Food Blind Test with Tabula Rasa

0
305

Seberapa peka lidah mereka?

G-Readers sudah nonton Tabula Rasa? Film produksi LifeLike Pictures besutan sutradara Adriyanto Dewo ini tengah tayang di bioskop-bioskop Indonesia. Bergenre drama, film ini terbilang unik karena mengangkat tema tentang makanan tradisional Indonesia.

Dikisahkan Hans, pemuda asal Papua, bercita-cita menjadi pesepakbola profesional. Namun, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, sebuah kecelakaan mengandaskan mimpinya itu. Hans yang tak lagi bisa menjadi pesepakbola merasa masa depannya hancur. Nasib kemudian mengantarkannya bertemu dengan Mak, pengusaha rumah makan Padang yang jatuh iba kepada pemuda asal Serui, Papua itu. Berhasilkah Hans mengubah jalan hidupnya?

tabularasa5
Vino G Bastian, Adriyanto Dewo, Sheila Timothy, Jimmy Kobogau, Ozzol Ramdan

Rabu kemarin, Ghiboo kedatangan filmmaker dan casts Tabula Rasa. Produser Sheila ‘Lala’ Timothy, associate producer Vino G. Bastian, sutradara Adriyanto Dewo, dan dua pemain Jimmy Kobogau [Hans] serta Ozzol Ramdan [Natsir] mampir dan disambut Editor in Chief @hagihagoromo di ruang redaksi kami. Obrolan panjang tentang proses syuting Tabula Rasa dan perkembangan film Indonesia mengalir lancar. Mereka belum tahu, kami sedang menyiapkan sesuatu yang spesial buat kelimanya.

Karena tema film mereka bercerita tentang makanan, di akhir pembicaraan, Ghiboo berniat menjajal kepekaan lidah mereka terhadap makanan-makanan Indonesia dalam Blind Food Test. Mata mereka ditutup dan di hadapan kelimanya kami hidangkan enam mangkok tertutup. Mereka harus mencicipi tiga menu yang disediakan serta harus menuliskan nama makanan dengan benar.

“Wah, kita mau diapain nih?” begitu gumaman di antara mereka.

Tak hendak membuang banyak waktu, setelah mata mereka ditutup, mangkok pun mulai dibuka. Sendok-sendok pun didekatkan ke hidung, sebelum akhirnya meluncur masuk ke dalam mulut, mengantarkan menu rahasia menjumpai lidah mereka.

tabularasaKarena terlalu bersemangat, hidangan yang didekatkan ke mulut Jimmy pun sukses menyentuh hidungnya. Tapi sepertinya yang empunya hidung tak ambil pusing, karena lebih fokus menebak makanan yang saat itu tengah dicecap lidahnya.

Karena hanya boleh mencium aroma dan mencicipi sedikit makanan tersebut, mereka terlihat bingung dengan hidangan tersebut. Kemudian mangkok pun ditukar dan secara bergiliran masing-masing mencicipi tiga menu.

tabularasa3“Ini agak aneh nih!” kata Lala saat mencicipi satu menu tanpa bisa melihat bentuk rupanya. Sementara Adri terlihat antusias dengan sendokan yang baru saja masuk ke mulutnya. Sepertinya dia sudah tahu menu yang jadi favoritnya itu.

Berbeda dengan ketiga temannya, Vino dan Ozzol tampak lebih tenang. Agar rasa dari setiap menu tak berbaur di lidah, mereka meminta minum untuk menetralisasi mulut keduanya.tabularasa2

Raut wajah kelimanya sangat beragam. Mulai dari bingung, aneh, sampai mengernyitkan dahi karena berpikir. Saat suapan kedua dan ketiga mulai masuk ke dalam mulut mereka, aura kebingungan pun kian bertambah. Dengan bumbu-bumbu masakan Indonesia yang sangat beragam membuat mereka kian pusing. “Aduh! Apaan nih namanya?” Vino menggumam. Ia tampak tengah berpikir keras.

tabularasa6Saat mata kelimanya dibuka, mereka dipersilahkan menulis ketiga menu makanan yang sudah dicicip tadi. Mereka pun masih menunjukkan ekspresi-ekspresi bingung. Tetapi karena tak ingin diledek, dengan ke-sok-tahu-an mereka, akhirnya tertulislah tiga menu makanan yang mereka rasa benar. Karena bingung dan tidak tahu nama makanannya, Ozzol Ramdan hanya menulis “Toge kol… apa ya?” Sementara Lala menulis, “Tumis daging, tauge, petis, terasi”. Itu sih, semua bahan dia tulis, karena tidak tahu namanya.tabularasa7

Akhirnya, kami semua membuka kelima mangkok yang jadi menu misteri dalam acara ini. Kelimanya adalah Nasi Tutug Oncom dari Bandung, Rujak Cingur dari Surabaya, Gulai Otak dari Minang, Ikan Kuah Asam dari Maluku, dan Tahu Telor dari Semarang.

Inilah hasil jawaban mereka:

Sheila Timothy  pindang ikan/ikan kuah kuning, nasi oncom, tumis daging tauge petis terasi.

Vino G Bastian  gulai ikan, tahu telor, ikan kuah asam

Adriyanto Dewo  nasi + tempe bacem, rujak cingur, oseng-oseng tahu

Jimmy Kobogau  kulit sambal terasi, ikan kuah kuning, sayur nangka

Ozzol Ramdan  toge kol apa ya, gulai kepala kakap, nasi tutug oncom

 

Mayoritas dari mereka hanya dapat menebak satu dari tiga makanan yang mereka cicip. Saat diberi tahu jenis makanan yang sudah meluncur ke mulut barusan, mereka hanya bisa ber oh-oh sambil tertawa geli. Kepekaan mereka terhadap makanan pun sudah teruji.

Daaaaan, Vino-lah yang memenangkan pertandingan Blind Test Food ini. Ia berhasil menebak dengan benar dua dari tiga makanan yang sudah ia cicipi barusan.

Cerita dan keseruan mereka menebak makanan bisa ditonton di sini. « [teks @[email protected] | foto @maaymayang| video @ajiotoy dan @maaymayang]

SHARE