Lewat Korean Drama, Mereka Mendunia

0
1543

Kunjungi tempat wisata yang dikenal lewat Korean drama ini

Korea Selatan beberapa tahun terakhir ini jadi sorotan dunia karena Korean Pop [K-Pop] yang semakin besar tingkat popularitasnya. Karena hal itu juga, Negeri Gingseng ini menjadi salah satu tujuan utama wisata bagi mereka penggemar K-Pop.

Bagi sebagian orang pastinya sudah sangat familiar dengan tempat-tempat wisata di Korea Selatan. Misalkan saja Namsan Tower yang menjadi ikon kota Seoul dan juga seringkali digunakan sebagai lokasi syuting drama Korea

Selain Namsan Tower, ternyata masih banyak lokasi-lokasi lainnya yang bisa dikunjungi. Beberapa di antaranya justru jadi kian popular setelah dijadikan lokasi syuting Korean Drama. Mau tahu apa saja tempat-tempat tersebut? Berikut lima lokasi terbaik pilihan Ghiboo, sebagai referensi Anda berwisata di Korea Selatan.

K1Daejanggeum Theme Park, Gyeong Gi Dong

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Pecinta drama Korea, setidaknya mengenali tempat ini, meski belum tentu mengetahui nama lokasinya. Tempat ini sengaja dibangun MBC, sebuah stasiun teve, untuk mendukung adanya lokasi syuting untuk drama mereka yang berjudul Jewel in The Palace.

Pembangunan tempat wisata bernama Daejanggeum Theme Park ini dibangun persis seperti zaman dahulu. Mulai dari bentuk bangunan, isi ruangan, hingga diisi dengan barang-barang masih bermodel tradisional. Mulai dari pintu gerbang, ruang makan, ruang tidur, dapur, dan alat-alat tradisional lainnya. Alat makan piring dan sendok, tempat duduk, dan masih banyak lagi lainnya dibuat tradisional memberikan pengalaman unik bagi pengunjungnya.

Hal seru lainnya yang bisa ditemukan di sini, yaitu banyak peninggalan-peninggalan dari drama yang diabadikan. Pengunjung diperbolehkan berfoto dengan replika para pemain yang membuat lokasi ini semakin hidup, melekat dengan tokoh-tokoh di dalam drama. Anda bisa menikmati waktu seolah-olah berada di masa lalu.

 

K2Maiim Vision Village, Yeonju

Maiim

Terdiri dari kompleks seluas 330.000 meter persegi, Maiim Vision Village bisa dikunjungi di empat musim yang ada di Korea Selatan. Tempat ini mulai terkenal luas sejak dijadikan lokasi syuting drama berjudul Secret Garden. Hal yang paling menonjol dari tempat ini adalah sebuah rumah yang jadi tempat tinggal tokoh utama pria di drama tersebut.

Rumah di Maiin Vision Village ini terlihat mewah. Bernuansa serba putih dan dipenuhi oleh kaca-kaca besar di setiap sisinya. Tak hanya terlihat unik dari segi interior, pelengkap rumah ini di bagian luar juga menjadikannya semakin berbeda. Sebuah kolam dengan jalan setapak di tepiannya membingkai pemandangan rumah dengan sempurna. Dilihat di musim apapun, rumah ini tetap menarik, baik itu musim semi dengan bunga-bunga, musim panas dengan pantulan cahaya dari kaca-kaca rumah, musim gurgur dengan daun-daunan yang menguning ataupun saat musim dingin, dengan keadaan rumah yang tertutup salju.

Untuk info tambahan, dulunya tempat ini dibeli untuk dijadikan lokasi riset kosmetik dan training center. Tadinya tempat ini tidak terbuka untuk umum. Namun karena didukung lingkungan indah dan pemandangan alam empat musim, beberapa produksi serial sering melakukan shooting di sana dan menjadikannya tujuan wisata oleh banyak pengunjung, bukan hanya yang berada di Korea namun juga dari berbagai negara.

 

K3Ihwa Village, Jong Jo Gu

ihwa vil
Desa yang terletak di Jong Jo Gu, Seoul ini dikenal sebagai salah satu desa mural di Korea. Atau dengan kata lain, desa ini dijadikan kanvas bagi lukisan-lukisan di seluruh permukaannya. Baik dinding rumah, jalanan, ataupun anak-anak tangga dijadikan tempat untuk melukis.

Desa ini menjadi terkenal setelah menjadi lokasi syuting drama berjudul Rooftop Prince. Sebenarnya, lokasi ini cocok untuk dijadikan lokasi wisata seni. Karena dari depan saja, pengunjung sudah disambut oleh jenis lukisa mosaic unta dan lukisan pria memegang leher anjing pada sebatang pohon.

Atau paling tidak, jika Anda bukan penikmat seni, bisa menghabiskan waktu untuk berfoto-foto ria di tempat ini. Di jamin banyak spot yang menarik untuk dijadikan back ground. Pada awalnya desa ini bagian dari proyek kementrian budaya untuk menaikkan image Ihwa. Dan ternyata, proyek itu sukses hanya dalam waktu enam bulan.

 

K4Garden Natural Arboretum atau Jade Garden, Gwangwon Do

Jade-Garden
Taman ini memiliki luas 160.000 meter persegi, terbagi menjadi 24 kebun berbeda dengan 3000 spesies tanaman, termasuk pohon maple, iris dan semak blueberry. Karena kecantikannya tempat ini beberapa kali dijadikan lokasi syuting, salah satu drama yang terkenal melakukan syuting di sini adalah That Winter the Wind Blows.

Secara keseluruhan tempat ini diisi tanaman-tanaman cantik dan berdesain ala Eropa. Ada baiknya, datanglah ke sini saat musim semi tiba. Karena saat itu, seluruh bunga yang ada di sana sudah bermekaran dan dapat memanjakan mata Anda dengan warna-warni yang menarik

Bagi yang ingin mengunjungi tempat ini harus menyiapkan kocek mulai dari 4.000 sampai 8.000 won atau sekitar Rp 45.000 sampai Rp 92.000, tergantung musim di saat Anda berkunjung. Dan untuk anak di atas tiga tahun, harga tiket masuknya mulai dari 2.500 hingga 3.000 won atau sekitar Rp 28.500 hingga Rp 35.000.

 

K5Petite France, Cheongpyeong-myeon

petite france

Siapkan 8.000 won atau sekitar Rp 92.000 jika ingin berkunjung ke tempat ini. Dari namanya saja, sudah bisa dibayangkan bahwa tempat ini memang dibuat bergaya serba Prancis. Desa ini berada di lereng bukit, yang mampu menampung sampai 200 pengunjung dengan 34 guest rooms yang mampu menampung antara empat sampai sepuluh orang di tiap ruangnya.

Konsep dasar tempat ini diambil dari buku berjudul Sang Pangeran Kecil yang rilis tahun 1943, karya Saint Exupery. Buku ini merupakan jenis novel terlaris di masanya yang diterjemahkan ke lebih 200 bahasa. Setelah diwujudkan sebagai sebuah tempat wisata, Petit France mengusung tiga tema besar, yaitu bunga, bintang dan pangeran kecil.

Tempat ini beberapa kali digunakan sebagai lokasi syuting dan salah satunya adalah drama You Who Came From The Star. Selain mengabadikan lokasi-lokasi yang ada dalam drama, pengunjung juga bisa berkunjung ke sebuah galeri yang memamerkan patung dan lukisan Le Coq Gaulois [ayam jantan gallia], atau berkunjung ke Orgel House, tempat sebuah kotak musik berusia lebih dari 200 tahun yang masih memutarkan musik merdunya. Di tempat ini pengunjung juga bisa membeli oleh-oleh di toko souvenir yang tersedia. « [teks @nandiyanti | foto berbagai sumber]