Emma Watson, Feminisme, dan Ancaman

0
237
PBB Emma Watson

Emma Watson mendukung kampanye HeForShe

emma-watsonEmma Watson [24 tahun] tidak hanya cantik, ia juga pandai berakting. Pada Ahad kemarin, bintang film Harry Potter itu berada di Markas Besar PBB New York, Amerika Serikat. Ia tidak sedang berakting di situ, melainkan diminta berpidato mengenai feminisme yang terjadi dalam kehidupan. 

Emma mendukung kampanye HeForShe yang mengambil masalah tentang ketidaksetaraan gender. Sudah sejak enam bulan lalu ia bergabung menjadi utusan PBB dalam UN Women [United Nations Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women]. Dirinya merasa terhormat karena bisa menjadi salah satu wanita yang berjuang untuk kesetaraan gender, antara pria dan wanita.

Menurutnya, seorang wanita berhak mendapatkan haknya dalam hidup, tidak dibedakan dengan hak pria, misalnya dalam berpendapat atau mengekspresikan diri. “Jika pria diberi kebebasan, wanita juga jangan dibatasi,” ungkap Emma.

Emma, sarjana Sastra Inggris dari Universitas Brown,  mulai merasa adanya ketidaksetaraan gender saat umurnya delapan tahun, ketika ia disebut bossy oleh teman-temannya karena mengatur drama yang dibuat olehnya dan teman-temannya untuk orang tua. Sementara jika laki-laki yang mengatur tidak disebut bossy.

Ternyata kampanye HeForShe Emma dalam PBB ini berubah menjadi sebuah ancaman untuknya hanya dalam hitungan jam setelah pidato. Menurut sebuah sumber, Emma Watson menjadi salah satu target aktris pelecehan dan ancaman di website berlogo 4chan.

Situs ini disebut-sebut sebagai situs yang membocorkan foto-foto pribadi artis Hollywood, seperti Jennifer Lawrence dan Kim Kardashian.

Namun Emma Watson tidak perlu khawatir, saat ini dirinya mendapat perlindungan dan dukungan besar dari para kaum feminis untuk melawan ancaman dari para hacker. « [teks[email protected]foto www.bbc.co.uk/indonesia]