Menjaga Bumi Lewat Makanan

0
107
Agritektur

Lewat kampanye Eat Local, Agritektur perkenalkan cara menjaga bumi

Agritektur
Agritektur

Produk bahan pangan impor banyak dipilih warga kota karena memiliki kualitas yang lebih baik. Tapi menurut Agritektur, ada hal lain yang perlu diperhatikan dan itu penting untuk kebaikan konsumen sekaligus turut serta menjaga bumi.

[Agritektur adalah sebuah komunitas pemuda kreatif dari Bandung, Jawa Barat, yang peduli akan pertanian Indonesia.]

Karena itu, Agritektur semangat untuk mengkampanyekan “Eat Local“. Ketua Agritektur, Robbi Zidna Ilman menjelaskan, “Eat local adalah sebuah kampanye mandiri yang bertujuan untuk menyelamatkan bumi dengan cara membeli dan makan makanan lokal.”

Mengapa harus lokal? Ini dia alasan yang dikemukakan Agritektur:

1. Bahan pangan impor berada ratusan kilometer jauhnya. Semakin jauh jarak yang ditempuh oleh bahan pangan sebelum diterima konsumen maka semakin banyak energi yang terbuang yang tentu saja makin berdampak pada perusakan bumi.

2. Terkadang, bahan pangan impor dipanen sebelum waktunya. Hal ini untuk menjaga agar tidak busuk ketika sampai di tangan konsumen sehingga nutrisi yang terkandung pun belum maksimal.

3. Produk lokal, meskipun bukan bahan pangan organik, memiliki rasa yang lebih baik dan nutrisi yang lebih tinggi karena dipanen pada saat benar-benar matang dan dijual segera setelah komoditas tersebut dipanen.

4. Dengan membeli produk lokal, secara tidak langsung telah mendukung para petani lokal dan membantu perekonomian mereka.

Belum lama ini, Agritektur menyelenggarakan kegiatannya di Jakarta [26-27 September 2014], tepatnya di area parkir The Stacks Burger Kemang. Di sana digelar komoditas petani lokal.

Makan dan makanan adalah salah satu aspek dalam kehidupan kita yang meskipun dilakukan dalam skala kecil dapat memberikan hasil yang besar. Kita makan bisa sampai empat kali dalam sehari, jika semangat Eat Local kita mulai dari sekarang, bayangkan betapa besar partisipasi kita dalam menyelamatkan bumi jika ini dilakukan terus-menerus. “You are what you eat, itu benar dan mulai sekarang makanlah makanan yang dapat menjadikan bumi lebih baik dan sekaligus menolong petani,” ujar Robbi kepada Ghiboo lewat surat elektronik. « [teks @bartno | foto Agritektur]

SHARE