Bisnis Baru Ivy Batuta

0
303

Ia mengumpulkan dan memanajeri para juru cuap-cuap

McM
McM

Kiprah penyiar dan MC kondang Ivy Batuta masih cemerlang. Selain mengudara lewat 90.4 Cosmopolitan FM Jakarta dalam program Happy Hour, ia juga masih terus memandu sejumlah acara dan program televisi. Kini, Ivy yang pernah bermain di film thriller Miracle ‘Menantang Maut’ dan Lantai 13, melebarkan sayap dalam dunia bisnis dengan menjadi salah satu pendiri McM atau Master of Ceremony Management.

“Kami melihat peluang bisnis yang menjanjikan di bidang ini. Oleh karena itu kami memutuskan untuk mendirikan talent management agency yang berbeda dengan agency yang sudah ada. Kami fokus pada 2 hal: Pertama, pada pengelolaan dan pengembangan talent yang berhubungan dengan keahlian komunikasi saja seperti MC dan presenter. Kedua, pada pencapaian kemampuan talent kami dalam membawakan acara yang menuntutnya untuk bilingual,” ucap Ivy Batuta mewakili pendiri McM.

Formasi McM terdiri dari 12 MC dan presenter yang sudah berpengalaman dan memiliki latar belakang beragam. Mereka adalah Ivy Batuta, Vivit Kavi, Melissa Karim, Rahmah Umayya, Santi Bonis, Nita Sofiani, Cherisha Lidia, Zulfikar Naghi, Danar Gumilang, Mario Patrick, Ojip Ismaputra, dan Rendy Wicaksana. Para talent ini adalah individu yang sudah memiliki pencapaian sendiri di bidang MC dan presenter, bahkan juga di sektor entertainment lainnya seperti model, penyanyi, bahkan bintang teve, dan film.

Talent adalah asset utama McM, dan kami merasa bersyukur bahwa talent-talent yang luar biasa ini bergabung dengan McM dan masing-masing dari mereka sudah memiliki ‘presence’ sendiri di profesi ini dan profesi lain,” jelas Ivy.

Selain Ivy, ada empat profesional yang bergerak di bidang PR yang menjadi bagian dari pendiri McM. Mereka adalah Abi Farman, Tussy Hapsary, Edu Napitupulu, dan David Rayadi.

Dalam pengenalan McM kepada Media, diikuti juga dengan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan beberapa brand dan perusahaan, seperti Galeries Lafayette, Shu Uemura, L’oreal Professionnel, Allianz, Dua Synergy Communications, CMI, Unlimited, Look Inc., Maritage Indonesia, dan Asia Reksatama Investa. « [teks @bartno | foto @DonT_D4 | McM]

SHARE