Presisi dan Ceria Ala Tommy Chandra

0
261

Ketika Tommy Chandra dikenal sebagai ilustrator yang memiliki style yang presisi dengan warna ceria

tommy chandraKetika anak muda diberi kesempatan berekspresi ke arah positif, saat itu juga industri kreatif bisa didorong untuk lebih maju. Itulah yang baru saja dilakukan oleh brand fashion Giordano yang baru saja menggandeng lima pemuda dan pemudi Indonesia untuk menghasilkan karya yang fresh dalam sebuah campaigne bertema ‘Art of Freedom’.

Kelima orang yang terpilih yaitu Resatio Adi Putra, Renata Owen, Reza Dwi Setyawan, Yerikho Naektua, dan juga Tommy Chandra. Mereka merupakan ilustrator yang telah melewati seleksi dan berhasil bersaing dari banyaknya ilustrator lainnya untuk bisa berkarya lewat campaigne tersebut.

Campaigne kali ini intinya adalah menyatukan kreasi anak muda, dalam hal ini ilustrasi gambar dengan gaya pakaian terkini. Masing-masing dari mereka dibiarkan untuk menuangkan ide sesuai dengan tema yang telah ditentukan.

Tommy Chandra sebagai salah satu ilustrator terpilih memiliki konsep dan juga style yang unik untuk dipadukan dengan produk dari Giordani. Pria kelahiran Pekanbaru ini memberikan dua ilustrasi untuk Giordano. Salah satunya berjudul Bebas Melayang.

Ia pun menjelaskan bahwa setiap orang membutuhkan waktu bebas untuk dirinya sendiri. Hal itu ia tuangkan dalam wujud visualisasi seorang astronot. Namun, kebebasan itu tak sendirian, di sekeliling astronot itu pun dipenuhi oleh benda-benda yang menemani kita di saat waktu bebas atau yang biasa disebut ”me time”.

Salah satu benda yang divisualisasikan adalah gadget, yang mewakili bahwa di saat-saat bebas kita pasti ditemani oleh sebuah gadget yang juga mewakili bahwa saat ini kita sudah sampai di zaman digitalisasi.

Sedangkan pada karya keduanya, Tommy membuat kumpulan dimensi bangunan yang membentu kata Freedom. Kemudian ada tiga orang di sekeliling bangunan tersebut. Yang diartikan bahwa orang-orang di Indonesia, khususnya Jakarta lebih sering menyakiti diri sendiri. Maksudnya adalah terlalu suka bekerja, meski jam kerja habis masih berkegiatan di dalam kantor dalam bentuk gedung bertingkat.

Hal seperti itu, menurutnya membuat sebagian orang lupa bahwa diri kita juga butuh kebebasan. Karena secara tidak sadar, rutinitas tersebut telah membuat kita berubah layaknya robot yang hanya mengerjakan hal yang itu-itu saja. Karena itu juga ia menambahkan visualisasi robot pada karya keduanya untuk Giordano itu.

Yang unik dari karya-karya Tommy adalah pada bentuk yang presisi dan tegas namun diimbangi dengan warna-warna ceria, khas anak-anak. Pria lulusan Fakultas Arsitektur Universitas Gajah Mada ini mengatakan bahwa style menggambarnya telah terbentuk sejak tiga tahun lalu. Hal itu tidak lepas dari background dan juga dunia kesukaannya.

“Kembali ke background-ku ya, sebagai arsitek, gambar-gambarku mostly presisi, sleek, rapih, terarah dan digabung dengan dunia anak-anak yang lebih chaos, ceria, tak beraturan. Karena memang kesukaanku juga sama dunia anak-anak,” ujar pria yang juga doyan traveling ini.

Campaigne bersama dengan Giordano bukan kali pertamanya bekerjasama dengan brand fashion. Ia pernah beberapa kali melakukan hal serupa dan tentunya tetap menonjolkan ciri khasnya dengan karya yang bersih, presisi namun juga terlihat ceria dan sangat anak-anak.

Menurutnya setiap pihak yang mengajaknya bekerjasama memang sudah tahu dengan karakteristik hasil karyanya. Karena itu telah menjadi spesialisasinya. Dan ketika bergabung dengan campaigne Giordano, ia mencoba menuangkan hal yang berbeda, sedikit keluar dari kebiasaannya namun sangat mendekati dengan tema yang diminta.

Tapi hal yang terjadi ia justru diminta menjadi dirinya sendiri. Ia dikenal dengan desain yang kompleks dan detil. Dari sanalah akhirnya Tommy membuat dua sketsa yang kini telah terpajang di toko-toko Giordano bersama hasil karya empat ilustrator lainnya.

Meski dikenal dengan karya khas bangunan dan kombinasi warna yang kental dengan dunia anak, Tommy mengaku tak menutup juga untuknya membuat karya lainnya. Misalkan saja karya yang menggambarkan susunan batu-batu yang geometrik dengan detil yang kompleks. Tapi tetap dengan catatan bahwa sisi serius dalam gambarnya juga harus seimbang dengan sisi anak-anak yang ia sukai.

Selain bergabung dengan brand fashion, dalam waktu dekat ini Anda juga bisa menikmati karya Tommy untuk sebuah perusahan food and baverage. Ia terlibat dalam rebranding dan juga pembuatan maskot. Tentu saja perusahaan tersebut memilih tema ceria namun juga tetap serius, sesuai dengan karakter sang ilustrator. Bagi yang ingin melihat karya-karyanya bisa melihatnya di tommychandra.com. « [teks @nandiyanti | foto Giordano Indonesia]

SHARE