Pasukan TNI-AU Bebaskan Sandera

0
232

Paling tidak ada empat latihan antiteror dalam setahun.

Pasukan TNI-AU

Menjaga keamanan, mengantisipasi teror, mengatasi kekacauan, dan menjaga kestabilan menjadi tugas penegak hukum negara. Maka, persiapan dan pelatihan diperlukan selalu untuk menjaga performa dan kualitas penegak hukum negara.

Angkatan Udara Tentara Nasional Indonesia atau TNI-AU, dalam rangka itu pada Sabtu lalu, melakukan pelatihan antisipasi terorisme di Atria Residences Gading Serpong, Tangerang, yang diikuti oleh 50 tentara dalam Detasemen 902/Aksus Sat Bravo’90 Paskhas, dalam seragam hitam khas.

Skenarionya, “Hotel ini ada penyanderaan, dalam hal ini orang VIP yang sedang menginap di sini. Karena itu masih kategori penegakan keamanan, tentunya polisi diskenariokan sudah mentralisasi area ini. Dari informasi yang sudah didapat, bahwa dari kekuatan teroris itu, baik persenjataan maupun personil yang didalamnya itu tidak mampu dilumpuhkan oleh kekuatan kepolisian setempat. Oleh karena itu, sesuai dengan kebijakan komando atas sehingga harus menurunkan satuan khusus TNI, kali ini kami dari satuan Bravo melumpuhkan sasaran tersebut. Itu skenarionya secara singkat,” jelas Komandan Detasemen 902/Askus Sat Bravo’90 Paskhas TNI-AU, Mayor TNI Jumongga Sitinjak.

Aksi pasukan antiteror TNI AU diawali dengan persiapan satuan yang bergerak menuju DP SAS [Daerah Persiapan Sasaran] yang berada di Ruko Paramount Dotcom-Komplek Paramount Enterprise. Setibanya di DP SAS, kelompok pengaman [POK PAM] melakukan penyusupan ke DP SAS hingga mencapai kedudukannya di Rooftop Atria Residences Gading Serpong. Lalu, kelompok penyerbu melakukan aksi rappelling turun dari Rooftop menuju ke sasaran untuk melaksanakan penyerbuan dan pencarian barang bukti. Selanjutnya, kelompok pengaman dan kelompok penyerbu melakukan evakuasi dan penahanan terhadap para teroris serta pengamanan sandera keluar dari wilayah sasaran, yaitu Atria Residences Gading Serpong-Komplek Paramount Enterprise.

“Kami gembira Atria Residences Gading Serpong menjadi tempat yang dipilih oleh satuan TNI-AU sebagai tempat latihan dalam menghadapi beragam aksi teror. Ini menjadi pengalaman dan pembelajaran berharga buat kami juga,” ujar Evriansyah, Executive Assistant Manager Atria Residences Gading Serpong.

Pelatihan ini memakan waktu lebih kuran 2,5 jam dan skenario pelatihan berjalan dengan baik. « [teks & foto @bartno]

SHARE