Seks di Mata Chevrina Anayang

0
1676

Seandainya terlahir kembali, Chevrina ingin jadi…

dekat 3

Apa yang ada di benak G-Readers saat mendengar kata ‘porn star‘?

Bagi Chevrina Anayang, menjadi bintang porno merupakan profesi pilihan yang menarik.

Ya, jawaban ini tak sengaja Ghiboo dapatkan ketika memberi pertanyaan tema yang sama dengan judul “Lahir Kembali” yang jadi single terbarunya bersama grup musik Dekat.

Gue akan pilih jadi porn star,  ujar Chevrina mantap, “Meski keluarga gue pasti sangat nggak setuju, dan gue sadar masih tinggal di Indonesia,” lanjutnya lagi. 

“Kenapa gue milih profesi itu? Karena menurut gue, sex is great. Apa bedanya bintang porno dengan perek [perempuan eksperimen/pramusyahwat-red]. Kalau porn star itu profesi, you f***ed someone, and you got money. Sementara kalau perek, ya mereka bisa aja munafik karena nggak banyak yang liat langsung, as simple as that. Sorry kalau gue terdengar kasar,” ungkapnya saat berkunjung ke kantor redaksi Ghiboo.

Mengenai seks, Chev –begitu ia biasa disapa– memang mengakui dirinya amat terbuka. Hal ini yang kerap membuat dirinya dipandang sebelah mata, bahkan dianggap ‘bispak’ [bisa dipakai-red] oleh segelintir pria.

“Pernah ada cowok yang nelepon gue, ngajak ‘begituan’! Dulu gue juga pernah di-gosipin lesbian. Sudahlah, gue tak terlalu peduli dengan yang kayak ‘gitu. Yang gue peduli, hal-hal itu udah ganggu hidup nyokap gue dan bikin dia stres. Buat gue itu ngeselin banget,” lanjut perempuan bertubuh mungil ini.

Bicara lebih jauh, perempuan yang memilih gaya curly hair dengan potongan pendek ini berniat jika kelak memiliki anak, akan memberikan edukasi yang tepat untuk buah hatinya, agar tidak dapat informasi yang salah dari luar.

Gue nggak tahu ya perkembangan teknologi ke depan kayak apa. Yang jelas, kalau punya anak, gue akan terbuka tentang seks. Gue nggak mau anak gue penasaran, terus dia nyari informasi yang nggak tepat. Mending gue sebagai ibu yang ngasih pengetahuannya,” ujar perempuan yang mulai dikenal publik sejak bergabung dengan grup musik Tangga pada tahun 2007.

Di akhir obrolan, dara kelahiran Jakarta, 12 Juli 1988 ini dengan jelas menyebut 3 kata mengenai seks, “Sex is great, imagination, and love. Gue nggak suka kalau seks dianggap kebutuhan, jadi 3 kata tersebut mewakili arti seks buat hidup gue,” pungkasnya. « [teks @boyMALI | foto @bagusdimsum]

SHARE