Bagaimana Move On dari Pekerjaan?

0
248

Move on dari pekerjaan tidak selalu harus pindah kerja!

Ilustrasi Pekerjaan 2

Satu cuitan pertanyaan seputar karier di-mention ke Twitter radio Hard Rock FM [@hardrockrfm]. Tulisannya: “Saya sejak lulus kuliah [2005] sampai dengan sekarang selalu di perusahaan yang sama dan posisi sama. Bagaimana cara untuk move on?

Mungkin Anda pernah atau sedang berada di posisi serupa dengan hardrockers [sebutan pendengar Hard Rock FM] itu. Bila jawabannya iya, berikut saran Andika Pradipta dan Bernadetta Anjani dari Daily Meaning, organisasi yang membantu para employee untuk meningkatkan kemampuan kerja:

Sebenarnya tidak ada keharusan untuk move on dari pekerjaan. Misalnya Anda dari awal kerja sampai sekarang masih di perusahaan yang sama tidak masalah. Yang jadi masalah adalah posisi kerja Anda dari dulu tetap sama atau tidak. Jika tetap, sangat disayangkan, berarti ada sesuatu yang salah dalam diri Anda.

Coba deh dipikirkan lagi apa selama ini yang Anda kerjakan hanya yang ditugaskan saja atau Anda sudah memberikan sesuatu yang lebih dan menguntungkan untuk perusahaan.

Seharusnya selama Anda bekerja pasti ada kemajuan baik dalam skill, kompetensi atau biasa disebut employee ability.

Zaman sekarang perusahaan tidak hanya melihat seberapa kerasnya kita bekerja, tetapi dilihat bagaimana employee ability dan seberapa tinggi nilai jual kita sebagai profesional.

Perusahaan juga senang jika kita sebagai karyawan mempunya inisiatif yang bisa membuat perusahaan lebih meningkat lagi.

Selama ini para pekerja berpikir dengan menggunakan prinsip SWOT [Strengths, Weaknesses, Opportuinities, Threats] berarti fokus ke modal apa yang kita punya dan apa yang bisa kita lakukan dengan modal itu, sebenarnya tidak salah.

Tapi untuk melompat ke satu level karier yang lebih tinggi kita harus mengubah pola pikir menjadi OTSW. Fokus ke target kita, misalnya dalam dua tahun mau jadi manajer, nah kita lihat diri kita sendiri apa yang bisa kita tingkatkan kemampuan kita agar bisa naik kariernya dalam dua tahun. Jika menggunakan OTSW kita mempunya fighting spirit dalam bekerja.

Jadi tidak ada kata telat untuk move on dari pekerjaan, yang lebih penting adalah seberapa kuat membangun employee ability Anda agar mendapatkan karier yang lebih baik. Anda harus punya tujuan yang jelas dalam karier Anda maunya seperi apa. « [teks @fakhranarana /YouTube Hard Rock FM #Careerdoscope | foto shutterstock.com]

SHARE