Indonesian Festival di Tanzania

0
99

Menu-menu Indonesia banyak diminati warga di sini

Indonesian Festival

Salah satu hotel terbaik di Tanzania, Hyatt Regency Dar es Salaam, menawarkan makanan Indonesia bagi para pengunjungnya. Mereka dihidangkan kuliner Indonesia saat digelarnya Indonesian Festival di Oriental Restaurant, 20 – 30 Agustus lalu. Beberapa pengunjung termasuk warga Indonesia yang berada di Tanzania.

Sejumlah masakan khas Indonesia seperti Sate, Gado-Gado, Otak-Otak, Nasi Goreng, dan Laksa terdapat dalam daftar menu jaringan hotel internasional itu. Executive Chef Park Hyatt Zanzibar Teuku Syafrulsyah yang berperan di balik suksesnya Indonesian Festival mengaku Hotel Hyatt memang memiliki ketertarikan dengan kuliner Indonesia.

“Kami [Hotel Hyatt] memang ingin melakukan promo authentic cuisine. Kebetulan bos saya dulu di Grand Hyatt Oman suka dengan masakan Indonesia dan beliau bilang kenapa kita tidak coba kembangkan kuliner Indonesia karena dari segi rasa dan variasi tidak kalah dengan masakan dari negara lain,” ujar Teuku.

Selain menyajikan menu khas Indonesia, Hyatt Regency Dar es Salaam juga membuka kelas masak masakan nusantara. Kelas masak yang dipandu Teuku mendapat sambutan yang baik dari para pengunjung lokal Tanzania maupun mancanegara.

Istri Duta Besar Republik Indonesia untuk Tanzania, Siti Hamidah Mahali, mengatakan festival dan kelas memasak yang digelar Hyatt Regency Dar es Salaam itu merupakan promosi yang bagus untuk kuliner Indonesia. Hal itu membuktikan kuliner Indonesia sudah banyak dikenal dan digemari masyarakat internasional.

“Bukti kuat bahwa makanan Indonesia sudah dikenal dan diminati oleh berbagi lapisan masyarakat di Tanzania adalah banyaknya orang yang menikmati sajian masakan Indonesia selama festival berlangsung,” ujar Siti.

“Selain itu kelas memasak yang digelar juga diikuti banyak peserta walaupun setiap peserta harus membayar 60.000 Tanzanian Shilling [bila dirupiahkan sekitar 420 ribuan].” 

Para peserta kelas memasak makanan Indonesia terlihat sangat antusias. Seorang peserta Tanzania Catherine Rose memuji kuliner Indonesia yang menurutnya lezat dan mudah untuk disajikan. Tidak seperti masakan Afrika yang umumnya terpengaruh dengan India ataupun Arab, kuliner Indonesia dinilai lebih asli.

“Setelah mencoba Gado-Gado, Otak-Otak, dan Opor Ayam saya rasa masakan Indonesia kaya bumbu, lezat, dan menarik. Bahan-bahannya mudah didapat dan original. Ini berbeda dengan menu Tanzania yang kebanyakan sudah bercampur dengan resep India atau negara sekitarnya,” jelas Rose.

Dalam kelas masak tersebut, para peserta diajarkan membuat Selada Udang, Gado-Gado, Otak-Otak, Opor Ayam, dan Udang Sambal. Para peserta kelas memasak berharap Indonesian Cooking Class bisa diadakan sesering mungkin. Selain itu, mereka juga berharap akan dibukanya restoran Indonesia di Tanzania. Kehadiran Chef Teuku Syafrulsyah turut mengharumkan nama Indonesia yang tengah memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-69. « [teks & foto Dhi Widianti]

SHARE