastinya pernah merasakan jatuh bangun dalam keimanannya.

Dengan drama yang menyentuh dan balutan kisah cinta film ini menawarkan perjalanan hidup yang berbeda. Bukan hanya sekadar percintaan antar manusia namun juga kepada penciptanya.

Belum lagi, pemandangan di tiap negara yang dirangkai apik membuat film ini memiliki nilai tambah, dan menjadikannya sebuah paket kumplit.

Seperti juga penggarapannya yang tak main-main, film ini juga diharapkan akan memberikan dampak positif bagi semua orang. Bagi semua jiwa yang pernah merasakan kehilangan arah dalam menjalani kehidupan.

Film ini mengeluarkan biaya produksinya saja sebesar US$ 1 juta atau lebih dari Rp 11 miliar, belum untuk post production-nya. Tentunya membuat orang di balik layar berharap kesuksesan yang besar atas film ini.

Frederica, produser film ini juga memiliki harapan tersendiri setelah rilisnya film ini. “Kami menargetkan 900 ribu penonton,” ujarnya. Bukan hanya sekedar pengharapan namun ada sebuah niat baik di balik kata-kata sang produser.

Karena, jika memang film ini meledak dan berhasil mencapai target, produser menjanjikan bahwa semua pegawai rumah produksi Falcon Pictures, kru film beserta para pemain akan diberangkatkan umrah bersama.

Harapan tersebut memang terdengar begitu tinggi, namun memang tidak ada salahnya karena genre film seperti ini belum banyak dibuat di Indonesia. Meski mengangkat tema pemberontakan kepada Tuhan, namun film ini berhasil memberikan aura positif meski hanya saat menonton trailer-nya yang berdurasi sekitar tiga menit.

Film ini, rencananya akan dirilis pada 2 Oktober. Mendekati momentum Idul Adha yang jatuh pada 5 Oktober 2014. Tema yang sejalan diharapkan menjadi magnet bagi penonton film Indonesia untuk memilih film ini.

Abimana, di film ini akan beradu akting dengan banyak pemain lainnya. Di antaranya adalah Dewi Sandra, Laura Basuki, Laudya Cynthia Bella, Pipik Dian Irawati, Ray Sahetapy, Kenes Andari, dan Dion Wiyoko.

Dari sisi seorang Abimana, film ini sangat berperan personal dan berpengaruh di kehidupan nyatanya. Karena itu, Abimana berharap film ini juga bisa berpengaruh positif pada penontonnya nanti.

Apakah film ini akan meledak seperti yang diharapkan? Seperti apakah seorang Mada akhirnya memahami dan menjalani kehidupan? Seperti ini kutipan isi hati Mada yang terdapat di dalam trailer Haji Backpacker.

”Kalau aku bisa lihat kamu mungkin aku bakal gampang percaya kalau aku bisa dengar kamu mungkin aku bisa dengar kehendak kamu aku sadar nggak bisa seperti yang aku ingin ‘kan. Ini cara Kamu menguji imanku?” « [teks @nandiyanti | foto @bagusdimsum]

SHARE