JakJazz Festival 2014 Bebas Tanpa Tiket

0
8801
jak-jazz festival di jakarta 2014
jak-jazz festival di jakarta 2014

jak jazz

Jakarta Jazz Festival akan dihelat lagi di ibukota November mendatang. Memasuki edisi ke-14, acara tahunan yang lebih dikenal dengan sebutan JakJazz Festival  ini mengubah konsepnya 180 derajat. Karena di bawah penyelenggara yang baru, rupa festival jazz tahun ini akan berganti.

Tahun 2013, merupakan momen terburuk sejak terselenggaranya festival jazz ini di tahun 1989. Pasalnya pihak penyelenggara hampir berakhir di meja hijau akibat perkara pembayaran musisi yang simpang siur. Oleh karena itu, kini Ireng Maulana bekerja sama dengan Richard Buntario [CEO BDI] untuk menggelar event yang lebih baik.

Richard menyebut jika, JakJazz  Festival adalah hajatan jazz legendaris yang dipunya oleh Jakarta. Memasuki tahun ke-25, ia merasa senang diajak bekerja sama dengan Ireng Maulana untuk menggelar hajatan jazz tersebut. Keduanya bermaksud di event kali ini bisa menemukan bakat-bakat baru dari musisi muda. Sehingga ada regenerasi untuk genre jazz, tidak melulu yang sudah terkenal.

Sementara umtuk konsep, pihak penyelenggara akan menyebar venue JakJazz festival di 20 titik yang berbeda dalam enam wilayah Jakarta [Selatan, Timur, Utara, Barat, Pusat, dan Kep. Seribu]. Panggung-panggung itu bisa berdiri di kampus, pelataran taman, museum, pasar tradisional, sampai cafe. “Kami ingin, Jazz bisa dinikmati oleh semua kalangan,” ungkap Richard Buntario.

Lalu ia melanjutkan,”mungkin nggak bisa semua orang bisa menerima genre penuh skill ini. Tapi musik kan soal harmoni. Di luar negeri Jazz bisa berkembang dari satu gigs ke gigs lainnya. Di sini saya rasa juga bisa.”

Selama 14 hari, per tanggal 24 November hingga 7 Desember, JakJazz Festival akan berlangsung. Konsep seperti ini disebut dengan City Festival. Dan baru pertama kali dilakukan di Indonesia. Terakhir, JakJazz ke-14 akan bebas tiket di mana pun itu berlangsung! «[teks dan foto[email protected]]

SHARE