Pepeng: Pilih Drummer atau Komikus?

0
2505

Pertanyaan dari Kamal dan Feli untuk Pepeng

Pepeng Naif

Masih tetap dengan dandanan khasnya –kaos, jeans, dan jenggot yang dibiarkan meranggas– pria bernama lengkap Franki Indrasmoro datang mengunjungi i-Radio, dalam program Masih Sore-Sore [16.00-20.00], yang dipandu Kamal Rasyid dan Feli Sumayku.

Pada kedatangannya di Rabu itu, drummer Naif dan Raksasa ini dikorek tentang komik buatannya Setan Jalanan” Apa saja yang ditanyakan Kamal dan Feli dan pertanyaan apa yang membuat Pepeng sulit menjawab? Berikut ini obrolan mereka:

kenapa judulnya Setan Jalanan?
“Yang pasti sih awalnya waktu kecil pernah ngegambar orang naik motor. Tiba-tiba gue tulisin aja di situ Setan Jalanan. Dan hingga tua kata-kata itu menghantui. Sampai akhirnya membuat sebuah cerita tentang si Setan Jalanan ini, dan gue jadiin karakter sekalian.”

inspirasinya dari mana?
“Inspirasi ada di mana-mana. Salah satunya inspirasi dari pengendara motor yang nggak pake helm. Dan terutama dari toilet, hahaha. Kalau gue bikin lagu juga kebanyakan dari toilet.”

cerita Setan Jalanan mengenai apa?
“Cerita mengenai bagaimana lo di jalanan. Karakter utamanya bernama Kelana seorang vigilante.”

dalam sinopsis di komiknya tertulis: “Siapa Setan Jalanan? Seorang penjahat atau pembela rakyat? Lawan atau pahlawan?” Jadi siapa dia?
“Komik pertama rilis Januari lalu, dan di buku yang kedua ini –yang akan rilis November nanti– gue masih nggak tahu dia itu teman atau lawan, hahaha.”

tantangan dalam pembuatan Setan Jalanan?
Deadline! Pada saat mengerjakan sesuatu, tenggat waktu itu pasti musuh. Kalau dilihat dari sisi positif itu menjadi pemacu, tapi kalau lagi nggak mood, yeah ‘gitu deh..”

riset dalam pembuatan komik ini?
Gue risetnya ke anak-anak motor. Dari riset ini, ternyata gue baru tahu bahwa motorcycle club dan motorcycle gang itu beda. Kalo motorcycle gang, mereka tidak punya struktur organisasi, sedangkan motorcycle club punya.”

misalkan deadline komik bertepatan dengan jadwal manggung, lo pilih yang mana?
“Ini pertanyaan sulit banget. Pernah ada beberapa kali, momen ketika gue terlibat harus ngejar deadline tulisan, tapi gue juga harus manggung. Otomatis gue manggung dulu dong. Tapi bukan berarti nggak bisa nulis. Jadi sebelum manggung dan di saat jeda, di situ gue buka laptop dan nulis.”

kabar terbaru, Setan Jalanan dapat award?
“Ada ajang awarding untuk komik Indonesia, namanya Kosasih Award. Ya cuma menang untuk Karakter Komik Terbaik [2014] aja sih [dengan mimik dan nada datar].” [semua jadi tertawa dan ngecéngin Pepeng]

menurut lo komik Indonesia sekarang?
“Selain pemerintah, kita juga butuh dukungan dari pembaca. Karena menurut gue, setelah gue lihat dan terjun ke dunia komik ini, Indonesia bukan masyarakat pembaca buku. Kita diserang komik impor, dan tenaga kerja kita dibajak. Salah satu sebabnya pembaca Indonesia tidak percaya dengan komik Indonesia.

Gue sendiri dari kecil memang besar dengan komik impor sih, gue baca Tintin, Asterix, tapi setidaknya orangtua gue memberikan komik era Kosasih. Tapi orang Indonesia sekarang orangtuanya jarang membelikan komik lokal. Kalau misalkan nggak ada orang yang percaya dengan komik Indonesia, maka tidak akan ada yang tahu produknya bagus atau tidak. Padahal yang bagus itu banyak lho.” « [teks @bartno | foto facebook Pepeng]

SHARE