Yuk, Kulineran di Pasar Santa

0
23548

 Pasar Santa tempat hang out baru di Selatan Jakarta

G-Readers pernahkah terbesit di benak Anda untuk berwisata kuliner di dalam sebuah pasar? Jika iya, cobalah melipir ke Pasar Santa karena suasana berbeda akan Anda rasakan di sana.

Saat Ghiboo sampai di sana, tak ayalnya sebuah pasar, tempat parkir yang seadanya, riuh ramai para pedagang mulai dari kebutuhan dapur, pakaian, hingga emas pun ada. Pasar Santa ini ada sekitar tahun 1971 namun bentuknya belum permanen, pada Mei 2007 dibuat permanen dengan jumlah kios mencapai 1.151 unit.

Setelah 7 tahun sepi bak tak berpenghuni, pada Juli 2014 mulai dilirik oleh komunitas pencinta piringan hitam dan pencinta kopi. Dari situ ‘nafas’ bisnis Pasar Santa mulai terasa, harga sewa yang murah serta seringnya beberapa komunitas anak muda yang ‘nongkrong‘ memunculkan ide-ide kreatif .

Hasilnya dapat dilihat langsung ketika kaki menjajaki anak tangga hingga ke bagian tertinggi [lantai 3], suasananya sangat berbeda dari pasar lain. Kios-kios dengan desain unik dan kreatif berlomba menawarkan ragam makanan hingga barang hobi dan koleksi. Berikut ini hasil foto Ghiboo, yang sejenak melepas penat di pasar yang terletak di Jalan Cipaku, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kuliner Pasar Santa Jakarta Selatan

Ketika sampai di lokasi terlihat tak ada yang spesial dari tampilan luarnya, sama seperti pasar-pasar yang ada di berbagai pelosok Jakarta. Plang nama seadanya, lahan parkir yang kurang teratur hingga berbagai macam spanduk tergantung di mana-mana. Namun tak perlu kuatir, karena sama sekali tak ada kesan menyeramkan untuk masuk dan mengenal pasar santa ini lebih dalam.

Kuliner Pasar Santa

Di salah satu sudut Pasar Santa akan membuat Anda seperti berada di food court pada pusat perbelanjaan maupun kantor. Bedanya adalah tempat ini tidak menyajikan udara dingin yang keluar dari penyejuk ruangan. Namun lantainya masih cukup bersih sehingga G-Readers bisa menghabiskan banyak waktu untuk berbagi cerita bersama teman-teman maupun  kolega.

Kuliner Pasar Santa

Saat Ghiboo berkunjung ke sana sedang digelar art exhibition, kami pun cukup takjub karena jarang sekali sebuah pameran seni berupa foto dan lukisan yang memilih pasar tradisional sebagai lokasinya. Hal ini akan membuat Anda tak bosan ketika harus menunggu pesanan menu yang telah dipesan.

Suasana Kuliner Pasar Santa

Jika masih berpikiran konsep toko unik dan kreatif hanya bisa dibuat di kafe maupun resto, maka Anda salah besar. Para penjual berlomba-lomba ‘menyulap’ kios asli pasar dengan tema-tema menarik. Dengan target pasar anak muda, tak heran berbagai karya seni mural terlihat di beberapa sudut pasar.

santa5

Sempit? Jelas, karena berada di lorong sebuah pasar yang jarak satu kios dengan kios lain tak lebih dari 23 meter, maka Anda harus rela saling berhimpitan ketika menikmati jajanan. Ghiboo melihat hal ini tampaknya bukan masalah besar bagi para pengunjung yang datang ke tempat ini. Mereka tetap santai menikmati menu kuliner incarannya.

santa6

Tak hanya menu kuliner masakan Indonesia, kedai kopi bahkan black hotdog yang sedang mendunia pun dapat ditemui di Pasar Santa. Untuk harga makanan dan minuman pun masih menyesuaikan kantong anak muda karena dijual mulai dari  harga 5 ribu rupiah sampai sekitar  60 ribu rupiah.

Nah, G-Readers itu tadi hasil liputan kami saat mengunjungi Pasar Santa, jika penasaran Anda dapat langsung menuju lokasi untuk memburu jajanan maupun kuliner makanan favorit. Oh ya, saat akhir pekan kondisi pasar santa lumayan padat sementara di hari Senin serta Selasa tak terlalu banyak kedai kuliner yang buka. «[teks & foto @boyMALI]

SHARE