Lima Tempat ‘Istimewa’ Fajar Nugros

0
278

“Tempat pilihan gue ini mungkin aneh dan nggak biasa.”

fajar nugros3

Setiap manusia memiliki caranya sendiri dalam menentukan sebuah destinasi melepas penat. Pilihannya bisa ke gunung, pantai, taman, atau mal.

Namun, kalau kita tanyakan kepada sutradara ternama macam Fajar Nugros, kira-kira apa ya destinasi liburan favoritnya?

Gue orang yang percaya bahwa sebuah tempat juga bisa bercerita, jadi lima tempat pilihan gue ini mungkin aneh dan nggak biasa,” ungkap sutradara yang bercita-cita membuat sebuah film tentang sejarah bangsa.

Berikut destinasi pilihan sang sutradara ini, yang [ternyata] pernah ia gunakan sebagai lokasi syuting filmnya:

1.Kawasan Sukaramai, Medan
Luntang-lantung [2014]

“Kawasan ini disebut pecinan. Orang-orang sana bilang kawasan ini ramai dengan preman, dan ketika syuting semua orang banyak ngumpul dan menjadi ramai. Tapi nggak tau kenapa gue seneng dengan suasana keramaian itu, jadi lebih terpacu untuk ngambil gambarnya, dan untungnya nggak ada yang rese atau ganggu.”

2 Bulak Kapal, Tanjung Priok, Jakarta Utara
Quennbee [2009]

“Itu tempat bangkai kapal yang udah dijual, ada juga yang udah mau karam lagi dipotong-potongin terus katanya dijual lagi besinya. Waktu itu scene action-nya Oka Antara sama Reza Rahadian. Seru banget karena syutingnya sesuai dengan seting tempatnya juga.”

3. Makam Kuburan Belanda, di Komplek Kebun Raya Bogor
Adriana  [2013]

“Tokoh yang diperankan dalam film itu representasi dari tokoh yang ada di nisan dari makam tersebut. Filmnya bukan horor, tapi pas pengambilan gambar di monitor ada cahaya biru berseliweran. Pas didatangi ke lokasinya nggak ada apa-apa. Terus Kuncen [juru kunci] makamnya bilang ada prajurit Belanda yang lagi ngawasi syuting. Agak kaget tapi semuanya lancar sampai selesai.”

4. Kawasan Pecinan, Semarang
Tanda Tanya [2011]

“Waktu itu gue masih astrada [asisten sutradara-red] dari filmnya mas Hanung Bramantyo. Di sana ada Vihara Budhayang. Letaknya di Kota Tua Semarang. Luar biasa indah tempatnya dan kebetulan gue suka tentang cerita sejarah-sejarah, jadi itu seru dan gue suka banget.”

5. Taj Mahal, India
Me and You Versus The World [2014]

Gue satu tim ke sana, ternyata kita semua nggak boleh bawa makanan  dan minuman. Pas hari itu semua berkabut, jadi itu marmernya dingin semua dan kita syuting sampai kedinginan.

“Nggak boleh makan, terus jam 12 kita udah harus keluar lagi dan ikut antrian lagi. Gue nggak ngerti kenapa bisa gitu, tapi kayaknya saat itu lagi ada ancaman bom dan itu satu-satunya tempat yang bersih di kota Agra, India, karena orang-orang di sana bebas BAB [Buang Air besar] di manapun kecuali ya di Komplek Taj Mahal itu.”

Itu tadi lima lokasi pilihan sang sutradara, meskipun tak melulu tempat atau lokasi liburan, namun Fajar mengaku sangat kagum dengan tempat-tempat tersebut dan menjadi pengalaman istimewa saat bisa berada di sana. « [teks @boyMALI | foto @bagusdimsum]

SHARE