Sandhy Sondoro Cerita Album Baru

0
358
sandi sandoro
sandi sandoro

Berikut wawancara dengan Sandhy Sondoro

sandi sandoroSandhy Sondoro terus berkarya. Dalam kiprahnya di dunia musik tanah air, ia telah membuat empat album, yang dimulainya dari Why Don’t Me [2008], Jazz In The City with Sandhy Sondoro [2009], Sandhy Sondoro [2010], dan Find The Way [2011].

Kini karya terbarunya ada di dalam album Vulnerability yang diluncurkan Juli lalu secara digital melalui  iTunes. Dan pekan ini, album terbarunya itu yang berisi 10 lagu sudah bisa didapatkan di toko-toko musik ternama di Indonesia.

Bagaimana kisah di balik album ini, yuk simak interview Ghiboo bersama Sandhy Sondoro.

kapan mulai proses pembuatannya?
April 2014. Tapi ada beberapa lagu yang berbahasa Inggris yang sudah saya persiapkan beberapa tahun sebelumnya. Jadi, 40 persen sudah selesai, terus 60 persennya saya mulai per bulan Mei dan kemudian Juli launching di iTunes.

lagu spesial di album ini?
Ada beberapa ya. Yang pasti “Kaulah” yang saya tulis buat istri saya Fitria [Ade Fitria Sechan]. Terus “For Aeshan” yang saya dedikasikan buat anak saya, buat Aeshan. Lalu ada satu lagu gubahan Diane Warren, “Devine Intervention.”

saat peluncurannya di iTunes album ini masuk dalam 10 besar. jadi apakah dapat dikatakan ini album terbaik dari sebelumnya?
Mudah-mudahan. Kayanya seperti itu. 🙂

apa makna fans bagi Sandhy?
Fans adalah yang memiliki peran utama di jalan karier musik saya. Karena tanpa adanya fans, nggak ada yang beli, dan nggak ada timbal baliknya ke saya. Jadi fans memiliki peranan yang besar sekali di karier musik saya.

itulah sedikit kisah di balik album barunya. dan Sandhy termasuk musisi yang cukup sering tampil baik di on air atau pun off air. karena itu, apa rahasianya ya untuk menjaga kebugarannya?

Saya setiap hari kardio dengan Pro Car sekitar setengah jam. Juga pasti jaga makanan. Seperti, makan nasi mungkin seminggu sekali. Terus hampir nggak pernah lagi makan malam. Minum banyak air putih dan sudah hampir nggak pernah minum soda lagi.

Dan tip sehatnya itu menutup perbincangan singkat ini. Thanks Sandhy dan semoga Vulnerability ngehits di Indonesia. « [teks @bartno | foto @bagusdimsum]

SHARE