Kupas Video Gila Lari Bersama Gofar

0
395

Penyiar Drive’N Jive Hard Rock FM ini mengisahkan pengalaman mengendari bajaj ‘hijau’

Gila Lari

Ajang tahunan Jakarta Marathon 2014 akan kembali menyapa Jakarta. Tahun ini tahun keduanya. Setiap keluhan di tahun lalu dicoba diperbaikinya. Bila ingin tahu apa saja keluhan itu, silakan bacaJakarta Marathon Lebih Baik ya.

Pada penyelenggaraannya di tahun 2014 ini, pihak panitia telah mempersiapkan video unik untuk menarik lebih banyak peserta. Video itu bernama #GilaLari – Mandiri Jakarta Marathon 2014.

Gambar bergerak yang dipublikasikan pada 8 Agustus lalu di YouTube dan berdurasi 1,54 menit ini menceritakan pengendara bajaj ‘hijau’ [a.k.a. ramah lingkungan] keliling Jakarta. Dan yang melihat video ini sudah mencapai 1,088,913 [dicek pada 12 September, pukul 11.37].

Menurut kami, replika bajajnya mirip sekali. Bisa dikatakan 90 persen mirip. Namun bedanya, bajaj ‘hijau’ ini bertenaga manusia. Iya tanpa roda, dan hanya dengan dua kaki milik si pengendara, bajaj dapat melaju di jalan raya.

Bagaimana bisa secepat itu viewers-nya, padahal belum sampai sebulan lebih? Rasa penasaran ini kami coba gali lewat interview langsung dengan peran utamanya, si supir bajaj, Gofar Hilman.

kata Gofar mengenai bajajnya

Berat bajaj  35 kg.
Bahan pembuat  Materialnya serupa dengan yang asli. Dari plat tipis untuk body dan kacanya dari mika. Serta terpal-terpalnya asli semua. Makanya beratnya 35 kg.
Pembuat  tim kreatif Cineprime

Gofar dan aksesoris

Alasan lo yang terpilih  Karena mereka menganggap gue cukup nggak tahu malu, hahaha. Dan video ini lepas tanpa script.
Berapa kamera  Ada dua Go Pro dan dua hidden cam.
Total kru  Tambah dua kameramen lagi.
Syuting  One day take dari pagi sampai sore.
Waktunya  Senin, dua minggu setelah lebaran.

jalur dan cedera

Rute  Pertama dari Gambir, terus ke Monas. Dari Monas jalan ke HI lewat Tanah Abang, dan berakhir di kota tua.
Ada yang seru  Kerennya lagi, sehari sebelum syuting gue kecelakaan mobil di jalan tol. Jadi mobil gue ringsek setengah dan tangan kanan gue nggak bisa diangkat. Jadi makin harus deh nerima syutingnya, karena kan gue harus betulin mobil, hehehe.
Rasanya memanggul bajaj dalam kondisi itu  Pertama-tama masih enak, pas udah siangan ‘dikit, jam 11-an, setiap 10 menit sekali diurut bahu gue.

 

seputar video #GilaLari 

Apakah banyak yang minta foto bersama bajajnya?  Banyak, dan sepanjang jalan ada saja.

Ada momen, lo menuju ke kerumunan pendemo, ide siapa itu?  Ide gue. Pastinya bakalan oke tuh cuy lagi demo-demo hidup capres A, hidup capres ini. Kita datangin pasti seru tuh. Tapi teman gue agak kuatir, takut digebukin. “Ntar digebukin nggak Far? Ya nggak lah! Nggak mungkin digebukin. Masak depannya ada polisi mau digebukin? ‘Kan kita bajaj. Kita ‘kan kocak-kocakan, pasti jadi pusat perhatian nih”. Akhirnya jadi dengan modal nekat ‘gitu.

Lalu kemudian ada dua bule yang jadi penumpang lo, sampai sejauh mana mereka ikutan?  Cuma tiga kali putaran di kota tua.

Ada lagi yang ikutan jadi penumpang di sana?  Ada, cuma yang diambil dikit. Ada ibu-ibu, bapak-bapak…

Setelah itu lo diomelin sama petugas keamanan di Gambir. Selain omelan itu ada lagi yang lain?  Oh ada, gue pernah ditilang polisi. Sayang aja audionya nggak kerekam. Coba kalo kerekam, itu pasti dimasukin. Jadi dialognya itu ‘gini:

Polisi  Kamu gimana ini, coba lihat SIM, segala macam bla, bla, bla
Gofar  Saya nggak ada, Pak
Polisi  Kamu ‘gini-gini segala macam, ini melanggar, ini, bikin macet orang
Gofar  Lah, saya kan nggak naik kendaraan, Pak. Saya ‘kan jalan kaki. Masak jalan kaki mesti pakai SIM? Ini buktinya nih ini ini.. Terus polisinya baru lihat bawah.
Polisi  Wah bener juga nih gimana nih ya… Kamu ngapain ‘gini-‘gini?
Gofar  Ini kostum saya Pak! Setiap hari saya kerja kayak ‘gini..
Polisi  Wah, kamu orang gila! Ya udah jalan, jalan!

Hahaha, ‘gimana rasanya lari dengan kostum itu?  Larinya susah banget cuy! Jadi itu beratnya memang 35 kg dan lo harus lari ‘gitu ‘kan. Tapi karena gue ngelakuinnya seneng, jadi kayak nggak berasa. Berasanya itu pas malam. Waduh badan gue sakit-sakit ‘gitu.

Nah, lo sendiri bakal ikut lari nggak di sana?  Kayaknya ikut deh. Kalaupun nggak ikut, gue kayaknya ngisi acara di situ.

Lalu kapan kostum bajaj itu dipake lagi?  Pas hari itu juga [26 Oktober Jakarta Marathon dimulai-red]. Jadi gue udah siap-siap fitness seminggu nih, untuk pakai kostum bajaj lagi, hehehe..

G-Readers ada yang sampai gila lari seperti ini? « [teks @bartno | foto @pergijauh | Bank  Mandiri]

SHARE