Masukan IDP Terhadap Wisata Raja Ampat

0
157

Indah Dewi Pertiwi a.k.a IDP berharap pemerintahan lebih memerhatikan Raja Ampat

idp 3-resize

Laut dengan gradasi hijau hingga biru, pasir putih, dan kondisi alam yang masih belum terjamah oleh tangan-tangan perusak memang menjadi gambaran asli Raja Ampat sebagai salah satu obyek wisata di Timur Indonesia.

Walaupun Raja Ampat indah dan tersohor, penyanyi Indah Dewi Pertiwi [IDP] merasa masih ada kekurangan di objek wisata itu. 

Menurut IDP, yang telah berlibur ke sana, fasilitas yang tersedia belum menunjukan kalau wilayah kepulauan tersebut menjadi salah satu tempat pilihan traveller dunia.

“Aku beberapa waktu lalu ke Raja Ampat, sumpah itu bagus banget, lautnya bersih, pantainya indah,  kayak cerita orang-orang yang sudah pernah ke sana. Perjalanan ke sana cukup lama, tapi pas sampai ke sana hati agak miris karena listriknya terbatas,” ceritanya saat berkunjung ke kantor redaksi Ghiboo beberapa waktu lalu.

Perempuan yang lahir di Kota Bogor pada 30 Januari 1991 ini menambahkan, listrik yang sudah menjadi kebutuhan dasar, malah sangat terbatas di wilayah Kepulauan Wayag yang menjadi pulau terjauh.

“Raja Ampat itu destinasi wisata kelas dunia, tapi kalau listriknya pakai genset dan nyalanya aja cuma 12 jam karena bukan dari aliran listrik resmi, ‘kan sayang banget,” katanya. “Jadi kesannya wilayah Wayag nggak mendapat perhatian dari pemerintah karena dia jauh dari mana-mana.”

Selain masalah listrik, ternyata perempuan penyuka segalam jenis kerupuk ini juga menyimpan masalah pribadi saat melakukan travelling ke pantai. Dia ternyata tipe perempuan yang takut kulitnya menjadi lebih gelap setelah bermandi sinar matahari di pinggir pantai.

“Ini kontra banget, jujur aku suka banget liburan di pantai ketimbang di gunung, tapi aku juga masuk dalam kelompok perempuan takut kulitnya jadi hitam. Kalau liburan di pantai, aku ya paling cuma sebentar, main-main di laut, foto-foto, langsung cari tempat neduh, nggak kayak orang-orang yang bisa lama berjemur gitu,” tuturnya tersipu malu.

Walaupun begitu, pemilik album Hipnotis [2010] itu tetap menegaskan kalau ia tetap menyukai travelling ke pantai dan laut. Dan di akhir obrolan, ia sedikit memohon kepada pemerintah memperhatikan aliran listrik di wilayah Raja Ampat. “Kasihan mereka punya obyek wisata kelas dunia tapi listrik dan fasilitas umum lainnya terbatas banget,” ujarnya, berharap. «[teks @boyMALI | foto @bagusdimsum]

SHARE