Cuci Tangan Mampu Turunkan 50 Persen Tingkat Kematian Anak

0
317
anak dan ibu cuci tangan

Sebuah tindakan sederhana yang berdampak besar

 

anak dan ibu cuci tangan

Kesehatan anak adalah segalanya untuk orangtua. Berbagai macam cara dilakukan untuk membuat buah hati selalu sehat dan terhindar dari penyakit. Banyaknya jenis penyakit yang dapat menyerang anak-anak semakin menjadi momok menyeramkan bagi orangtua. Namun, hal itu dapat lebih terproteksi bila kita menerapkan kebiasaan mencuci tangan pada si kecil.

Menurut penelitian UN Inter-agency Group, sebanyak 6,9 juta balita meninggal di dunia setiap tahunnya. Penyebab terbesar kematian balita tersebut disebabkan karena diare dan pneumonia [penyakit pernapasan akut]. Hal yang sama pun terjadi di Indonesia. Kematian balita yang disebabkan oleh diare sebanyak 42 persen dan pneumonia sebanyak 24 persen.

Namun, sebenarnya orangtua dapat mencegah hal tersebut dengan cara mudah. Hanya dengan membiasakan anak untuk mencuci tangan dengan sabun, kita bisa menurunkan angka kematian tersebut hingga 50 persen.

“Dengan membiasakan anak cuci tangan pakai sabun, itu bisa menjadi metode yang efektif untuk mencegah diare dan penyakit pada anak lainnya,” ujar dr. Ariani Dewi Widodo, SpA, selaku dokter spesialis anak, beberapa waktu lalu dalam suatu acara yang bertujuan mencapai 70 juta tangan Indonesia sehat.

Cuci tangan dengan menggunakan sabun yang dimaksud pun tidak sekadar cuci tangan biasa. Cuci tangan harus dilakukan dengan langkah yang benar dan dilakukan di bawah air yang mengalir. Hal itu bertujuan agar kuman yang ada dapat dihilangkan secara efektif.

Cuci tangan pun harus dilakukan dalam waktu yang cukup, yakni selama 15 hingga 20 detik. Namun, terkadang kita sering lupa dan tidak menghitung waktu pada saat cuci tangan. Untuk itu, Ariani pun membagi tip untuk para orangtua guna mengajak buah hati mencuci tangan. Salah satunya adalah dengan mencuci tangan sambil menyanyikan lagu “Happy Birthday”¬†sebanyak dua kali.

“Satu kali kita menyanyikan lagu ‘Happy Birthday’, itu 10 detik. Lakukan saja dua kali. Selain efektif, itu bisa bikin momen cuci tangan lebih menyenangkan,” jelasnya.

Semua cara tersebut telah efektif dilakukan di beberapa negara, seperti Bangladesh, India, dan juga Indonesia yang sekarang menjadi konsen Kementerian Kesehatan dalam menjaga kesehatan anak-anak.

“Ini menjadi konsen kami terutama untuk menjaga kesehatan masyarakat Indonesia dan semoga semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya mencuci tangan dalam saat-saat penting,” ujar Eko Saputro, SKM,M.Kes, selaku Kasubdit PASD Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI. ¬ę [teks @retnaningtyas | foto shutterstock.com]

SHARE