Penghargaan untuk Tiga Peneliti Perempuan Indonesia

0
165

Ketiga peneliti Indonesia itu menggunakan sumber daya asli Indonesia.

Peneliti Indonesia
Drh. Fitriya , Dr Nanik, Dr. rer. nat. Witri

Selama 16 tahun L’Oreal dan UNESCO telah bekerjasama untuk mendukung karier perempuan peneliti lewat program For Women In Science Fellowship International. Setiap tahunnya program ini mengapresiasi perempuan peneliti dan mengetengahkan kontribusi mereka dalam mengubah dunia.

Sejak tahun 1988, program ini telah mengapresiasi 2.000 perempuan dari seluruh dunia, dan dua di antaranya berhasil memenangkan hadiah nobel.

Nah, ketiga perempuan Indonesia dengan penelitian yang berbasis pada sumber daya asli Indonesia untuk meningkatkan hidup di bidang kesehatan dan kehidupan yang berkelanjutan, mendapatkan penganugerahan L’Oreal-UNESCO For Women in Science [FWIS]. Karena itu mereka berkesempatan menjadi kandidat For Women In Science Fellowship International dalam program barunya International Rising Talents. Bila lolos, akan ada tambahan dana lagi untuk lebih jauh mengembangkan penelitiannya.

Pemberian penganugerahan itu didukung oleh PT L’Oreal Indonesia, Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia [KNIU Kemdikbud]. Dan ketiga wanita itu adalah:

  1. Drh. Fitriya Nur Annisa Dewi, PhD, berusia 32 tahun dari Institut Pertanian Bogor [IPB] dengan proposal riset dalam kategori Life Science yang berjudul: “Pengaruh Kaempferol dari Daun Katuk [Sauropis Androgynus] untuk Potensi Pencegahan Kanker Pada Sel Epitel Kelenjar Susu.”
  2. Dr. Nanik Purwanti, berusia 33 tahun dari Institut Pertanian Bogor [IPB] dengan proposal riset dalam kategori Material Science yang berjudul: “Pengembangan Mikrokapsul yang diperkuat dengan Protein Nanofibrils Menggunakan Proses Adsorpsi Multi Lapis Untuk Diterapkan Sebagai Perangkat Pelepasan Terkendali.”
  3. Dr. rer. nat Witri Wahyu Lestari Ssi, MSc, berusia 34 tahun dari Universitas Sebelas Maret Surakarta [UNS] dalam kategori Material Science yang berjudul: “Produksi Green Diesel dari Minyak Kelapa Sawit menggunakan Katalis Zeolit Alam Termodifikasi.”

“FWIS Nasional ingin membawa dunia sains menjadi lebih terjangkau oleh para perempuan Indonesia. Lewat program tahunan ini, L’Oréal terus mendukung perempuan peneliti muda dalam memajukan sains dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

“Dengan bangga, kami mengumumkan 3 perempuan peneliti muda Indonesia sebagai penerima fellowship L’Oréal-UNSCO For Women in Science (FWIS) Nasional 2014, yang meneliti eksplorasi bahan pangan asal Indonesia. Harapan kami, ketiga perempuan hebat ini akan memperkaya komunitas FWIS dan menjadi panutan di bidang sains bagi generasi penerus perempuan peneliti di Indonesia,” jelas Vismay Sharma, Presiden Direktur, L’Oréal Indonesia. « [teks @bartno | foto dok. L’Oreal]

SHARE