Ketika Tina Toon Berbagi Kisahnya

0
4045

Tina Toon di tiap fase kehidupannya

Tina Toon 2

Perempuan ini terlahir dengan nama Agustina Hermanto. Namun ia lebih dikenal dengan nama Tina Toon. Dulunya ia berbadan tambun dan membuatnya terlihat menggemaskan ketika masih kanak-kanak. Ia muncul sebagai salah satu penyanyi cilik anak-anak di akhir tahun 90-an dan sukses dengan lagunya “Bolo-bolo”.

Bertahun-tahun kemudian, nama Tina seperti hilang dari jagat hiburan. Beranjak dewasa, Tina kembali muncul di industri hiburan tanah air dalam wujud yang berubah drastis. Tak ada lagi Tina yang gembul. Tidak ada lagi Tina yang chuby atau Tina yang menggemaskan dengan tubuh besarnya.

Di tahun 2004, Tina muncul lewat sebuah film berjudul Tina Toon dan Lenong Bocah. Kemudian, ia kembali menghilang selama empat tahun dan muncul kembali di tahun 2008 dengan sebuah album berjudul “I Love Music”.

Perubahan fisik Tina tentu saja menjadi pertanyaan para penggemarnya. Tina yang telah beranjak dewasa tampil dalam tubuh langsingnya dan terlihat lebih cantik.

Dugaan sedot lemak hingga operasi plastik pun pernah dilontarkan banyak pihak. Namun Tina tak menggubrisnya. Tina hanya fokus pada kariernya di dunia hiburan.

Sampai suatu ketika, wajahnya muncul sebagai seorang model untuk majalah pria dewasa. Tina berpose seksi di majalah itu. Keberanian Tina itu mengagetkan banyak orang, akhirnya terpikirkan untuk membagikan semua kisahnya selama ini lewat sebuah buku.

Dibantu oleh Alia Fathiyah sebagai penulis, Tina mulai menggarap sebuah buku berjudul ”Metamorfosis yang Menakjubkan Seorang Tina Toon” sejak tahun 2013. Membutuhkan waktu hinga setahun lamanya, karena lewat buku tersebut Tina mencoba membuka kembali perjalanan hidupnya, sejak lahir hingga dewasa seperti sekarang.

Perempuan berusia 21 tahun ini membuka kebiasaan-kebiasaan yang pernah dialaminya tanpa rasa ragu. Ketika kecil, Tina menuliskan bahwa kegemukan yang dialami akibat kecintaannya pada makanan. Selain itu, Tina memiliki garis keturunan keluarga yang memang berbadan besar.

Dalam buku itu, juga diceritakan bagaimana Tina di-bully dan harus melewati masa sulitnya dengan pelarian berprestasi di sekolah. Bertahun-tahun, Tina selalu mendapatkan peringkat satu di kelasnya. Tapi ada sisi kosong yang Tina rasakan.

Bertubuh gemuk membuatnya terbatasi dalam berpakaian, sehingga ia tak bisa bergaya modis seperti remaja seusianya. Tuntutan dunia hiburan juga membuatnya berpikir untuk segera tampil menarik.

Berbagai macam cara dilakukannya. Diet dan olahraga pasti menjadi pelariannya. Saking besar niat untuk menguruskan badan tumbuh dalam dirinya, semakin Tina tak henti melakukan berbagai cara. Ia pernah kehilangan 25 kilogram hanya dalam beberapa bulan. Namun efeknya, ia harus dirawat inap di rumah sakit karena gangguan kesehatan pencernaan.

Jatuh bangun usaha menguruskan badan sudah pernah dilewatinya. Salah satunya adalah terkena bulimia. Salah satu aib yang coba ia ungkap dalam buku tersebut. “Aku harus keluarin apa yang aku makan karena aku parno lihat makanan,” ungkap Tina saat perilisan bukunya, Rabu 27 Agustus 2014 lalu.

Seiring waktu, Tina menyadari jika bulimia yang dialaminya harus dihentikan. Beruntung Tina sudah mendapatkan tubuh yang kurus. Karena itu, hingga saat buku tersebut dibuat, Tina masih berusaha untuk menaklukkan bulimia yang dialaminya.

Bukan hal yang mudah untuk seorang Tina bisa mendapatkan bentuk badan seperti sekarang, Ia pernah memiliki berat badan hingga 70 kilogram lebih, di saat tingginya baru mencapai 140 sentimeter.

Semua ia sampaikan dengan gamblang lewat bukun tersebut. Ia berharap, dengan berbagi pengalaman bisa memberikan inspirasi bagi anak remaja di Indonesia yang mengalami nasib serupa dengannya.

Tina Toon, tak ingin remaja Indonesia yang bernasib sepertinya merasa minder dan pada akhirnya hanya merugi, terkucil karena tak bisa bertahan di antara bully-an teman-temannya dan tidak tahu bagaimana mencari jalan keluar dari masalah kegemukan.

Di buku itu juga, Tina mencoba membuktikan keeksisannya di dunia hiburan. Lewat buku ini, Tina menyatakan bahwa Tina yang sekarang sudah melewati fase hidup yang membuatnya menjadi lebih dewasa. Bagaimana cerita lengkap seorang Tina dalam mendapatkan bentuk tubuh langsingnya seperti sekarang? Bisa langsung dibaca di buku ”Metamorfosis yang Menakjubkan Seorang Tina Toon” yang telah dirilis di toko buku di Indonesia. « [teks & foto @nandiyanti]