Mengenal Kaligrafi Arab

0
741
Kaligrafi Arab

Drs. H Didin Sirojuddin A R sebagai ketua LEMKA menjelaskan

Kaligrafi Arab
Tulisan-tulisan indah yang terukir di dinding rumah ibadah, adalah karya para khottat atau yang lebih dikenal sebagai kaligrafer, seniman yang membuat kaligrafi [seni menulis indah].

Di Indonesia, kaligrafi merupakan bentuk seni budaya Islam yang pertama kali ditemukan tertera pada batu nisan makam Fatimah binti Maimun di Gresik [wafat 495 H/1082 H], berbentuk kaligrafi gaya kufi dan juga beberapa makam lainnya sekitar abad 15.

Seiring perkembangan agama Islam, kaligrafi pun semakin dikenal di negeri ini. Kaligrafi Arab atau kaligrafi Islam pun mendominasi di seluruh penjuru negeri. Namun teknik menulis indah ini tak hanya milik penganut Islam saja, China, dan Jepang juga memilikinya. Lalu apa perbedaannya?

Dalam acara pembukaan Galeri Kaligrafi Islam-Tionghoa di Sulaiman Resto, Jakarta, beberapa waktu lalu, Drs. H Didin Sirojuddin A R sebagai Ketua Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an – LEMKA, menjelaskan perbedaan itu.

  • Pulpen yang digunakan dalam kaligrafi China atau Jepang itu berbentuk bulat. Sedangkan kaligrafi Arab menggunakan pulpen yang pipih dan miring sehingga tipis-tebal tulisan ditentukan oleh awal goresan.
  • Kaligrafi Arab memiliki gaya yang bermacam-macam, dengan pulpen yang digunakannya pun beragam. Sementara tulisan China dan Jepang menggunakan pulpen atau kuas China khusus.
  • Dalam tulisan Arab banyak atribut-atribut, seperti harokat, titik, tanda mad, tanda panjang, hamzah dan lain-lain. Dan atribut atau tanda-tanda itu mempunyai fungsi masing-masing. Sedangkan pada tulisan China dan Jepang tidak sekomplek itu.
  • Jumlahnya banyak. Kaligrafi Arab memiliki sejarah lebih dari seribu tahun. Dan itu merupakan perjalanan mencari gaya-gaya kaligrafi. Sehingga gaya-gaya dan mahzab-mahzab itu tergantung pada lokasi, tokoh, keadaan, dan lain-lain. Meski China dan Jepang juga memiliki sejarah kaligrafi yang cukup panjang, tapi variasi kaligrafi Arab lebih banyak.
  • Kaligrafi Arab dapat diperlakukan untuk segala situasi. Contohnya dalam kaligrafi figural, kaligrafi yang bisa membentuk figur rumah, binatang, manusia dan lainnya. Ada juga kaligrafi simbolik dan abstrak. Banyak sekali, sehingga dalam suatu pancaran radio BBC di 1981, yang saya dengar, disebutkan bahwa tulisan besar dunia adalah Arab.
Kaligrafi Arab
Drs. H Didin Sirojuddin A R

Mengenai keindahan suatu tulisan tentu setiap orang punya penilaiannya masing-masing, tapi dalam seni kaligrafi ada dasar penilaian yang harus dipahami, sebagai penentu standar awal keindahan suatu kaligrafi. Pak Didin yang juga seorang kaligrafer menjelaskan lagi,

  1. Dilihat dari segi keterbacaan. Bukan berarti setiap Kaligrafer harus bisa bahasa Arab. Tetapi kalau ia paham itu bisa berpengaruh kepada kebenaran dan keindahan bahasa tulisannya.
  2. Segi indah fisik. Di antaranya adalah masalah komposisi, layout, dan unsur garis. Serta unsur gabungan huruf tunggal dan sambung. Jadi huruf-huruf tunggal itu memiliki karakter, tapi ketika ia menjadi huruf sambung, karakter akan berubah.Nah, perubahannya cocok, bagus, pas atau tidak, itu sangat menentukan. Keindahan juga dipengaruhi oleh kepandaian sang penulis menggunakan alat atau instrumen tulisan.

Kalau Anda tertarik menjadi kaligrafer berikut tip dari Pak Didin yang mulai belajar kaligrafi sejak usia 12 tahun di Pesantren Gontor. Seingatnya nilai suatu karya kaligrafi ada yang bisa mencapai lebih dari 100 juta rupiah. Jadi tipnya adalah:

Tadrib. Tadrib itu adalah latihan terus-menerus. Menulis, menulis, menulis, sehingga tulisannya menjadi sempurna. Imam Al Ghozali mengatakan, untuk menghapal satu ilmu itu haruslah diulang sampai 40 kali. Jadi kalau mengulang satu goresan sampai 40 kali atau lebih, pasti jadi mantap goresan itu.

Tambahnya, untuk mencapai kesempurnaan sebuah tulisan ada 4 hal yang harus diperhatikan:

  1. Memotong pulpen
    dengan sesuai
  2. Kertas atau media yang digunakan
  3. Tinta apa yang dimanfaatkan untuk menggores
  4. Kemahiran sang penulisnya. « [teks & foto @bartno]
SHARE