Konser Exo dan Kenangannya di Jakarta

0
2419

Konser Exo, cedera, hujan, dan Exo-L yang setia

exo 2 1

Mereka diberi nama Exo, diambil dari sebuah nama planet di luar tata surya, Exoplanet. Secara garis besar mereka adalah sebuah regenerasi di industri K-Pop era terbaru.

Exo, pada awalnya terdiri dari 12 anggota, dibagi menjadi dua bagian. Enam anggota berasal dari Korea yang dikelompokkan dengan nama Exo-K, dan sisanya berasal dari China, yang dikelompokkan dengan nama Exo-M. Perbedaannya hanya pada bahasa lagu yang mereka bawakan, Exo-K dalam bahasa Korea, dan Exo-M dalam bahasa Mandarin.

Exo-K di bawah leader Suho, beranggotakan, Baekhyun, Chanyeol, D.O, Kai, dan Sehun. Sedang Exo-M di bawah leader Kris, beranggotakan Xiumin, Luhan, Lay, Chen, dan Tao. Pada awalnya, banyak yang menganggap mereka akan berhasil karena berada di bawah bayang-bayang senior mereka. Maklum saja, Exo masih satu perusahaan, atau bisa dibilang sebagai ‘adik’ dari boyband Super Junior dan girlband Girls Generation.

Namun, boyband yang dibentuk sejak 2011 lalu ini berhasil melepaskan anggapan tersebut, karena mereka bisa tampil berbeda dari senior-seniornya. Dalam waktu sekejap, nama Exo melambung dengan cepat. Tak perlu waktu banyak untuk membuat mereka digilai oleh fans di berbagai belahan dunia.

Sayang, karena terlalu cepat besar, cobaan yang datang pada mereka pun begitu besar. Tahun ini, Kris, leader Exo-M mengajukan pemutusan kontrak kerja karena alasan pribadi, salah satunya kesehatan. Meski baru berjalan tiga tahun, Exo harus pincang karena kehilangan salah satu leader-nya.

Sementara kasus Kris dan SM Entertainment masih tak jelas kelanjutannya, Exo terus melanjutkan aktivitas mereka di atas panggung. Bahkan mereka tetap mengadakan tur tunggal pertama mereka yang bertajuk Exo from Exoplanet: The Lost Planet. Tur ini diawali sejak Mei lalu di Korea Selatan, dan terus bergulir ke negara-negara di Asia, salah satunya Indonesia.

Yap, Indonesia menjadi salah satu tempat singgahnya ke-11 anggota Exo yang sukses membuat Exo-L [sebutan fans Exo-red] menjerit sepanjang konser. Salah satu konser K-Pop besar di tahun 2014 ini digelar pada Sabtu, 6 September 2014, di Lapangan D, Senayan, Jakarta.

Meski belum selama senior-seniornya dalam berkarier, namun kerumunan Exo-L tak bisa dianggap remeh. Mereka membanjiri kawasan Senayan sejak pagi hari. Bahkan dari kabar yang beredar, beberapa di antaranya, rela bermalam di sekitar lokasi konser demi mendapatkan tempat di barisan paling depan, agar mendapatkan spot terdekat dari idola mereka. Ketika tim Ghiboo ikut menghadiri hajatan besar Exo-L tersebut, seperti ini lah keadaan yang terlihat dan terjadi di lokasi konser.

Sabtu, 6 September 2014
12.00 wib
Bergerak menuju Lapangan D, Senayan
Matahari sedang tinggi-tingginya, ketika Ghiboo sampai di kawasan Senayan, Jakarta. Barisan mobil sudah antre panjang dari arah Jalan Gerbang Pemuda, Senayan. Anak-anak remaja berusia belasan tahun rela berjalan di bawah terik matahari menuju Lapangan D, Senayan.

Mereka mengenakan berbagai atribut, jaket, tas, topi, kaus, handuk, atau apapun yang menunjukkan identitas mereka sebagai Exo-L. Pastinya mereka menantikan Suho dan kawan-kawan beraksi di atas panggung. Meski konser itu baru akan dimulai petang nanti, tapi sejauh mata memandang, kawasan Senayan sudah dipenuhi para Exo-L yang rela mengantre panjang demi sang idola.

13.00 wib
Antrean panjang Exo-L
Sekitar satu jam Ghiboo mengamati pemandangan di sekitar lokasi, Exo-L seolah sudah siap menghadapi antrean panjang sebelum memasuki lokasi konser. Payung, topi, dan alas duduk sudah mereka siapkan.

Antrean penonton memakan setengah badan jalan di dalam kawasan Senayan. Sehingga untuk jalur menuju Jakarta Convention Center, hanya bisa dilalui satu mobil dan begitu pun sebaliknya. Kondisi ini di bawah pengawasan ketat petugas kepolisian.

14.00 wib
Exo-L memenuhi kawasan Senayan
Entah bagaimana caranya, lokasi sekitar kian dipenuhi Exo-L. Sesak dan panas, tak membuat mereka menyerah. Tak sedikit yang akhirnya kehilangan kesadaran. Tak sedikit pula yang berusaha menerobos antrean.

Di sisi jalan lainnya, deretan pedagang yang menjajakan minuman, makanan, dan atribut berbau Exo, seolah panen hasil dagangan, karena Exo-L seperti tak ada habisnya datang dan membeli dagangan yang mereka jajakan.

15.00 wib
Exo berlatih dan jeritan semangat
Menjelang sore, tiba-tiba dari dalam lokasi konser terdengar suara musik. Ah, anggota Exo sedang berlatih rupanya. Teriakan pun tak terelakkan dari mereka yang sudah kelelahan mengantre.

Wajah Exo-L yang kepanasan itu kembali ceria. Mereka bisa mendengar anggota Exo-L berlatih. Suara drum yang menggebu membuat banyak anak perempuan itu meneriakkan nama salah satu anggota Exo. ”Chanyeol…” teriak mereka.

Kemudian, Ghiboo mencoba mencari tahu, ada apa dengan Chanyeol. Ternyata, nanti malam, Chanyeol akan tampil menunjukkan kemampuannya bermain drum secara solo. Tim Ghiboo pun mendapatkan sedikit spoiler untuk pertunjukan nanti malam.

Oh ya, gate menuju lokasi konser dibuka. Kerusuhan Exo-L yang berebut ingin masuk pun terlihat. Namun bisa diredam oleh para petugas yang dibantu panitia penyelenggara. Perlahan, satu-persatu Exo-L, semakin dekat dengan lokasi.

16.00 wib
Orangtua pun memenuhi lokasi
Satu jam setelah Exo-L diperbolehkan masuk menuju lokasi konser. Namun antrean terlihat sama sekali tidak berkurang. Masih panjang. Membentang dari pintu Lapangan D yang berada di samping Jakarta Convention Center, sampai ke arah gerbang masuk Kawasan Senayan, di Jalan Gerbang Pemuda.

Di luar antrean juga terlihat banyak orangtua yang menunggui anak mereka yang hendak menyaksikan idolanya beraksi. Tak sedikit juga orangtua yang ikut di dalam antrean. Mereka terlihat memegang tiket konser juga. Maklum saja, penggemar Exo memang masih banyak yang di bawah 17 tahun. Bisa jadi anak usia sekolah dasar juga banyak yang ikut menonton saat itu.

exo stage 1

17.00 wib
Antrean akhirnya berkurang
Tim Ghiboo yang saat itu kebetulan ikut menonton dengan menggunakan tiket pada umumnya, memutuskan untuk ikut mengantre. Bergabung dengan Exo-L lainnya yang sudah berjuang sejak tengah hari tadi.

Menjelang sore, antrean sudah terlihat lebih lengang. Kami pun bisa masuk ke dalam venue konser tanpa harus berdesakkan atau berebutan. Meski kami tetap harus mengikuti prosedur antrean yang lumayan panjang dan berbelok-belok seperti labirin. Hampir setengah jam mengikuti antrean, akhirnya kami lolos dan sampai ke dalam, tepatnya di kategori premium festival.

Venue konser sudah penuh ketika kami sampai di dalam. Panggung yang spektakuler menjamu kami yang berada di bagian kiri belakang, dari arah pandang penonton. Panggung utama terlihat unik dengan berbagai propertinya, ditambah dengan anak panggung yang dibuat memutar hampir berbentuk melingkar, dengan pecahan jalur-jalur kecil di tengahnya yang juga berfungsi sebagai panggung sekaligus pembatas kategori tiket penonton.

Menurut promotor, desain panggung ini dibuat persis dengan panggung saat Exo konser di Korea. Untuk membangun panggung super megah ini, menghabiskan dana sebesar Rp 6 miliar. Whoa, angka yang fantastis hanya untuk sebuah panggung. Tentunya harga tersebut belum termasuk ongkos lainnya dan honor si artis.

18.00 wib
Disambut panggung megah
Langit sudah mulai gelap. Lampu-lampu panggung mulai menyala. Jeritan Exo-L menjadi-jadi. Lima belas menit setelahnya, lagu-lagu Exo pun diputar. Exo-L ikut menyanyi meski sang idola masih belum muncul di atas panggung.

Uniknya, sebelum konser dimulai, penyelanggara memutarkan lagu “Indonesia Raya”. Exo-L pun dengan kompak mulai menyalakan light stick berwarna putih, kemudian mengayunkannya bersama-sama dengan tangan terangkat dan menyanyi bersama.

Tiga puluh menit setelahnya, konser dimulai. Tepat waktu seperti yang dijanjikan promotor. Jeritan Exo-L terdengar kencang. Cukup kuat untuk membuat telinga yang di sana terasa sakit.

Lagu ”Mama” membuka penampilan 11 remaja tanggung itu di atas panggung. Teriakkan dan jeritan tak berhenti sepanjang penampilan pertama mereka. Penampilan pembuka itu berlanjut dengan lagu lainnya seperti Let Out The Beast” dan ”Moonlight.

Setelahnya, ke-11 anggota Exo memperkenalkan diri dan menyapa para penggemar yang telah memenuhi lokasi konser. Satu persatu menyatakan rasa terkejut mereka, karena fans yang datang melebihi perkiraan mereka. Mereka sangat terharu, tempat konser dipenuhi warna silver white, yang terpancar dari light stick yang digenggam masing-masing Exo-L.

Sayangnya sambutan hangat itu harus sedikit terganggu, karena Suho, leader Exo menjelaskan bahwa sebelum dimulai, Sehun, salah satu anggotanya mengalami cedera ringan. ”Bukan masalah yang besar,” ungkap Suho mencoba menenangkan Exo-L yang mulai kuatir. Sehun pun menjelaskan, meski ia mengalami cedera akan tetap berusaha tampil maksimal. Ia pun meminta maaf kepada fans karena tak berhati-hati.

Meski sempat cemas, namun konser tetap berjalan. Chanyeol, tampil solo, dengan lantang menabuh drum-nya. Ia membuat Exo-L berteriak-teriak karena permainannnya itu. Belum lagi, salah satu cast Roommate ini membuka kemejanya, dan hanya memakai kaus dalam berwarna hitam. Kelakuannya itu, semakin membuat Exo-L lantang meneriakkan namanya.

19.00 wib
Konser dipenuhi teriakkan!
Usai tampil solo, Chanyeol kembali bernyanyi. Lagu “Into Your World”, “Black Pearl” membahana dari atas panggung. Usai membawakan lagu-lagu itu, Chanyeol dan Baekhyun muncul dari balik panggung. Mereka mengatakan akan mengajak seorang fans beruntung ke atas panggung.

Ucapan Chanyeol dan Baekhyun tentu saja membuat fans menggila. Seorang perempuan berkaus hitam dan berkacamata pun diajak naik di atas, dipersilakan duduk di tengah panggung dan dikelilingi 11 pria tampan itu sambil menyanyi dan menari dengan gerakan lucu.

Saat itu, Exo bukan membawakan lagu mereka. Tapi membawakan lagu senior-senior mereka, seperti Sorry Sorry” milik Super Junior, “Genie” dan “Gee” dari Girls Generation, dan “Ring Ding Dong” milik Shinee.

Konser berlanjut. Exo kembali menyanyikan lagu-lagu mereka. Kali ini giliranLove, Love, Love”, ”Thunder”, ”My Lady”, “Baby Don’t Cry”, serta ”My Turn to Cry” yang dibawakan solo oleh Baekhyun. Kekasih Taeyeon itu tampil sambil bermain piano.

Tata panggung yang bagus, tampilan background video yang hampir-hampir seperti 3D pun ikut menyemarakkan konser malam itu. Belum lagi gimmick dari para dancer yang menemani Exo di atas panggung. Akrobatic dancer yang menari dengan properti kain yang bergantungan menjadi pemandangan mengasyikkan di sini. Konser ini tentunya akan meninggalkan kenangan yang indah bagi Exo-L yang datang ke lokasi.

20.00 wib
Hujan bukan halangan untuk konser Exo
Tak terasa sudah satu jam setengah Exo tampil di atas panggung. Ketika mereka beristirahat, Chanyeol dan Baekhyun kembali mengajak Exo-L berbincang-bincang. Kali ini mereka mulai membicarakan cuaca. Di satu jam terakhir konser berjalan, hujan pun mulai turun.

Meski rintik-rintiknya mulai deras, tak ada satu pun yang beranjak dari tempatnya. Justru beberapa sudah menyiapkan jas hujan agar tidak melewatkan momen kebersamaan dengan idola mereka itu. Melihat hujan terus menerus turun, Chanyeol pun menanyakan apakah Exo-L akan tetap di tempat. Tentu saja Exo-L berteriak mereka akan tetap menyaksikkan konser hingga selesai.

Baekhyun dan Chanyeol pun bergurau meminta hujan turun, agar mereka bisa bersenang-senang bersama. Exo-L terlihat tidak masalah dengan turunnya hujan. Mereka tetap bernyanyi dan menari bersama. Hujan semakin deras, Exo dan Exo-L tak peduli mereka basah kuyup. Yang terpenting mereka tak melewatkan detik kebersamaan saat itu.

Dan akhirnya penampilan puncak pun dibawakan. Super single mereka yang berjudul ”Overdose” berhasil membuat Lapangan D, Senayan bergetar. Meski panggung basah terguyur hujan, gerakan tarian Exo di atas panggung tetap maksimal. Mereka seolah tak ingin mengecewakan Exo-L yang sudah rela hujan-hujanan demi mereka.

Lagu tersebut ternyata menyudahi konser Exo di Jakarta. Setelah Overdose”, ke-11 anggota berdiri di tengah panggung, menyapa para penggemar dan mengucapkan terimakasih karena mereka sudah mau bertahan sepanjang konser. Dan Suho, sekali lagi menceritakan, bahwa saat tampil, Kai, salah satu anggota lainnya mengalami cedera ringan. Malam itu, ada dua anggota Exo yang cedera di atas panggung.

Di bawah rintik hujan yang mulai mereda, satu per satu anggota Exo mengungkapkan cinta mereka untuk fans di Jakarta. Sehun, salah satu anggota yang cedera mengatakan lain waktu ia akan berkunjung lagi ke Indonesia, dan tampil sebaik mungkin tanpa cedera. Hal ini memancing teriakan super keras dari Exo-L di Lapangan D. Selain itu, Chanyeol juga meminta maaf karena ia sempat meminta hujan deras malam itu. ”Saya tak menyangka Tuhan mengabulkan ucapan saya. Saya minta maaf kalian jadi kehujanan. Saya harap kalian baik-baik saja sampai di rumah nanti,” ujar Chanyeol penuh penyesalan.

21.00 wib
Perpisahan dan berhentinya hujan
Sebelum konser berakhir, Exo menyanyikan tiga lagu penutup atau yang biasa disebut encore. Mereka membawakan ”Wolf”, ”Growl”, dan ”Lucky” sebagai lagu perpisahan konser malam itu. Selesainya konser malam itu, ditandai juga dengan berhentinya hujan yang mengguyur Kawasan Senayan dan sekitarnya.

Satu per satu Exo-L meninggalkan Lapangan D dan kembali ke rumah masing-masing. Semoga saja, pertaruhan mereka mengantre dari siang, rela berpanas-panasan hinga kehujanan, terbayar penampilan ke-11 anggota selama tiga setengah jam yang memukau itu. Apakah Anda salah satu Exo-L yang mengalami kenangan ini bersama dengan para anggota Exo? Semoga lain waktu, Exo kembali ke Jakarta. Secepatnya. « [teks @nandiyanti | foto SM Town Facebook]

SHARE