Bora Bora, The Next Maldives

0
5533

Jika Maldives sudah terlalu mainstream bagi Anda, cobalah datang ke Bora Bora

bora 1Setiap kali melihat jajaran atau gugusan cottage yang berdiri di atas laut, pikiran kita tertuju pada pemandangan di negara kepulauan, Maladewa atau yang lebih sering disebut Maldives. Laut biru yang membentang dan kolam renang cottage yang seolah tak berbatas bak merayu traveler untuk datang berkunjung dan mencicipi manisnya berlibur di daerah yang kesemua penduduknya beragama Islam tersebut.

Pariwisata di Maldives memang sangat meningkat pesat. Dimulai sejak tahun 1970-an, Maladewa mulai membangun bisnis pariwisatanya. Awalnya hanya ada dua resor yang berdiri cantik di sana. Namun seiring tersohornya keindahan atol [pulau karang] di Maladewa, kini setidaknya terdapat 105 resor mewah yang bisa Anda pilih dengan bebas.

Di saat sebagian orang berpikir Maladewa sudah terlalu mainstream, mereka pun mencari tempat wisata serupa yang belum banyak dilirik wisatawan. Pilihan lainnya tentu saja jatuh pada pulau satu ini. Bernama Bora Bora, secara administratif terletak di Samudera Pasifik dan masuk ke dalam wilayah Polinesia Prancis.

bora 4

Pulau ini terletak sekitar 230 kilometer barat laut dari Papeete, ibukota Polinesia Prancis. Tak seperti Maladewa yang hanya menawarkan pemandangan pantai dan laut yang jernih, di Bora Bora selain dikelilingi laguna, juga memiliki sebuah gunung berapi dengan dua puncak, yaitu Puncak Pahia dan Puncak Otemanu.

Untuk bisa sampai di sini, Anda memang harus menempuh perjalanan yang panjang. Pertama, pilihlah penerbangan dengan tujuan Tahiti. Setelah tiba di Tahiti, perjalanan dapat dilanjut menggunakan kapal Ferry yang akan membawa Anda ke Vaitape. Sesampainya di Vaitape, Anda harus sekali lagi menaiki kendaraan berupa bus untuk sampai ke penginapan yang ada di Bora Bora.

Sekitar tiga puluh tahun lalu, bisnis pariwasata di tempat ini mulai dibangun. Hanya ada beberapa cottage yang dibuat dengan model over-water, dengan bagian penopang yang tertancap pada dasar laguna. Dan kini, ketika pariwisata sudah menjadi nafas bagi Bora Bora, penginapan atau cottage baru dan mewah pun bermunculan layaknya jamur.

bora 3

Bukan hanya mempersilakan tamu asing datang untuk segi bisnis, warga lokal pun menerima dengan tulus kehadiran tamu di Bora Bora. Seiring dengan filosofi nenek moyang Polinesia ‘aita pea pea’ [jangan kuatir], menjadikan masyarakat setempat sebagai tuan rumah terbaik dan menyambut setiap wisatawan dengan tangan terbuka. Masyarakat lokal senang memperkenalkan budaya mereka dan keramahan ini membentuk semacam atmosfer yang menenangkan di sekitar atol.

Di tahun 2014 ini, Bora Bora mendapatkan peringkat kedua sebagai pulau terbaik setelah Santorini menurut US News & World Report. Lokasi yang jauh dari keramaian, dan pemandangan layaknya surga dunia membuatnya mulai dilirik. Namun sayangnya, Anda harus benar-benar menyiapkan kocek untuk berlibur di sini.

Selayaknya di Maladewa, Anda bisa melakukan berbagai kegiatan baik di darat ataupun di laut. Bersepeda di darat, main pasir di tepian pantai, atau mempelajari kebudayaan lokal bisa Anda lakukan di sini. Menganggumi laut yang jernih sambil menaiki perahu atau snorkling untuk menikmati keindahan karang di bawah permukaan laut pun sangat bisa Anda lakukan di sini. Bagi pencinta laut, pastinya akan mengidam-idamkan destinasi di Bora Bora.

Jika bermimpi bisa menjadi turis di sana, jangan kaget dengan budget yang harus Anda siapkan. Misalkan saja seperti biaya menginap di resor lokal, sekelas Four Seasons Bora Bora. Di resor tersebut mematok harga US$ 5,000 atau sekitar Rp 48,5 juta per malamnya. Siapkah nikmati sensasi layaknya di Maladewa dengan destinasi yang berbeda? « [teks @nandiyanti | foto fourseasons]

SHARE