Danau Kaco yang Penuh Misteri

0
2575

Danau Kaco yang tembus pandang

37Danau Kaco Kerinci

Cerita tentang kecantikannya membuat banyak orang ingin membuktikannya langsung. Mendatanginya meski harus jauh-jauh berkunjung ke Desa Sempur, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, dan masih berada dalam naungan Taman Nasional Kerinci Seblat [TNKS].

Meski terletak di atas bukit dengan ketinggian 1.289 mdpl, tempat ini tetap tersohor karena kecantikannya. Bagaimana tidak, danau dengan ukuran 30 x 30 meter ini menyilaukan setiap mata yang memandangnya karena warna biru dan kejernihan airnya.

Bagaimana jika ingin melihat langsung danau cantik bernama Danau Kaco ini? Sebenarnya tidak susah, tapi juga tidak begitu mudah untuk mencapainya. Anda harus menyediakan waktu sekitar tiga sampai empat jam berjalan kaki menuju lokasi danau. Pertama, datanglah ke Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, melintasi kawasan TNKS.

Jika ingin membawa kendaraan, hanya bisa sampai ke Benteng Depati Parbo. Jika ingin lebih dekat mengenal tempat tersebut, Anda bisa mampir dan berbincang dengan penduduk. Ada baiknya juga Anda pamit kepada orang ada setempat. Karena orang daerah sana, masih mempercayai, bagaimanapun juga, tempat itu adalah wilayah mereka yang harus diperlakukan dengan baik, dan yang ingin berkunjung harus dengan niat yang baik juga.

Setelah memulai perjalanan dari Desa Lempur, Anda akan menemukan sebuah jalur setapak. Mudah untuk dilalui, dan track yang terlihat jelas. Hanya saja, Anda perlu berhati-hati karena jalan terkadang berlumpur. Salah langkah sedikit, Anda bisa masuk dalam kubangan lumpur.

Setelah berjalan melewati pemandangan kanan kiri yang dipenuhi tumbuhan khas hutan tropis, Anda akan sampai pada sebuah shelter. Di shelter ini, Anda bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan yang sedikit lebih menantang.

Melanjutkan perjalanan, Anda akan melewati sebuah area yang dipenuhi pohon bambu yang membentang sepanjang 800 meter. Setelahnya merupakan bagian seru selama perjalanan menuju Danau Kaco. Karena Anda akan menyebrangi sebuah sungai dengan berjalan kaki. Namun disarankan, jika sedang musim hujan, Anda tida melewatinya, karena sungai bisa meluap dan menjebak pengunjung di sana.

Usai melintasi sungai, Anda masih harus melewati jalan berliku sampai akhirnya menemui sebuah tanjakan terakhir yang akan mengantarkan Anda melihat keindahan alam yang kecantikannya dipenuhi misteri. Keindahan apa saja yang bisa didapatkan di Danau Kaco ini?

L1Anda akan mengerti mengapa danau ini bernama Danau Kaco. Kaco dalam bahasa Indonesia berarti kaca. Air di permukaan danau ini sangat jernih. Saking jernihnya, Anda bisa melihat benda apapun yang ada di dalamnya, termasuk ikan-ikan yang berenang bergerombol. Karena itulah masyarakat setempat menganggap permukaan danau ini seperti kaca yang tembus pandang.

L2Anda akan pulang dengan sebuah mitos baru. Di mana, orang ada setempat mempercayai bahwa danau ini dulunya memiliki kisah yang menyedihkan. Terdapat seorang putri yang cantik jelita dan membuat banyak pria ingin meminangnya.

Banyak pria itu pun lantas menitipkan batu mulia sebagai barang peminang kepada Raja Gagak, ayah sang putri. Namun karena keserakahannya, raja itu justru menodai sang putri dan membenamkan sang putri ke dalam danau bersama dengan batu mulia peminangnya. Konon, warna biru yang dimiliki danau tersebut, berasal dari batu mulia yang tenggelam bersama sang putri.

L3Anda akan percaya ciptaan Tuhan selalu sempurna. Warna biru dari danau dan kejernihan airnya selalu membuat orang bertanya-tanya. Banyak yang mencari tahu dari manakah warna biru itu berasal. Beberapa orang memperkirakan warna biru itu berasal dari kedalaman danau.

Sehingga setelahnya ada beberapa peneliti yang mencari tahu kedalaman danau ini. Tapi sayang hingga kini, belum ada hasil pengukuran akurat yang dapat menjelaskan berapa kedalaman danau cantik ini. Mungkin Tuhan sengaja membuat ciptaannya menjadi hal yang misterius.

L4Bukan hanya berwarna biru, tapi juga cahaya benderang. Selain berwarna biru, danau ini juga mengeluarkan sinar terang ketika malam tiba. Apalagi saat bulan purnama. Karena itu banyak pengunjung yang memilih bermalam di sekitar danau saat purnama datang. Konon, menginap di pinggir danau saat purnama, tak membutuhkan penerangan lagi. Karena Danau Kaco telah menyediakan penerangan tersebut buat Anda.

L5Selalu ada keajaiban di Danau Kaco. Belum habis pertanyaan tentang asal muasal warna biru dan cahaya yang datang dari danau, kini bertambah satu lagi misteri di Danau Kaco. Bagi Anda yang sudah pernah ke sana, katanya akan mudah sekali melihat Ikan Semah [ikan endemik Kerinci] yang berenang dari atas danau.

Namun dari percakapan orang sekitar, jika ingin menangkap ikan di danau ini harus dengan niat yang baik dan jelas. Jika tidak, satu pun ikan tidak akan pernah Anda dapatkan. Ini boleh dipercaya dan boleh juga tidak. « [teks @nandiyanti | foto berbagai sumber]

SHARE