Shae STOMP Jelaskan Aksinya

0
191

Shae Carroll sebelumnya adalah penggemar STOMP dan kini menjadi bagian darinya.

Shae STOMP

Penampilannya kasual dengan kaos abu-abu dan celana berwarna khaki selutut, yang ditopang dengan sepatu adidas sewarna atasannya. Pemuda bule bergaya kasual ini adalah Shae Carroll, yang merupakan bagian dari STOMP. [Mengenai STOMP baca lagi Penantian Pecinta Seni STOMP di Indonesia]

Usai menampilkan aksi terbaiknya di depan para pecinta seni dan musik di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Shae menjelaskan mengenai apa yang kami tanya tentang alat-alat yang kami terka saat ia mainkan di panggung.

saat sesi dua, ada empat orang beradu keterampilan dengan menggunakan suatu alat di tangan masing-masing. Apa itu Shae?
“Ohh itu kotak korek api. Jadi kami sedikit ubah kotak korek api itu agar terdengar bunyi yang asyik saat kami goyangkan.”

kalau pada adegan ketujuh, tongkat karet yang fleksibel dan memiliki bunyi yang berbeda?
“Itu rubber tubing. Kamu bisa temukan untuk pembetulan pipa dan listirik. Pipa itu bisa dipotong dalam ukuran macam-macam. Semakin panjang, nadanya semakin rendah. Jadi lewat alat ini kami mendapatkan nada yang berbeda. Pada bagian inilah dan satu-satunya kami memainkan melodi.”

lalu saat sesi ke-10, alat yang berbentuk seperti pipa berulir yang fleksibel?
“Yang itu kami menyebutnya frogs, karena suaranya seperti katak. Itu pipa yang biasa digunakan untuk toilet dan kamar mandi. Terbuat dari plastik dan menghasilkan suara yang berbeda.”

Nah rasa penasaran kami terhadap tiga alat itu terjawab sudah. Shae lalu menambahkan bahwa frogs dan trolley adalah instrumen baru untuk show di Jakartanya ini.

Selama penampilan STOMP di TIM, penonton yang datang selalu dibuat kagum. Sambil tersenyum Shae membeberkan rahasianya, “Kami melakukan gladiresik selama satu jam sebelum pertunjukkan dimulai, dan kami berlatih banyak sebelum pekan pertunjukkan kami ini.”

Sebagai penutup, Shae kami tanyakan mengenai adegan paling disukainya, “Saya suka bagian ketika ada seorang karakter dengan dua gadis, yang memainkan sesuatu yang diambil dari plastik sampah hitam. Karena bagi saya, ini seperti mencari sesuatu yang baru dan ketika dimainkan memiliki suara yang berbeda-beda dan unik. Jadi seperti inilah sebenarnya cerita tentang show ini. Tentang menemukan suatu benda dan membunyikannya dengan harmoni.”

Thanks Shae and STOMP, yang telah memberikan bentuk seni baru bagi Indonesia, dan itu keren! « [teks @bartno & @chitaamelia | foto @bartno]

SHARE