Kontroversi Mendiang Joan Rivers

0
145

Joan Rivers menyayangkan statement-nya tentang warga Palestina

joan_riversPerjalanan karier mendiang Joan Rivers diiringi banyak kontroversial. Komedian sekaligus pembawa acara ini sering memberikan komentar atau sindiran cukup sensasional.

Sebelum meninggal dunia Joan sempat memberikan komentar yang kontroversial tentang Gaza. Ketika media memberitahu Joan soal tragedi jalur Gaza di mana sudah ada 2000 warga Palestina yang meninggal, ia berkata “bagus, bagus.”

Ia menambahkan, “Ketika memulai perang maka harus dimulai, kita tidak usah menghitung berapa banyak yang meninggal karena mereka memang pantas untuk meninggal.”

Kemudian Joan yang keturunan Yahudi-Rusia melanjutkan ucapan lagi, “Mereka sudah disuruh keluar dari jalur itu tapi mereka tidak mau, setidaknya yang meninggal mereka yang IQ-nya rendah.”

Komentar Joan tentang Gaza jelas membuat banyak orang kaget dan murka. Joan dihujat karena dia tidak punya rasa simpati sedikit pun terhadap peristiwa Gaza, bahkan korban anak kecil pun dia tidak peduli

Semakin banyaknya orang yang menghujat, akhirnya Joan mengeluarkan statement klarifikasi melalui akun Facebook-nya:

“Saya berdoa untuk kedamaian. Saya sedih dan kecewa dengan media karena mengeluarkan statement saya di luar konteksnya. Di akhir wawancara saya mengatakan bahwa perang adalah neraka dan yang jadi korban adalah warga yang tidak bersalah itu semua karena kepentingan politik.”

Joan sangat menyayangkan apa yang dilakukan media karena hanya mengutip sebagian kecil omongan dia dan diambil bagian kontroversial saja.

Sebelum kondisinya kritis Joan sempat menghadiri acara stand up comedy, di acara itu Joan sempat bercanda mengenai kematian. “Sulit untuk menjadi tua. Aku menjadi sangat tua. Aku sekarang 81 tahun, aku bisa mati dalam beberapa detik! Pufft, seperti itu,” kata wanita yang bernama lengkap Joan Alexandra Molinsky

Joan meninggal dunia pada Kamis lalu akibat serangan jantung ketika dia sedang menjalani operasi pita suara. « [teks @fakhranarana | foto dailyslave.com]