Kisah Horor Hedi Yunus sebagai EO

0
392

Terjebak di belantara Sumatera sampai rugi ratusan juta

hedi yunusHedi Yunus telah melebarkan sayapnya di industri hiburan. Selain berprofesi sebagai entertainer, ia juga berkarier sebagai pengusaha event organizer. Yang dikerjakan pria asli Bandung ini ialah mengakomodasi event musik di kota-kota luar Jakarta maupun daerah-daerah pelosok. 

Ia bekerjasama dengan produsen rokok untuk menggelar kegiatan pentas seni tersebut. Daerah yang dituju bisa di seputar Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Semua meliputi kota-kota besar dan wilayah-wilayah sub-urban. Tergantung keinginan dari klien saja, katanya. Dia menuturkan bahwa hampir seluruh kota besar pernah ia jajaki untuk menggelar event.

Tapi ada satu pengalaman yang membekas ketika ia menghelat sebuah gelaran di Sekayu, Sumatera Selatan. Wilayah ini termasuk dalam ring zona dua, yang berjarak 121 km dari Palembang. Dari Kota Pempek menuju Sekayu memakan waktu sekitar dua jam. Hedi Yunus diharuskan menempuh jarak waktu tersebut karena ia menginap di Palembang.

“Kami malam-malam pulang dari Sekayu habis event ke Palembang melewati belantara hutan yang gelap dan seram banget,” ujar Hedi sembari membelalakkan mata, mengingat nasib sial yang ia alami bersama tim.

Lalu ia melanjutkan,”Di antara mobil yang konvoi itu ada satu mobil yang bannya pecah. Dan kami mesti menunda perjalanan, nunggu benerin mobil itu dulu. Habis itu hujan. Wuih.. itu horor.. horor banget di tengah hutan seperti itu.”

Duka sebagai pengusaha EO tak berhenti di situ saja. Ada saja pungli yang harus ia berikan kepada pemegang daerah setempat. Itu harus dilakukan, mau tidak mau, jika event mau berjalan aman dan lancar.

“Di mana-mana sama aja, pungli selalu ada. Mau di kota besar atau kecil, juga ada. Untuk kisaran besarnya [tarif] pun relatif sama, ya,” ujarnya dengan nada masygul.

Meski dengan halangan seperti itu, menurut lelaki berusia 46 tahun ini, bisnis EO akan selalu menjajikan karena siapapun butuh hiburan. Asalkan EO tersebut memiliki integritas dan kredibilitas. Bisnis ini bisa mendatangkan uang yang fantastis bagi yang yang menjalaninya. “Tapi, reward itu juga sepadan dengan risiko yang mesti ditanggung,” kata Hedi Yunus.

Pernah saya kehilangan uang ratusan juta rupiah karena gagal membuat sebuah event. Uang pribadi saya dan Ria [teman Hedi-red] terpakai untuk DP venue, artis, dan lain-lain. Itu jadi semacam pukulan yang telak sekali buat saya,” ungkap pria yang terkenal menjalani pola hidup sehat ini.

Bila diplesetkan, itu kira-kira seperti yang pernah dibilang Uncle Ben: “Seiring uang yang besar, ada risiko besar juga yang mengikuti di belakangnya!” « [teks[email protected]foto[email protected]]

SHARE