Bagaimana Cara Mengurangi Perilaku Aktif Anak?

0
277
anak berantem
anak berantem

Sebenarnya perilaku aktif anak-anak 2-3 tahun yang tidak mau diam, termasuk wajar

anak berantem

Anak kecil pasti bertingkah menggemaskan dan membuat orang sekitar menjadi senang. Tapi bagaimana jika anak kecil terlalu aktif bergerak, lari ke sana-kesini? Pasti Anda sebagai orangtua bukannya senang melihat anak aktif justru khawatir jika anak terjatuh.

Dr. Marilyn Heins, MD, seorang dokter anak yang menulis untuk situs ParentKidsRight.com, mengatakan bahwa perilaku aktif anak-anak 2-3 tahun yang tidak mau diam, termasuk wajar. Yang tidak wajar ketika anak Anda berusia lebih dari 3 tahun tetapi masih terlalu aktif bisa jadi karena pola asuh orangtua yang berlebihan memberikan perhatian kepada anak. Sehingga si anak berperilaku aktif karena ingin menarik perhatian orangtuanya.

Ada beberapa cara untuk mengurangi perilaku aktif anak:

» Ketika anak sedang aktif, cara pertama yang mudah dilakukan adalah tegur anak dengan pelan seperti “nak, coba tolong diam sebentar ya!”

» Terapkan metode ‘lampu lalu lintas’. Jelaskan betapa pandainya anak jika tahu kapan menyalakan lampu merah dalam arti waktunya untuk diam. Lampu kuning misalnya anak sedang bermain di rumah temannya dan ingin menggambar.

Jelaskan pada anak lebih baik bertanya dulu pada pemilik rumah atau bertanya pada orangtua. Lampu hijau saat anak Anda sedang hadir di sebuah pesta ulang tahun dan terdapat banyak mainan. Jelaskan pada anak bahwa ini memang waktunya untuk bermain sepuasnya karena sesuai dengan acara dan tempatnya.

» Beri penjelasan pada anak kapan waktu bermain dan istirahat. Pada saat waktu bermain tetap perhatikan keamanan anak.

» Jika anak tetap terlalu aktif dan tidak mendengarkan Anda sebagai orang tua. Saatnya mencabut hak istimewa yang selama ini Anda berikan kepada anak. Agar anak dapat belajar dari kesalahannya.

Semoga tips dari Ghiboo bermanfaat ya G-Readers! « [teks @fakhranarana ǀ foto shutterstock.com ]

SHARE