Olivia Cooke, Label Scream Queen, dan Pemanggil Arwah

0
2335
olivia cooke
olivia cooke

Mengorek misteri dibalik si cantik pemanggil arwah

Olivia cooke 1Perayaan Halloween tinggal menghitung hari — setiap 31 Oktober. Sejumlah bioskop, termasuk di Indonesia, sepertinya bakal diramaikan film bertema horor. Salah satunya Ouija. Ini film tentang pemanggilan arwah melalui permainan papan Ouija.

Namun, artikel ini tidak mengulas secara detail seputar film arahan Stiley White, yang salah satu produsernya adalah orang hebat di dunia perfilman, Michael Bay [pembesut film Transformers, yang ditasbihkan sebagai film terbaik 2007 MTV Movie Awards]. Kami akan mengisahkan bintang utama Ouija, Olivia Cooke.

Ia menokohi karakter Ellaine yang memanggil arwah dipermainan dengan papan Ouija. Sutradara White menilai bahwa Cooke cocok memainkan peran Ellaine. Ia mengetahui Olivia semenjak ia bermain di serial televisi Bates Model. Stiles menganggap Olivia adalah aktris British yang sangat hebat.

Dipercaya White, Olivia pun mengaku merasa terhormat. Ia juga mengaku sangat menikmati perannya dalam film Ouija. “Stiles is the calmest director I’ve ever worked with. He’s very soothing and reassuring.”

Olivia Cooke lahir di London, Inggris, 20 tahun lalu. Ia bukan berasal dari keluarga berlatar belakang dalam bidang seni. Ayahnya seorang mantan polisi, sementara ibunya hanya seorang sales. Tidak punya darah seni tidak menghalangi passion Olivia di ranah acting dan seni. Ia pun mengambil sekolah drama dan belajar untuk menekuninya di Oldham Sixth Form College, Oldham, Greater Manchester, Inggris.

Olivia Cooke

Olivia mengawali karier akting usia 8 tahun. Ia mulai menunjukkan bakatnya di sebuah teater bernama Oldham Theatre Workshop yang membuatnya terus mengasah kemampuannya sampai ia berumur 17 tahun. Dulunya ia hanya mendapat peran pembantu, sampai akhirnya ia menjadi seorang bintang utama dalam sebuah panggung pertunjukkan dan menjadi seorang Cinderella karya teater tersebut.

Saat ia berumur 14 tahun, Olivia sudah ditawari perkerjaan sebagai bintang iklan oleh agensi-agensi yang ada di kotanya. Pada tahun 2012, Olivia muncul di sebuah video tour One Direction. Di video tersebut Olivia terlihat sedang digendong oleh salah satu personel 1D, Harry Styles. Oh, lucky you!

Di tahun yang sama, Cooke menjalani kariernya sebagai aktris dalam sebuah film seri berjudul Blackout. Lama kelamaan Olivia merasa bahwa ia lebih nyaman untuk berada di dunia pertelevisian daripada di panggung. Tetapi, ia kadang masih merasa canggung dengan gerak-gerik berlebihan yang dibutuhkan bila bermain di dalam suatu pertunjukan teater.

Perjalanan kariernya di tahun ini tidak semulus yang dibayangkan. Surat-surat tolakan dari berbagai production house yang ia lamar pun berdatangan. Sampai ada suatu hari ia ditawari untuk bermain film yang berjudul The Quite Ones. Film bergenre horor yang menantang dirinya untuk berperan menjadi  Jane Harper, seorang gadis muda yang mentalnya terganggu.  

“The character is a feast for an actress to have. She’s a billion characters in one…It was the best drama school to push that learning curve that I could’ve ever had. And I was being paid for it.”

Perannya dalam fim The Quite Ones ini mengundang banyak kritikan positif dan pujian. Salah satunya adalah teman satu filmnya dalam The Quite Ones, Sam Claflin, yang merasa takut saat bermain dengannya di film tersebut. Alasannya karena Olivia sangat mendalami peran yang ia bawakan, sakit jiwa, dan pembunuh. Sam menyatakan bahwa Olivia tidak takut untuk terlihat buruk rupa. Ia pun sangat terpesona dengan acting Olivia dengan “Absolutely perfect!” 

Di usianya yang menginjak 19 tahun, Olivia direkrut oleh agensi perfilman Los Angeles dan bermain dalam film serial televisi Bates Model. Ini merupakan film seri yang tayang di televisi lokal Amerika Serikat. Film yang juga bergenre thriller membawanya ke jenjang selanjutnya untuk lebih dikenal orang banyak.

Di sini ia berperan menjadi Emma Mancunia, seorang model asal Amerika. Tapi, dengan aksennya yang masih British, ia harus dilatih oleh produsernya agar menghilangkan aksen tersebut. Di drama ini, ia harus berperan sebagai gadis yang menderita sakit Cystic Fibrosis [CF] yang mengaruskannya membawa tank berisi oksigen ke mana-mana.

Karena mayoritas Olivia bermain dalam film yang bergenre I, ia tidak mau di cap sebagai “Scream Queen” lalu ia bermain dalam sebuah film berjudul Me & Earl & the Dying Girl yang berperan menjadi seorang gadis yang harus melawan penyakit leukimianya.

Ia pun mengambil resiko dengan mencukur rambutnya sampai pelontos untuk terlihat “sakit”. Dalam dunia acting, ia sangat sungguh-sungguh dan tidak main-main. Ia menyatakan bahwa ia sangat tidak peduli dengan penampilannya.

“I used to care more about my appearance, but after being in The Quiet Ones and seeing how grotesque I can be, I don’t have any dignity anymore.”

Pada tahun ini, ketika pecinta film [sepertinya] menanti film horor di perayaan Halloween, mereka akan tahu bagaimana kemampuan akting dari Cooke. Meski ia kerap memainkan peran di film horor – thriller, ia tidak mau dilabeli “Scream Queen”. « [teks @chrissjee | foto berbagai sumber]

SHARE