Mengenang Masa Lalu Bersama Jazz Goes To Campus

0
11473
jazz goes to campus 2
jazz goes to campus 2

Menikmati Jazz di alam terbuka bersama Jazz Goes To Campus

jazz goes to campus

Siapa bilang Jazz hanya bisa dinikmati di kafe-kafe atau lounge semata? Lewat acara JGTC atau Jazz Goes To Campus, selama lebih dari tiga puluh tahun, musik jazz pun dapat dinikmati layaknya konser-konser pop atau rock. Mendengarkan alunan bernada tinggi diiringi organ dan saksofon di alam yang terbuka. Penggagasnya? Ialah para mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Mengingat perjalanan yang cukup panjang, maka tak heran bahwa generasi tua juga sempat ambil bagian. Untuk itu, pada The 37th Jazz Goes To Campus yang diselenggarakan tahun ini, ada komposisi seimbang antara musisi jazz senior dan musisi jazz muda. “Semacam ‘Tribute to Salemba’ [tempat di mana JGTC diselenggarakan saat kampus UI belum berpindah ke Depok],” begitu yang diucapkan oleh Otti Jamalus, punggawa musik jazz yang senantiasa hadir dengan sebuah organ.

Maka, dalam puncak acara JGTC yang diselenggarakan pada 30 November mendatang, kita tak sekadar disuguhi penampilan musisi-musisi jazz muda semata [seperti Glenn Fredly, Tulus, Adhitia Sofyan, Monita Tahalea & The Nightingales, dan Syaharani] tetapi juga performance dari musisi-musisi jazz lawas. Sebutlah Benny Likumahuwa, Frans Sartono, Agus Basuni, dan tentunya Otti Jamalus. Bahkan, akan ada penampilan duo dari musisi jazz lintas generasi -yang juga merupakan pasangan ayah dan anak- : Benny dan Berry Likumahuwa.

Tak hanya penampilan dari musisi jazz Indonesia, tetapi akan hadir pula musisi dari Norwegia, yakni Sondre Lerche, pria muda yang terkenal akan genre multi-instrumentalis. Juga Ray Harris And The Fusion Experience, grup musik jazz asal Skotlandia. Keberadaan musisi asing ini juga dapat memperkaya pengetahuan kita akan variasi jazz. Karena, beda negeri, beda pula lho, musik jazznya!

Namun jangan kira JGTC hanya berkonsep layaknya konser biasa. Pasalnya, sebelum puncak acara, diadakan pula JGTC Klinik di The Resonanz Music Studio and Entertainment, Kebayoran Baru, pada tanggal 2 November 2014. Klinik ini bertujuan untuk membekali peserta JGTC Competition dengan pengetahuan mengenai industri jazz di Indonesia. Yap, competition. Karena dalam acara ini, juga ada pula kompetisi untuk Anda yang bercita-cita menjadi musisi jazz ternama!

JGTC Competition ini terdiri atas dua babak, yakni Qualification Round pada 8-9 November 2014 di Tribeca Central Park, Jakarta, dan pada 14 November 2014 di Area Danau Kampus C, Universitas Indonesia. So, buat Anda yang tinggal di Surabaya, Anda juga bisa kok, ikut kompetisi ini.

Sementara itu, final round sendiri akan diadakan pada 23 November 2014 di Piazza Gandaria City, Jakarta. Para pemenang dapat ikut tampil di acara puncak JGTC bersama para musisi jazz ternama, lho!

So, what are you waiting for? Just enjoy the other side of jazz at The 37th Jazz Goes to Campus! « [teks @intankirana | foto dok. FEUI]

SHARE