Lima Prangko Termahal di Dunia

0
164

Di Hari Pos Sedunia, tidak seru kalau tidak membahas prangko

Setiap 9 Oktober, diperingati sebagai Hari Pos Sedunia. Kalau kita berbicara pos, tentu identik dengan prangko. Itu seperti benda usang yang mulai tergerus zaman dengan kecanggihan teknologi dalam berkirim pesan. Sekarang kartu pos yang ditempeli prangko mulai ditinggalkan.

Sekilas tentang prangko, ia biasanya ditempelkan pada ujung amplop, kartu pos, atau benda pos lainnya yang akan dikirim. Kepopuleran prangko ini ada sebelum kita mengenal teknologi. Prangko diperkenalkan pada 1 Mei 1840 di Britania Raya sebagai reformasi pos oleh Rowland Hill. Selain Inggris, negara lain juga ikut serta mencetak prangko seperti Swiss, Prancis, Bavaria, Amerika Serikat, dan Brasil.

Umumnya prangko dicetak di atas kertas dengan gambar berwarna-warni. Selain itu terdapat suatu angka yaitu harga dari prangko tersebut. Dengan munculnya berbagai macam prangko membuat sebagian orang tertarik untuk mengkoleksi prangko.

Orang yang memiliki hobi membeli perangko hanya untuk sekadar mengkoleksi disebut filatelis. Filatelis ini akan memilih prangko dengan modifikasi gambar yang bagus. Bahkan saat ini banyak filatelis yang mencari prangko dengan keunikan dan kelangkaannya.

Semakin langka dan uniknya sebuah prangko maka harga dari prangko itu pun akan bernilai tinggi. Tak jarang prangko yang bernilai tinggi dapat dikarena kesalahan cetak yang mengakibatkan gambar tersebut tidak sewajarnya, atau karena sejarah dari prangko itu sendiri.

Berikut prangko termahal hasil riset Ghiboo

Prangko 1 Prangko treskilling kuning

Sebenarnya prangko asal Swedia yang bernominal 3 skilling dicetak dengan menggunakan warna hijau. Namun terjadi kesalahan pada saat dicetaknya prangko tahun 1855.

Prangko ini dicetak menggunakan warna kuning yang sebenarnya warna kuning bernominal 8 skilling. Menurut informasi prangko ini terakhir berhasil dijual seharga 377 miliar rupiah.