Bernostalgia dengan Kisah-Kisah Klasik Disney

0
10084

Once upon a time, in a far-far away..

Alkisah, pada suatu hari, di sebuah tempat di Jakarta, terdapat pertunjukan tokoh animasi yang sudah sangat melegenda di dunia. Yap, that’s a Disney Live Show! Kali ini Disney membawakan tiga cerita klasik yang rasanya pasti semua orang sangat mencintai kisah-kisah ini.

Saat acara dimulai, muncul satu persatu ikon khas dari kartun Disney. Mickey dan Minnie Mouse, Donald Duck, dan Goofy. Empat tokoh tersebut menjadi pendongeng selama berjalannya acara. Mickey Mouse memulai cerita dengan membacakan buku yang ada di sudut panggung. Cerita pertama dimulai dengan kisah Snow White.

Snow White
Snow White

Snow White merupakan wanita tercantik di negerinya. Oleh karena kecantikannya, sang ibu tiri pun menjadi iri dan berniat membunuh Snow White. Ia menyuruh si pemburu untuk menghabisi nyawa gadis itu. Tapi tak disangka, si pemburu tak tega untuk membunuh si putri cantik. Ia lalu menyuruh Snow White lari ke dalam hutan dan jangan pernah kembali lagi. Snow White pun lari dan akhirnya menemukan sebuah tempat yang sangat mungil. Ternyata tempat tersebut merupakan tempat tinggal dari para tujuh kurcaci.

Dengan menyanyikan lagu “Hey-Ho”, para kurcaci masuk ke dalam rumah dan sangat kaget saat mendapati seorang wanita yang sangat cantik berada dalam rumah mereka. Snow White berjanji akan mengurusi semua keperluan dari para kurcaci. Ketika kurcaci berangkat menambang, datanglah sang ibu tiri yang menjelma menjadi nenek tua.

Sang ibu tiri ternyata telah mengetahui melalui cermin ajaib bahwasanya Snow White masih hidup. Ia pun menyuruh Snow White untuk mencicipi apel beracun yang ia bawa. Tanpa ada perasaan curiga Snow White pun memakannya dan seketika itu juga ia tidak sadarkan diri.

Para kurcaci yang pulang dari bekerja pun terkejut melihat Snow White tergeletak tidak sadarkan diri. Hanya ada satu cara agar Snow White hidup kembali yaitu dengan ciuman dari cinta sejatinya. Tak lama kemudian, datanglah seorang pangeran yang mengagumi Snow White, ia pun mencium si cantik jelita dan keajaiban pun terjadi. Snow white hidup kembali dan menikah dengan pangeran tersebut.

Saat cerita Snow White berakhir, empat sekawan Mickey, Minnie, Donald, dan Goofy pun masuk kembali ke panggung dan memulai narasi untuk cerita yang kedua yaitu Cinderella. Cerita dimulai saat Cinderella sedang melakukan pekerjaan rumah. Kedua saudara tirinya Druzzela dan Anastasia juga ibu tirinya masuk ke dalam panggung dan berlakon sedang memberikan pekerjaan rumah tambahan bagi Cinderella.

Meski harus melakukan banyak sekali pekerjaan yang memberatkannya, Cinderella tidak pernah mengeluh. Ia pun täta terlihat cantik meskipun banyak kotoran dan debu menempel di tubuhnya.

Disney Cinderella

Pada suatu hari datanglah surat dari kerajaan yang menyatakan bahwa seluruh gadis diundang untuk datang ke pesta di kerajaan. Mendengar hal itu, Cinderella merasa sangat bersemangat untuk bisa datang, begitu juga dengan kedua saudara tiri dan ibu tirinya. Cinderella dibuatkan baju oleh para tikus.

Ketika Cinderella telah siap untuk berangkat ke kerajaan, kedua saudara tiri dan ibu tirinya mengoyak baju yang dipakainya. Cinderella merasa sangat sedih dan tiba-tiba datanglah ibu peri. Ibu peri pun memengucapkan mantera mengubah Cinderella “Dibidi Papadi Bum!”. Berubahlah Cinderella menjadi putri yang sangat cantik dan ia bisa datang ke pesta. Namun ada satu syarat, Cinderella harus pulang saat tepat pukul jam 12 malam.

Akhirnya Cinderella pun bertemu dengan pangeran dan berdansa dengannya. Hingga tepat pukul 12 malam, Cinderella pun pergi dengan berlari meninggalkan pangeran, sepatunya pun tertinggal. Karena pangeran terlanjur jatuh cinta dengan Cinderella, maka ia dan asisten kerajaan mencari keberadaan Cinderella dengan bermodalkan sepatu kaca yang tertinggal.

Setelah mencocokkan sepatu kepada hampir seluruh gadis, tibalah di rumah Cinderella. Awalnya ibu tiri CInderella tidak mengizinkannya untuk bertemu pangeran. Tetapi dengan keberaniannya Cinderella pun menunjukkan bahwa ia memiliki pasangan sepatu tersebut dan akhirnya ia pun menikah dengan pangeran di kerajaan.

Disney Beauty and the Beast

Mickey, Minnie, Donald, dan Goofy pun masuk kembali ke panggung. Mereka mengatakan bahwa akan membacakan cerita yang terakhir yaitu Beauty and The Beast. Dimulailah dengan adegan Belle sedang membaca buku sambil bernyanyi. Ketika ia sedang asik membaca datanglah Gastan dan gerombolannya mengganggu Belle. Tak hanya mengganggu, Gastan juga memberitahu bahwa ayah Belle sedang menjadi tawanan di rumah seseorang.

Belle pun mencarinya dan akhirnya ia bertemu dengan sang ayah. Beast marah saat mengetahui ada orang lain yang berada di rumahnya. Belle meminta Beast untuk melepaskan ayahnya dan berjanji akan menggantikan diri sebagai tahanan di sana selamanya. Pada awalnya, Belle takut pada Beast namun kemudian dia tahu bahwa sebenarnya Belle baik hati. Dalam waktu singkat, Belle dan Beast itu menjadi teman baik.

Pada hari berikutnya, Beast membawakan Belle cermin ajaib yang bisa melihat keluarganya yang jauh di sana sebagai hadiah untuknya. ketika Belle melihat cermin ajaib tersebut dia melihat ayahnya sedang sakit parah. Dia meminta izin kepada Beast untuk membiarkan dia merawat ayahnya.

Beast pun tidak bisa menolak permintaan wanita yang dicintainya tersebut. Belle pun menemui ayahnya. Ternyata Gastan dan gerombolannya menyerang rumah Beast. Karena memiliki firasat yang kurang baik tentang Beast maka Belle pun kembali ke rumah Beast dan ia melihat Beast sudah tergeletak lemah karena telah tertusuk pisau Gastan.

Belle pun sangat sedih dan di tengah kesedihannya yang tepat pada kelopak mawar terakhir jatuh, ia mengatakan bahwa ia mencintai Beast. Keajaiban terjadi, kutukan itu sirna. Seluruh istana kembali menjadi istana yang menawan, anak buah Beast menjadi manusia lagi. Beast kembali menjadi manusia, pangeran yang tampan dan gagah, yang mengerti akan arti cinta dan kasih sayang. Akhirnya, Beast dan Belle menikah dan hidup bahagia selamanya.

Pertunjukan ditutup dengan masuknya semua Disney Princess beserta pasangannya dan keempat sekawan; Mickey, Minnie, Donald, Goofy. Semua penonton yang notabene kebanyakan anak-anak pun bertepuk tangan senang melihat semuanya “happily ever after“.

They said:

Lia Surjadi, 24 tahun
Tata panggungnya bagus banget, semua-semuanya keren. Jadi satu setengah jam sama sekali nggak berasa bahkan malah kurang lama.

Lilly Respirrosky, 3 tahun
Seneng, pertunjukannya bagus. I can sing and dance. The princess was so pretty.

Ira Respirrosky, 36 tahun
Ini pertunjukan yang sangat bagus, anak saya sangat menikmati pertunjukan dari awal sampai habis. Bahkan saya yang menemani saja, juga larut dalam cerita yang dibawakan. Saya sama sekali tidak menyesal membeli tiket yang diamond. Cause it’s really worth it.

Christian Kevin, 21 tahun
Saya baru pertama kali nonton pertunjukan Disney dan saya ngerasa suka banget karena jalan cerita, musik, pemainnya semuanya bagus sekali. Gara-gara nonton ini yang pertama kali saya jadi tertarik untuk nonton Disney lagi tahun depan.

Julia Lestari, 8 tahun
Aku tadi sempat nangis karena Snow White meninggal, tapi habis itu senang lagi karena semuanya hidup bahagia selamanya. « [teks @shintaasarass | foto[email protected]]

SHARE