Prak, Bum, Dung, STOMP Beraksi

0
200

Instrumen sederhana dengan bebunyian istimewaSTOMP

Awal Oktober ini, panggung Teater Jakarta di Taman Ismail Marzuki [TIM] kedatangan penampil dari Inggris. Beranggotakan selusin personel, para seniman ini menamakan dirinya STOMP. Mereka adalah para musikus yang menampilkan pertunjukan musik, teater, tari, dan komedi secara bersamaan.

Pertunjukan mereka terbilang unik, karena –alih-alih menggunakan instrumen musik biasa– STOMP mempertunjukkan kemampuan setiap personelnya memainkan alat-alat rumahtangga berbahan dasar kayu, bambu, karet, plastik, kaca, dan logam. Ternyata dari botol, tempat sampah, galon air mineral, ban bekas, panci, dan alat-alat sederhana di sekitar kita, dapat mereka mainkan dengan komposisi bebunyian yang harmonis.

Untuk pertama kalinya STOMP perform di Jakarta dan menampilkan pertunjukan yang spektakuler. Pada temu media yang digelar di Teater Jakarta TIM, Jakarta Kamis [02/10], STOMP memperlihatkan tiga tema untuk demo perform-nya kali ini. Mereka menggunakan sapu, bambu, dan tepukan tangan serta hentakan kaki secara bersamaan. Dan benar saja, penonton dibuat tercengang menyaksikan penampilan mereka.

Meski terlihat apik, ternyata di balik pertunjukan yang unik dengan alat-alat sederhana ini, juga ada kesulitannya. “Alat yang agak sulit untuk dimainkan adalah bambu. Karena kami harus menghentakkan bambu ke lantai dan sekaligus memukulnya secara bersamaan,” ujar Serena Morgan. Dara berkulit gelap ini sudah bergabung dengan STOMP sejak 2011. Selain membicarakan kesulitan memainkan bambu, para pemain STOMP juga mengaku tak sembarangan memilih panggung teater. Mereka melakukan seleksi pada setiap panggung sebelum tampil. Dan di Jakarta, terpilihlah Teater Jakarta TIM.

STOMP didirikan di Brighton, UK, pada musim panas 1991. Mereka terdiri dari sejumlah seniman dari beberapa negara. STOMP pertama manggung pada London’s Bloomsbury Theare dan pada Assembly Rooms di Edinburg. Di sana mereka langsung menuai The Guardian’s Critics Choice serta menyabet The Daily Express Best of the Fringe Award. Kini STOMP digawangi Adam Buckley, Andre Fernandez, Angus H Little, Emma King, Iang Vincent, Louise Durand, Michael Landis, Phil Batchelor, Reggie Talley, Serena Morgan, Shae Carroll, dan Simon Watts.

Dipromotori Ismaya Live, STOMP akan tampil di Teater Jakarta TIM hingga Senin, 6 Oktober 2014. Informasi lebih lanjut bisa didapatkan di @ismayalive atau di ismaya.com/stomp. « [teks @chitaamelia | foto @nosasha]

SHARE