Taman Film Bandung, Sarana Hiburan Terbaru

0
509

Main dan nonton gratis di Taman Film Bandung

taman film

Ke Bandung yuk? Bosan? Tentu tidak. Meski sekarang banyak yang mengeluhkan kepadatan lalu lintas kota Bandung sudah seperti di Jakarta, namun kota yang satu ini tak ada habisnya untuk dieksplorasi. Contohnya saja, belum lama Ridwan Kamil, sang walikota meresmikan Taman Jomblo yang kontroversial karena namanya. Setelahnya, kini ia kembali merilis sebuah taman terbaru di Kota Kembang ini.

Taman terbaru kali ini merupakan taman sarana tempat menonton gratis bagi siapapun. Taman tersebut diberi nama Taman Film. Baru saja diresmikan pada 14 September lalu, taman ini sudah menyedot banyak perhatian.

Taman ini terletak di kolong Jembatan Pasteur-Surapati [Pasupati], Jakan Kebon Bibit, Kota Bandung. Perencanaannya sudah sejak Maret lalu. Dan akhirnya terealisasi dari total dana Rp 1.1 miliar, yang didapat dari penyumbang lokal ataupun Komunitas Film Bandung.

Tak perlu repot-repot memikirkan wujud si taman baru ini. Karena konsepnya adalah ruang terbuka yang membebaskan siapapun ikut bergabung menonton film yang sedang ditayangkan. Dengan luas 1.300 meter persegi, tempat ini mampu menampung ratusan warga yang membutuhkan hiburan atau sekadar ingin menghilangkan penat bersama dengan teman-teman atau dengan keluarga.

Tempat ini memang terbuka, namun tak sepenuhnya tak beratap. Karena berada di kolong jembatan, tentunya taman ini beratapkan jalan layang yang terbentang di atasnya. Ini menjadi salah satu trik menarik sang walikota untuk memastikan layar sebesar 4×8 meter yang terpasang di salah satu tiang penyangga jalan layang tetap beroperasi dengan baik.

Lalu konsep desainnya seperti apa? Tempat ini benar-benar bebas. Tidak menuntut pengunjungnya harus berdandan atau berpakaian rapi. Karena, dari segi fungsi, tempat ini didesain untuk berkumpul. Tak ada tempat duduk khusus atau sekat alias duduk bersama di bawah, lesehan.

Tempatnya dibentuk seperti sengkedan petakan sawah. Berundak-undak dan berwarna hijau lengkap dengan rumput sintetis, sehingga memberikan kesan segar kepada siapapun yang datang ke sana. Undakan di taman ini berjumlah tujuh tingkat, dengan luas petakan satu dan lainnya berbeda-beda. Sehingga satu petaknya mampu menampung sekelompok orang bersamaan.

Nantinya, Taman Film ini akan dikelola Komunitas Film Bandung dan Dinas Pertamanan Kota Bandung. Setiap harinya akan diputar berbagai jenis film, baik film lokal seperti film Indie Bandung, film nasional ataupun film internasional asal Hollywood, Bollywood, Korea bahkan bisa juga digunakan untuk acara nonton bareng siaran sepakbola.

Karena baru saja diresmikan, tentunya tempat ini masih butuh polesan sana-sini agar jadi salah satu destinasi liburan keluarga bagi warga lokal Bandung ataupun warga luar Bandung. Misalkan saja, diharapkan adanya penyangga dan tadahan tampias air hujan yang mungkin membasahi ruang terbuka tersebut di bagian samping. Dan juga dibutuhkan lampu-lampu untuk mempercantik taman tersebut jika malam tiba.

Dan yang jadi pekerjaan rumah bagi kita semua tentunya adalah menjaga taman tersebut agar selalu terawat dan bersih. Sebelum dibangun, tempat tersebut merupakan kawasan kumuh. Kini telah disulap menjadi salah satu taman yang cantik. Kalau tempat tersebut terjaga pastinya taman tersebut juga akan menjadi incaran para wisatawan baik dalam ataupun luar negeri. « [teks @nandiyanti | foto berbagai sumber]