De Javu Gugun Blues Shelter di Kemang

0
300
Gugun Blues Shelter
Gugun Blues Shelter

Gugun Blues Shelter kembali manggung di Star Deli

Gugun Blues Shelter

Satu dekade berlalu untuk Gugun Blues Shelter [GBS]. Berawal dari sebuah bar kecil di Kemang, Jakarta di tahun 2004. Gugun, Jono, dan Bowie telah melanglang hingga ke Inggris. Mereka tampil dalam perayaan Hard Rock Calling sebagai peringatan ulang tahun Hard Rock Cafe ke-40 tahun 2011. Titel sebagai band berkelas tanah air pun tidak terbantahkan.

Pada perayaan 10 tahun GBS, trio ini kembali ke shelter pertama mereka di Star Deli Cafe, Kemang. Tidak ingin menjadi kacang lupa kepada kulit, bar kecil itu dipilih untuk menggelar sebuah gigs sebagai bentuk syukur ketiganya.

Gigs gratis itu ramai sesak oleh ratusan penggemar yang ingin melihat live performance mereka. Sampai pintu ditutup tidak menerima pengunjung lagi.

Sebelum GBS naik ke atas panggung, Gugun duduk sendiri di hadapan nasi kuning yang siap dipotong. Kami mengobrol di antara tawa, doa, dan dentingan botol beer yang beradu.

gugun blues shelter

“Ini hasil kerja keras kita, sepuluh tahun lalu waktu kita main di sini, bar ini sepi. Tapi lihat sekarang, ramai dan penuh banget sampai closed door,” terang Gugun dengan nada jumawa,” bisa dibilang ini apresiasi mereka terhadap kita.”

Gugun bercerita jika sempat berpikir keras bagaimana supaya bisa meramaikan Star Deli dengan lagu funk blues yang mereka mainkan. Tapi itu lumayan sulit, alhasil GBS cuma bermain selama satu tahun sebagai pengisi di Star deli.

Memasuki umur sepuluh tahun, Gugun Blues Shelter atau Gugun Power trio [untuk market US dan Eropa] ada kelebihan serta kekurangan dalam band ini seperti yang diakui oleg Gugun. “So far kita bisa masuk ke event apapun dengan musik yang kita mainkan. Event jazz kita main. Event rock juga main. Apa aja jadinya,” terang pria berambut gondrong yang kerap memakai topi koboi.

Hal itu ia syukuri karena lambat laun musik funk dan blues yang berkelas mulai didengarkan. Gugun sempat menuturkan kekecewaanya karena pernah dianggap musik yang ia mainkan tidak mungkin dijual untuk market Indonesia. Tapi hal itu ia tampik, dengan terus memainkan sesuatu yang ia percaya.

Gugun Blues Shelter

Sementara kekurangannya, Gugun menjelaskan, sulit untuk Gugun Blues Shelter main di daerah-daerah. Sementara menurutnya, itu merupakan hal yang penting untuk bisa mengembangkan sayap. Karena televisi tidak lagi menyajikan suatu program yang benar-benar berisi musik 100 persen. Padahal menurut Gugun, tak bisa dipungkiri jika media paling populer di Indonesia ialah televisi.

“Untuk ke depannya, gue pengin terus bisa berkarya bareng Jono juga Bowie. Karena dengan begitu artinya kita musisi yang produktif. Seorang musisi baru bisa dikatakan musisi ketika ia berkarya dengan lagu atau album,” ucap sang frontman. Doa ia yang kedua di hadapan nasi tumpeng dan sebotol beer agar GBS tetap solid ke depannya.

Gugun pun membocorkan jika sedang menggarap album ke delapan GBS. Album kedelapan itu akan mereka rilis tahun 2014 jika tak ada kendala sama sekali.

Waktu tampil pun tiba untuk Gugun Blues Shelter naik sekali lagi ke atas pangggung berukuran 2 x 3 meter sekali lagi. Gugun, Jono, dan Bowie mengulang kembali masa lalu di Star Deli, tapi dengan crowd yang penuh. Puja-puji, sing a long, dan doa penuh merebak selama tiga jam konser mereka. « [teks @HaabibOnta | foto @bagusdimsum]

GBS 4

SHARE