Cinta Sih, Tapi Beda!

0
1194
Ilustrasi sepasang kekasih

Perbedaan budaya bukan halangan untuk menjalin cinta 

  cinta beda

Siapa bilang cinta bisa hadir hanya karena banyak kesamaan? Seringkali, pilihan kita jatuh kepada mereka yang memiliki perbedaan besar dengan kita. Mulai dari sekadar hobi, pemikiran, bahkan suku. Nah, hal yang terakhir ini terkadang menimbulkan konflik besar, apalagi bila sudah melibatkan keluarga.

Ada beberapa keluarga yang menganggap perbedaan suku sebagai sebuah masalah besar. Rasa takut akan perbedaan adat dan tata cara, serta miskomunikasi, merupakan hal-hal yang biasanya menjadi alasan. Kita pun terkadang turut termakan pemikiran tersebut.

Padahal, perbedaan justru bisa membuat kehidupan cinta Anda lebih berwarna lho! Namun mungkin Anda harus mengenali beberapa kecenderungan stereotip dari suku kekasih Anda. Terkadang, stereotip memang tidak sahih, tetapi, bukankah banyak atau sedikit, manusia memiliki kecenderungan untuk menyerap hal-hal tertentu dari lingkungannya? Termasuk budaya, dalam hal ini.

Nah, coba kenali bagaimana memahami pasangan bila Anda dan si dia berbeda suku?

1Bila si dia orang Jawa
Menjalin kasih dengan orang Jawa, memang gampang-gampang susah. Di satu sisi, ia cukup sabar, tidak suka menuntut, sebagian besar tidak boros dan materealistis…tetapi di sisi lain, mereka kurang ekspresif dalam menumpahkan perasaan di dalam hati. Mereka cenderung memendam rasa kesal, dan akan meluap bila kekesalan itu sudah sampai di ubun-ubun.

Untuk itu, bila kekasih kita adalah orang Jawa [dengan latar belakang budaya Jawa yang kuat, dan sudah lama tinggal di daerah Jawa Tengah dan sekitar], maka jagalah komunikasi dengannya. Pahamilah hal-hal yang ia sukai dan hal-hal yang ia benci. Karena, diamnya dia bukan berarti setuju, lho!

Bila Anda mulai diperkenalkan dengan orangtua atau keluarganya, ada satu hal yang harus Anda ingat. Sebagian besar keluarga dengan latar belakang budaya Jawa menomorsatukan yang dinamakan unggah-ungguh [tata krama dalam bertingkah laku, terutama kepada yang lebih tua]. Maka, Anda harus pandai berbasa-basi [dengan cara yang santun], dan tahu kapan saat harus bicara, kapan harus diam.

2Bila si dia orang Sunda
Siapa yang tak terpesona dengan kecantikan wanita Sunda? Mata yang berbinar, kulit cerah mulus, dan nada bicara yang lembut membuat para pria jatuh hati pada pandangan pertama. Nah, seperti layaknya orang Jawa, orang Sunda juga lembut. Akan tetapi, mereka lebih periang. Para prianya juga suka bercanda [ngebodor].

Nah, kalau kekasih Anda orang Sunda, Anda perlu belajar untuk menjadi lebih “asyik”: santai, senang mengobrol, ramah, dan tentunya suka bercanda. Hal tersebut juga berlaku bila Anda mulai masuk ke tengah-tengah keluarganya.

3Bila si dia orang Betawi
Berbeda dengan orang Jawa, orang Betawi tidak akan segan-segan mengatakan apa yang tidak mereka sukai, atau apa yang ada dipikiran mereka. Untuk itu, bila si dia orang asli Betawi, Anda tidak perlu merasa sakit hati apabila si dia mengatakan hal-hal yang tak ingin Anda dengar, tentang diri Anda. Bukankah kejujuran, walaupun menyakitkan, tetapi bisa memperbaiki kekurangan?

Selain itu, orang betawi juga dikenal memiliki prinsip yang teguh. Maka bila Anda ingin mendekati keluarganya, yakinilah mereka bahwa Anda memang orang yang tepat untuk mendamping anak mereka. Jangan pernah terlihat ragu-ragu di depan keluarga kekasih Anda, ya!

4Bila si dia orang Minang
Kegigihan adalah salah satu hal yang senantiasa dipegang oleh orang Minang. Maka tak mengherankan, apabila banyak pemuda minang yang kemudian merantau untuk mencari ilmu atau penghidupan yang jauh lebih baik. Selain gigih, orang Minang juga terkenal cerdas, cermat dalam keuangan, dan juga relijius.

Maka bila kekasih Anda adalah orang Minang, selain musti gigih, Anda juga harus cukup relijius. Jangan juga menjadi pribadi yang boros dan tak pandai mengelola keuangan, karena hal tersebut akan menjadi sebuah nilai minus bagi si dia.

Bagi lelaki, kalau mau mendekati keluarga si dia, pastikan Anda merupakan pejuang yang pantang menyerah, baik dalam pekerjaan maupun mendapatkan hati si dia. Untuk perempuan, pastikan Anda bukan orang yang boros, ya?

5Bila si dia orang Manado
Layaknya perempuan Sunda, perempuan Manado juga terkenal akan kecantikan dan mata yang eksotis. Hampir seperti orang Filipina, tetapi lebih manis.

Orang Manado memang cenderung suka dengan perayaan. Maka tak heran, apabila dalam momen-momen tertentu, seperti pindah rumah, ulang tahun, dan pesta pernikahan, mereka akan menggelar perayaan besar-besaran. Mengundang sanak saudara dan tentunya tetangga.

Namun hal tersebut merupakan salah satu bukti bahwa orang Manado penuh kasih. Mereka suka berkumpul dengan sanak saudara dan menjalin hubungan baik dengan para kerabat dan tetangga. Bila Anda mampu mengambil hati keluarganya, maka Anda akan sangat dicintai oleh mereka.

6Bila si dia orang Aceh
Orang Aceh, layaknya orang Padang, terkenal gigih dalam memperjuangkan apa yang ia inginkan. Selain itu, ia juga gigih dalam memperjuangkan apa yang menjadi prinsipnya. Mereka terkenal memiliki harga diri yang cukup tinggi. Maka tak heran bahwa banyak orang Aceh yang mampu mencapai kesuksesan. Maka bila kekasih Anda adalah orang Aceh, pastikan Anda adalah orang yang gigih dan tidak plinplan.

Selain itu, saat bertemu dengan keluarganya, tunjukkan bahwa Anda adalah orang yang dapat dipercaya dan memiliki prinsip.

7Bila si dia orang Batak
Orang Batak memang terkenal keras dan lugas. Kalau tidak suka, ya tidak suka. Kalau sesuatu hal tidak benar, ya tidak benar. Mereka jujur, terkenal memiliki prinsip, dan juga pantang menyerah. Maka, banyak para keluarga Batak yang rela melakukan apa saja agar anaknya bisa bersekolah tinggi, dan menjadi orang sukses. Selain itu, mereka juga terkenal percaya diri.

Nah, kalau pasangan Anda adalah orang Batak, Anda harus mampu mengimbangi sifatnya yang keras. Namun bukan berarti kalah lho, ya! Anda harus tahu kapan Anda mengalah, kapan harus mengemukakan pendapat.

Jangan sampai malah jadi debat kusir dengan si dia, ya! Orang Batak juga terkenal royal dan penolong, lho. Maka tak heran bahwa orang Batak memiliki banyak kawan.

Untuk Anda yang wanita, Anda patut berbahagia jika memiliki pasangan orang Batak. Pasalnya, ia akan memperjuangkan Anda mati-matian [bila ia begitu cinta dengan Anda], dan akan melindungi Anda sampai titik darah penghabisan.

Nah, bila Anda bertemu keluarganya, Anda harus pintar-pintar mengambil hati keluarganya. Jadilah sosok yang cerdas dan tegas. Namun, sopan santun harus tetap dijaga. «[ teks intankirana | foto worldnette.com | kover shutterstock.com]

SHARE