Jambore Nasional Blazer Indonesia Club

0
414

Berbagai kegiatan diadakan di Jambore Nasional Blazer Indonesia Club

jambore bic2

Akhir pekan menjadi waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu untuk hal-hal yang disuka. Berkumpul bersama keluarga, teman-teman dan menyalurkan hasrat terhadap hobi di dunia otomotif seperti dilakukan anggota Blazer Indonesia Club memang menjadi kegiatan positif untuk menghilangkan jenuh dari aktivitas sehari-hari.

Ghiboo secara spesial diundang oleh kumpulan pencinta Sport Utility Vehicle [SUV] Blazer untuk jadi saksi dari kekompakan mereka. Mengambil lokasi di pinggiran Jakarta, tepatnya di PUSPITEK, Tangerang Selatan, klub yang sudah ada sejak tahun 2001 ini menggelar Jambore Nasional tepatnya pada Sabtu [27/09].

Sesampainya di lokasi, selain pohon-pohon besar nan rindang, kami juga melihat puluhan mobil dengan jenis sama mulai dari tipe paling lawas [1996] hingga kendaraan produksi terakhir [2002], mulai dari standar hingga modifikasi, terparkir dengan rapi.

Begitu masuk ke dalam, ternyata tak hanya kendaraannya saja yang terlihat apik. Para pemilik pun terlihat kompak dan larut dalam berbagai acara yang diadakan, mulai dari aktivitas di sekitar panggung mini, kegiatan servis kendaraan, sampai obrolan santai bersama keluarga.

Lumi, MM yang didaulat menjadi ketua pelaksana acara tersebut berujar, acara Jambore tahun 2014 ini menghabiskan waktu hingga 2 hari, dengan berbagai kegiatan untuk para anggota.

“Ya, Jambore BIC tahun 2014 memang dikemas dengan kegiatan yang sifatnya fun hingga serius. Kami buat mulai dari panggung hiburan, games komunitas, pelatihan mengenai safety driving, rapat besar anggota, hingga rolling thunder dan closing ceremony,” ceritanya.

jambore bic3

Semakin penasaran dengan klub yang memiliki anggota hingga 2500 members ini, Ghiboo pun membuka obrolan singkat dengan salah seorang anggota, Apriatono. Anggota BIC Rayon Jawa Timur ini mengaku meluangkan waktu untuk menghadiri event tersebut.

“Saya gabung di BIC itu baru dari tahun 2008, dan sekarang sengaja datang ke Jakarta untuk acara ini. Rasanya senang karena bertemu dengan teman-teman yang udah kayak keluarga sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut pria yang kerap disapa Om Apri ini bercerita bahwa bergabung dengan klub ini sangat membantunya jika sedang menghadapi masalah dengan kendaraan kesayangannya.

“Blazer itu ‘kan mobil Eropa. Di pikiran orang-orang di Indonesia, mobil ini spare-partsnya susah dan pasti mahal. Padahal mah sama aja dengan merawat mobil pabrikan Jepang. Kalau susah cari spare part tinggal ngobrol di grup. Wuah itu anggota dari mana-mana ngasih info mulai dari tempat nyari, harga, bahkan jumlah barangnya,” ceritanya bersemangat.

Hari mulai senja, tanda kami harus kembali dan meninggalkan teman-teman baru dari Blazer Indonesia Club untuk melanjutkan berbagai kegiatan yang sudah direncanakannya. « [teks & foto @boyMALI]

SHARE