Marischka Prudence: Misool Must Visit Before You Die

0
9419

Misool salah satu tempat must visit before you die menurut Marischka Prudence

Traveler itu racun,” ujar Marischka Prudence. Perempuan yang awalnya dikenal di dunia broadcaster ini telah memilih traveling sebagai pilihan hidupnya. Kini ia lebih memilih menghabiskan waktu untuk berkeliling satu tempat ke tempat lain dan saling meracuni teman-teman yang ia temui selama dalam perjalanan ke suatu tempat.

”Sama-sama racun deh. Kalau ketemu siapa, pasti nanya ‘udah ke sini belum?’ Terus mereka atau kitanya jadi cerita dan akhirnya ke sana deh. Kalau kita suka sesuatu, otomatis akan promosiin itu,” ujarnya menceritakan kebiasaan yang dilakukan sesama traveler.

Karena itu, ketika seseorang telah memilih travel sebagai pilihannya, maka ia akan memulai sesuatu yang disebut never ending story. Karena setiap bertemu orang baru, mereka akan bertukar cerita baru, yang terus membuat kita melangkahkan kaki ke tempat tersebut.

“Simpelnya, ketika suka makanan yang menurut kita enak, kita pasti bilang ke teman kita untuk cobain itu. Begitu juga dengan traveling,” tambahnya lagi. Dan untuk meracuni G-Readers untuk memulai perjalanan baru, berikut lima tempat pilihan dari Pru, begitu ia biasa disapa, yang wajib Anda kunjungi.

Misool, Raja Ampat

misool

“Aku dan teman-teman sepakat kalau ini must visit before you die. Yaitu Misool di Raja Ampat,” kata perempuan yang kala itu hadir dalam acara New Pantene Shine Strong, di Pullman Hotel, beberapa waktu lalu.

Misool terletak di selatan Raja Ampat. Lebih jauh dari Pulau Wayag yang selama ini fotonya ada di mana-mana mewakili keindahan alam di Raja Ampat. Misool lebih sulit dicapai tapi ketika sampai, Anda akan disuguhi pemandangan yang seolah tak nyata. Pulau ini berbatu karang besar, kadang ada yang bentuknya kerucut, berbentuk kepala anjing, dan itu seperti yang ada di film fiksi.

 

Pulau Komodo, Flores

komodo

Pulau ini memang sudah memiliki nama tenar. Apalagi dengan daya tarik komodo sebagai penghuninya. Namun ternyata, Pru memiliki pandangannya sendiri tentang keindahan yang bisa Anda nikmati di tempat ini.

“Kalau yang senang diving, ada Pulau Komodo. Walau sudah terkenal tetap saja tempat ini memberikan perasaan senang. Landscape atasnya keren, pas nyelem juga gila-gilaan banget kerennya,” ujar Pru dengan wajah antusias.

 

Wamena, Papua

wamena

Traveling bukan sekadar menemukan tempat yang indah, namun juga pelajaran yang membuat kita sebagai manusia tak hentinya merasa bersyukur. Kali ini, tempat yang direferensikan oleh Pru adalah Wamena, Papua. ”Kalau punya uang lebih baik ke Wamena di Papua. Masih sangat sangat tradisional,” ujarnya. Banyak yang bisa dipelajari di sana dalam hal kebudayaan.

Di sana, kita masih bisa lihat penduduk asli pria yang masih memakai koteka dan tinggal di Honai, rumah adat Papua. ”Aku merasa ini adalah masa last generation banget di mana adat masih alami. Karena kan di sana orang mulai perlahan pakai baju modern. Padahal ada eksotisme dari mereka yang bisa kita coba ditemui di sana,” ungkap perempuan yang memiliki kulit eksotis ini.

 

Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur

kakaban

Menurut Pru, Derawan adalah tujuan yang komplet. Karena ada banyak hal yang bisa ditemui di sana. Tentunya hal yang utama adalah adanya Danau Kakaban, sebuah danau tempat tinggal jenis ubur-ubur yang tidak menyengat.

”Pengalaman seperti di dunia lain bisa berenang dalam danau yang ada ubur-uburnya. Bisa kita pegang karena mereka tidak menyengat,” ujar Pru. Selain Kakaban, Anda juga bisa datang ke Sangalaki yang dikenal sebagai tempat penyu bertelur. Selain bisa melihat keunikan hewan laut itu, Anda juga bisa menikmati indahnya pemandangan pantai yang ada di sana.

 

Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur

sumba

“Buat long trip sangat bagus,” kata Pru, ketika ia memilih Sumba sebagai tempat terakhir yang perlu Anda datangi di Indonesia. Menurutnya di sini banyak padang rumput yang luas. Dan juga masih banyak kehidupan liar yang bisa kita amati di sini.

“Bisa bayangin nggak, kita lagi jalan dalam mobil terus tiba-tiba ada rombongan kuda liar lewat,” ujarnya. Selain itu, keindahan di tempat ini terasa saat sunset tiba. “Warna padang di sana jadi gold semua,” tambahnya. Selain itu, Sumba punya pantai yang karakternya berbeda beda. Ada yang full karang, ada yang berpasir putih halus lembut dan banyak lainnya. « [teks @nandiyanti | foto berbagai sumber]

SHARE