Spoiler Album Los Skut Le Boys Milik SORE band

0
895

SORE band ajak Sigit Tiga Pagi dan Joko Anwar berkolaborasi

sore

SORE band merilis single baru berjudul “There Goes” pada 14 September lalu. Lagu itu kini bisa diunduh lewat aplikasi I-Tunes, Nokia Music, dan Google Play. Rilisnya single ini sebagai penanda bahwa Ade Firza Paloh, Reza Dwiputranto, Awan Garnida, dan Bemby Gusti akan meluncurkan album terbaru mereka.

Album baru itu berjudul Los Skut Le Boys, yang rencananya keluar di akhir tahun 2014. Pada penghujung September ini, Sore telah sampai ke proses mastering. Ada 12 lagu yang dimuat ke album baru itu. Biasanya musisi jenius-jenius ini memproduseri sendiri album mereka. Namun untuk kali ini, Ade Paloh cs merekrut Sigit dari Tiga Pagi sebagai produser.

Di lobi Cosmopolitan FM di Lantai 8 Gedung Sarinah, Jakarta, kami bertemu seusai Sore menjadi tamu siaran Happy Hour yang dibawakan oleh Airlangga Panega dan Cisca Becker. Berbincang ke sana-sini tentang album itu. Hanya ada Ade Paloh, Bemby, dan Reza. Sementara Awan sedang berhalangan hadir. Reza pun datang dengan kondisi satu mata yang memerah karena tidak sengaja kena tendang kaki anaknya saat tidur.

SORE band merekrut Sigit agar ada yang bisa mengerem ide-ide yang terus berhamburan, ujar Ade Paloh. Ia juga ingin tahu bagaimana jika Sore itu diproduseri oleh orang lain. Lalu Bemby memotong,”itu kan elo yang selalu masukin ini, masukin itu, jadi nggak ada habisnya. Hahaha.” Mendengar itu sang vokalis ikut tertawa,”habis kalau nggak di rem ya nggak ada udahnya.”

Dari 12 tracks yang sudah disiapkan, Los Skut Le Boys merupakan album lintas genre. Bemby mengatakan di album ini ada beberapa genre seperti post-rock, alternative, sampai shoegaze. Pun tidak ketinggalan, balada, yang menjadi andalan kwartet ini.

Untuk lagu post rock yang dibuat oleh Reza, ia menciptakannya khusus untuk kota Bandung. Karena pop culture di sana yang kental dengan itu, dan juga mereka menggandeng Sigit yang notabene berasal dari kota kembang.

Sementara, lagu bergenre shoegaze adalah misil eksperimental yang sebelumnya tidak pernah dilakukan oleh SORE band. Sub-genre alternative rock ini diperdengarkan pertama kali di Inggris oleh Lush dan Slowdive di akhir tahun 80’an.

Meski ada hal-hal baru, Ade dan Bemby justru mengaku kalau meminimalisasi eksperimen di Les Skut Le Boys. Tenang unsur kejutannya tidak berhenti sampai di situ saja. Bemby bahkan menggandeng teman sekantornya untuk berduet dengan Ade Paloh di posisi vokalis. Dia adalah Joko Anwar, pria yang membuat modus anomali berkat terinspirasi oleh lagu “Bogor Biru” yang juga dinyanyikam oleh kwartet ini.

“Pas gue tawarin ‘Jok lo mau nggak kolaborasi sama kita’ eh dia bilang ‘mauuuuuu’,” ungkap Bemby sambil menirukan momen itu. Pria berbadan tambun ini mulanya tidak menyangka jika, Joko punya suara yang lumayan. Kami bertanya, apakah Ade tidak takut jika posisinya nanti tergeser. Lalu dia jawab,”itu aja udah kegeser, orang badannya gede. Hahaha.”

sore

Perihal lagu “There Goes”
Lirik lagu ini ditulis oleh Ade Paloh. Sedangkan musiknya dibuat oleh Bemby. Single ini menjadi yang pertama setelah dilakukan hearing session ke beberapa kalangan. Seusai melewati proses itu, mereka bilang lagu ini bisa mewakili keseluruhan skup album Los Skut Le Boys.

Mulanya, Bemby yang belerja membuat jingle untuk iklan atau film hanya iseng-iseng ketika menciptakan partiturnya. Tapi karena didengar asyik, maka giliran Ade yang bertugas menambahkan lirik bermetafor ke dalam lagu itu. Sekilas, lagu ini mengantar pendengarnya kepada Beatles ketika pertama di dengar. Sang vokalis pun mengiyakan hal itu.

“Kalau itu terdengar seperti Beatles, ya karena memang mereka influence gue. Silahkan saja jika dibilang begitu. Tapi gue cuma menulis apa yang gue suka,” ujar bemby. Lalu ia menambahkan jika tak ada maksud untuk ke arah situ, lelaki yang malam itu mengenakan t-shirt SORE band itu cuma mengikuti feeling-nya saat mencipta.

Sementara dari segi lirik “There Goes” bercerita tentang kejenuhan manusia dengan hari-harinya. Tokoh sentral di lirik itu sesungguhnya adalah wanita, ujar Ade Paloh, yang mensyukuri segala sesuatu di alam ini sebagai berkah. “Sebenarnya lo harus mensyukuri hidup lo lagi,” kata sang penulis lirik menyimpulkannya.

Artwork single ini menggambarkan seorang wanita yang menutup setengah wajahnya dengan daun oak. Sebagai perwujudan dari lirik metafor yang Ade Paloh buat. Dalam kurun waktu seminggu single itu berhasi mencapai nomor empat di tangga lagu I-Tunes, lho. So, buat yang penasaran dengan album Los Skut Le boys sabar ya. Nikmati saja dulu alunan “There Goes” yang mengharu. « [teks @HaabibOnta | foto facebook sore ]

SHARE